Lirboyo Gelar Ujian Semester Genap 1447 H, Libatkan 783 Pengawas dan Sistem Digital

Ujian Semester Genao Lirboyo

Lirboyo, Kediri – Menjelang penghujung tahun (akhirussanah), Pondok Pesantren Lirboyo melalui Madrasah Hidayatul Mubtadiin (MHM) dan Ma’had Aly kembali bersiap menggelar hajat besar akademik: Ujian Semester Genap.

Agenda penting ini berlangsung mulai Senin Pon, 22 Desember 2025 (1 Rajab 1447 H.) hingga Rabu malam Kamis Pon, 31 Desember 2025 (11 Rajab 1447 H.).

Ujian ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan barometer keberhasilan santri dalam menyerap ilmu selama satu semester penuh di bawah bimbingan para masyayikh dan para mustahiq.

Baca juga: Lirboyo Gebyarkan Muhafadhoh Akhirussanah: Dari Nadzam Aqidatul Awam Hingga Al-Quran Juz 3

Persyaratan Mengikuti Ujian Semester Genap

Panitia Ujian Semester Genap (PUSGEN) menetapkan kriteria ketat bagi santri yang ingin mengikuti ujian. Hal ini, panitia lakukan demi menjaga marwah keilmuan Lirboyo. Beberapa syarat utamanya antara lain:

  • Kelulusan Muhafadhoh: Santri wajib dinyatakan jayyid atau minimal mutawassith dalam Muhafadhoh atau Her Muhafadhoh Akhirussanah.
  • Administrasi Syahriyah: Melunasi SPP Pondok dan Madrasah/Ma’had Aly hingga bulan Sya’ban 1447 H.
  • Kedisiplinan Domestik: Melunasi rekening listrik kamar periode R. Akhir hingga Sya’ban 1447 H.

Jadwal dan Mekanisme Ujian: Pagi dan Malam

Untuk mengakomodasi ribuan santri, PUSGEN membagi waktu pelaksanaan ujian menjadi dua waktu berdasarkan jenjang pendidikan:

Kategori JenjangWaktu Pelaksanaan (WIs)
Ibtidaiyah, Tsanawiyah, I’dadiyah I & II07.30 – 09.00 Pagi
Aliyah, Ma’had Aly, I’dadiyah III & Khusus07.30 – 10.00 Malam
Akhir Tingkatan (VI Ibtidaiyah & III Tsanawiyah)09.30 – 10.15 Pagi
Akhir Tingkatan (III Aliyah & Ma’had Aly VI)08.15 – 09.00 Malam

Baca juga: Lirboyo Gebyarkan Muhafadhoh Akhirussanah: Dari Nadzam Aqidatul Awam Hingga Al-Quran Juz 3

Detail Durasi Ujian

Panitia Ujian Semester Genap (PUSGEN) menerapkan regulasi waktu yang fleksibel namun tetap terukur. Durasi pengerjaan soal tidak dipukul rata, melainkan disesuaikan secara proporsional dengan tingkat kesulitan serta jumlah materi yang diujikan pada hari tersebut. Hal ini dilakukan demi menjamin santri memiliki waktu yang cukup untuk menuangkan pemahaman mereka secara maksimal.

Berikut adalah rincian durasi waktu pengerjaan ujian:

  • Standar Materi Tunggal: Untuk hari dengan satu materi ujian, santri diberikan waktu pengerjaan selama 30 menit.
  • Akomodasi Materi Ganda: Khusus pada hari yang mengujikan dua materi sekaligus, durasi diperpanjang menjadi 45 menit.
  • Fokus Ilmu Alat (Nahwu & Shorof): Mengingat pentingnya penguasaan ilmu alat, khusus untuk Fan Nahwu dan Shorof di tingkat Tsanawiyah, panitia memberikan alokasi waktu 45 menit.
  • Durasi Maksimal Tashilul Amtsilah: Porsi waktu terlama, yakni 60 menit, diberikan khusus pada hari dengan dua materi ujian yang mencakup pelajaran Tashilul Amtsilah.

Pengaturan durasi yang presisi ini menunjukkan komitmen madrasah dalam menghargai proses berpikir santri. Dengan pembagian waktu yang detail ini, diharapkan para santri dapat mengerjakan soal dengan lebih tenang, teliti, dan mencapai hasil yang optimal sesuai dengan standar kualitas.

Fasilitas Belajar dan Pengawasan Ketat

Guna menciptakan suasana belajar yang kondusif, madrasah telah menyediakan lima gedung utama sebagai sentral belajar santri, yaitu: Gedung Al-Ikhlas, Gedung LBM, Gedung An-Nahdhoh, Gedung DM, dan Gedung Al-Karim.

Ketegasan ujian ini juga tercermin dari dikerahkannya 783 tenaga penguji dan pengawas. Sebanyak 531 personel bertugas mengawal kelas reguler, sementara 252 lainnya dikhususkan untuk mengawas kelas akhir tingkatan.

Baca juga: 1.173 Kiai dan Pengurus NU Satukan Aspirasi dalam Musyawarah Kubro di Lirboyo

Menjaga Kebugaran: Tradisi Jam Tidur Sejak 2015

Ada yang unik dalam pelaksanaan ujian di Lirboyo. Sejak tahun 2015 M., pengurus telah memberlakukan kebijakan jam tidur malam yang ketat selama masa ujian. Kebijakan ini mewajibkan santri untuk istirahat tepat waktu guna menjaga kebugaran fisik saat menghadapi ujian di pagi hari.

Kegiatan wajib belajar bersama dimulai pukul 09.30 malam WIs bagi santri sekolah pagi, dan pukul 12.00 malam WIs bagi santri sekolah malam. Tradisi ini telah terbukti efektif menjaga konsentrasi santri selama satu dekade terakhir.

Baca juga: Bedah Buku Kritik Ideologi Radikal: Ma’had Aly Lirboyo Asah Daya Kritis Santri Hadapi Ancaman Radikalisme

Transparansi Nilai Melalui Aplikasi SIMPONI

Seiring dengan perkembangan teknologi, wali santri kini tidak perlu cemas menunggu kabar hasil ujian. Panitia memastikan bahwa hasil Ujian Semester Genap dapat diakses secara transparan melalui Aplikasi SIMPONI. Semua rekam didik dan nilai santri akan diinput secara sistematis oleh panitia ke dalam platform tersebut.

Bagi santri yang nilainya belum mencapai standar, panitia telah menjadwalkan Ujian Remidi (Her) pada tanggal 07 hingga 12 Januari 2026 M.

Sumber: PUSGEN (Panitia Ujian Semester Genap) 1447 H.

 Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses