Membaca Sebagai Pilar Peradaban

Membaca Sebagai Pilar Peradaban

Membaca Sebagai Pilar Peradaban | “Bacalah!” sebuah kalimat yang menjadi risalah pertama yang Rasulullah SAW terima. Dari sekian banyaknya kosa kata yang bangsa Arab miliki, Kata “Baca” Alllah SWT pilih sebagai permulaan dari firman-firman-Nya. Selain itu, sang pembawa pesan agung tersebut mengulang kalimat itu hingga tiga kali. Kebetulankah? Atau memang peristiwa ini mengandung arti yang…

Lanjutkan

KH. Ma’ruf Zainuddin: Hakikat Mencari Ilmu dan menjaga hati dalam khidmah

Mempelajari Ilmu Dalam salah satu sidang kwartal LBM pada Jumat, 26 Januari 2018 M, KH. Ma’ruf Zainuddin menyampaikan wejangan penuh makna tentang hakikat mencari ilmu dan menjaga hati dalam khidmah. Baca juga: Dawuh KH. Abdul Kholiq Ridlwan: Waktu Seperti Pakaian Beliau menegaskan: “Ilmu itu dengan dipelajari, tidak bisa hanya dibayangkan saja.” Kalimat sederhana ini mengandung…

Lanjutkan

Rabi‘ul Akhir: Bulan yang Mengusir Bani Nadhir

Rabi‘ul Akhir bukan bulan biasa—ini adalah bulan di mana sejarah, peperangan, dan pelajaran spiritual bertemu dalam satu kisah yang tak terlupakan. Berikut adalah kisah terusirnya Bani Nadhir dari Kota Madinah. Baca juga: 4 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awwal Mengapa dinamakan Rabi’ul Akhir? Bulan Rabi‘ul Awal dalam tradisi Arab mempunyai nama Khawwān atau Khuwwān, sedangkan…

Lanjutkan

Nilai Penting Mempelajari Sejarah Nabi

Dr. Said Ramadhan Al-Buthy dalam karyanya yang berjudul Fiqh as-Sirah an-Nabawiyah menjelaskan, bahwa mempelajari dan memahami perjalanan hidup Nabi saw. bukanlah semata-mata bertujuan mencermati pelbagai peristiwa sejarah. Bukan pula sekedar meriwayatkan aneka kisah dan kejadian yang sebenarnya. Akan tetapi, tujuan mempelajari sejarah perjalanan hidup Nabi saw. adalah agar umat Muslim dapat menggambarkan hakikat Islam yang…

Lanjutkan
pesantren dan kemerdekaan menurut KH. Anwar Mansur

Kiai Anwar; Pesantren dan Memperjuangkan Kemerdekaan

“(Lirboyo) ini adalah pusat kegiatan gerilya di Jawa Timur. Jadi, santri-santri Lirboyo tidak lepas, artinya tetap ikut berjuang mempertahankan negara kita Republik Indonesia. Banyak santri-santri yang diberangkatkan ke Surabaya. Malah Mbah Kyai Mahrus (KH. Mahrus ‘Ali) sebagai pimpinan Hizbullah Jawa Timur. Sering beliau berangkat ke Surabaya untuk mengantarkan santri-santri yang berangkat ke sana.Dan seluruh pondok…

Lanjutkan
Sejarah Adzan; Awal Mula Terjadinya Adzan

Sejarah Adzan; Awal Mula Terjadinya Adzan

Awal Mula Terjadinya Adzan Mayoritas umat Islam mengetahui masuknya waktu shalat dengan lantunan suara adzan. Adzan merupakan salah satu syiar Islam untuk memanggil umat muslim guna melaksanakan shalat wajib lima waktu. Sebagian besar umat muslim bertanya-tanya bagaimana awal mula munculnya adzan hingga saat ini dikumandangkan di seluruh penjuru dunia. Dalam riwayat sejarahnya, ketika umat muslim…

Lanjutkan
sejarah dan hikmah hewan kurban

Apa Makna Yang Terkandung Dalam Ibadah Kurban?

Sejarah Dan Hikmah Ibadah Kurban Dahulu pada masa Jahiliyyah, orang-orang kafir Mekah memiliki banyak ritus adat istiadat yang begitu aneh. Salah satunya adalah sebuah ritual menyembelih binatang tertentu untuk dijadikan atas nama ‘kurban’. Ritual tersebut merupakan simbol atas persembahan mereka kepada berhala-berhala yang berada di sekeliling bangunan Ka’bah. Selesai menyembelih binatang yang dijadikan kurban, kemudian…

Lanjutkan

Metode Sukses Membangun Karir

Metode Sukses Membangun Karir | Sebagai manusia pasti selalu menginginkan adanya perubahan dalam hidup. Perubahan yang menjadikan keadaannya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena semua orang tidak mau jika hidupnya terus-terusan dalam keadaan begitu-begitu saja (stagnan).                Untuk itu, kita perlu bergerak. Mengambil langkah menuju perubahan yang diinginkan. اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى…

Lanjutkan
Sejarah Kurban Idul Adha

Sejarah Kurban Idul Adha

Diriwayatkan bahwa Nabi Ibrahim bermimpi tiga malam berturut-turut, seakan ada yang berkata “Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk menyembelih anakmu ini. ” Pada pagi harinya beliau berfikir dan merenung. Apakah ini dari Allah atau dari setan? Oleh karena itu, hari ini disebut dengan hari berfikir (Tarwiyah). Kemudian pada malam berikutnya beliau mengalami mimpi yang sama. Lalu beliau…

Lanjutkan