Khutbah kali ini akan membahas mengenai pentingnya menyadari bahwa setiap kita adalah pemimpin. Rasulullah saw menegaskan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab kepemimpinan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dirinya sendiri. Oleh karena itu, mari kita renungi bersama bagaimana amanah ini seharusnya kita jaga dan laksanakan dengan penuh tanggung jawab.”
Baca juga: Khutbah Jumat: Muhasabah, Membuat Diri Berubah
Khutbah Kita adalah Pemimpin
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْإِنْسَانَ خَلِيْفَةً فِي الْأَرْضِ، وَكَلَّفَهُ بِالْأَمَانَةِ وَالْمَسْؤُوْلِيَّةِ، وَأَمَرَهُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ، وَنَهَاهُ عَنِ الظُّلْمِ وَالْعُدْوَانِ.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صلِّ وسلم وبارك على سيدنا محمدٍ وعلى آله وأصحابه أجمعين.
أما بعد، فيا أيها المسلمون، أوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز المتقون.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt. dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Para jamaah sholat jumat yang berbahagia, perlu kita ingat bahwasannya mungkin dari kita sering mengomentari buruknya kepemimpinan negeri, mengomentari pejabat yang zalim dan korup. Namun sebelum menuding orang lain, mari kita muhasabah diri. Sebab setiap kita adalah pemimpin pada lingkup masing-masing.
Baca juga: Khutbah Jumat: Bersyukur atas Kelahiran Nabi Muhammad
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
“Ketahuilah, masing-masing kalian adalah pemimpin, dan masing-masing kalian akan dimintai pertanggungjawaban terhadap yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Seorang ayah adalah pemimpin bagi keluarganya, seorang istri pemimpin dalam rumah tangga, seorang guru pemimpin bagi muridnya, bahkan seorang pemuda pemimpin bagi dirinya sendiri. Maka janganlah kita lalai dalam kepemimpinan, sekecil apa pun tanggung jawab itu.
Baca juga: Khutbah Jumat: Mari Tebarkan Kebaikan
Jamaah Jumat yang Allah muliakan,
Allah SWT telah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 30:
وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْاَرْضِ خَلِيْفَةً …
“(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.’…”
Ayat ini menegaskan bahwa setiap manusia Allah ciptakan untuk menjadi khalifah, yaitu pemimpin dan pengelola bumi. Maka, siapa pun kita, pasti akan Allah mintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.
Baca juga: Khutbah Jumat: Menempuh Jalan Lurus
Karena itu, marilah kita mulai dari diri sendiri: memimpin diri dengan takwa, memimpin keluarga dengan kasih sayang, dan memimpin masyarakat dengan keadilan. Jika setiap pribadi menjaga amanah kepemimpinannya, niscaya Allah akan menganugerahkan pemimpin negeri yang adil dan amanah.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الْمُتَّقِيْنَ، وَاجْعَلْنَا أُمَنَاءَ عَلٰى مَا اسْتَخْلَفْتَنَا فِيْهِ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْخَائِنِيْنَ الضَّالِّيْنَ. عباد الله، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبٰى، وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ، وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
