Lirboyo, 19 November 2025 — Pondok Pesantren Lirboyo menggelar silaturahim serta koordinasi khodim pondok cabang Lirboyo bersama Masyayikh di Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo setelah pelaksanaan salat Isya. Acara terpandu oleh MC Ustad Mujib Abidin dan Bapak Diki Dzulkarnain mengawalinya dengan pembacaan absensi, dengan tingkat kehadiran lebih dari 75 persen undangan.
Baca juga: Halaqoh Ilmiah Bersama Syekh Abu Bakar bin Zein Ar Roqi Bafadhol
KH. Athoillah S. Anwar membuka acara dengan memberi pengarahan kepada para hadirin. Dalam pengantarnya, beliau menegaskan pentingnya silaturahim antara khodim pondok cabang dengan masyayikh Lirboyo sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat koordinasi. Beliau juga menyampaikan bahwa dari pihak pondok dan madrasah telah melakukan kunjungan kerja (turba) ke beberapa pondok cabang untuk mengidentifikasi perkembangan signifikan yang membutuhkan keputusan bersama demi kemaslahatan bersama.
Beliau menambahkan, usulan serta masukan dari para khodim pondok cabang yang tersebar di berbagai daerah. Hal itu sangat perlu, untuk mendorong kemajuan dan perkembangan pondok di masa mendatang. Selain itu, beliau membuka peluang khusus bagi para himasal yang memiliki produk untuk dipasarkan melalui swalayan Lirboyo.
Baca juga: 733 Santri Lirboyo Siap Berlomba di Festival Ilmiah Haflah Akhirussanah
“Usulan dan saran dari khodim pondok cabang Lirboyo yg telah tersebar di berbagai daerah agar kedepannya semakin maju, berkembang dan baik” Ujar beliau.
Mauidzah Hasanah
Romo KH. M. Anwar Manshur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertemuan tersebut serta berharap seluruh rencana yang telah tersusun dapat berjalan dengan baik.
Beliau mengawali nasihatnya dengan menyampaikan rasa terima kasih, “Jazakumullahu khairan yg mana Pondok-pondok cabang harus dijaga sebaik mungkin,” ujar beliau.
KH. M. Anwar Manshur mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengelola dan khodim pondok cabang Lirboyo dan menegaskan bahwa pondok adalah amanah dari para orang tua dan leluhur yang wajib kita jaga dengan sebaik-baiknya. Menurut beliau, setiap pondok memiliki ciri khas masing-masing, namun semuanya harus kita rawat dengan penuh istiqamah baik dalam jamaah, pengajian, maupun kegiatan lainnya.
Baca juga: Seminar Jam’iyyah Nahdliyyah II: Kiprah Santri di Era Modernisasi
“Pondok itu mempunyai ciri khas masing2 namun semuanya harus dirawat dengan baik dan (penjagaan) yg paling baik adalah dengan istiqomah. Baik jamaahnya, ngajinya dan lain-lain.” Lanjut beliau
KH. M. Anwar Manshur juga mengingatkan bahwa pengelolaan pondok cabang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab karena setiap ketidaktertiban yang terjadi akan berdampak pada ponpes induk.
“Pondok-pondok cabang harus diemban dengan baik karena nanti jika ada hal2 yg buruk nanti yg terkena adalah (pondok) induknya” tegas beliau.
Lingkungan sekitar pondok pun perlu mendapat perhatian agar keberadaan pesantren membawa keberkahan bagi masyarakat, sebagaimana teladan masa lalu ketika KH. Abdul Karim didampingi oleh KH. Ya’qub dalam mengembangkan Lirboyo.
Baca juga: Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, Hadiri Pembukaan PD-PKPNU di Pondok Pesantren Lirboyo
Selanjutnya Abuya Kafa (sapaan akrab beliau) menutup mauidzah tersebut dengan doa.
Setelah sesi mauidzah, acara dilanjutkan dengan foto bersama antara para masyayikh dan pengurus pondok cabang.
Musyawarah dan Realisasi Pembahasan Rapat Koordinasi Khodim Pondok Cabang Lirboyo
Tahap berikutnya adalah musyawarah dan realisasi pembahasan yang Agus HM. Adibussholeh Anwar pimpin besertaan dengan Agus Aminullah Mahin.
Baca juga: 1252 Santri Lirboyo Ikuti Pendidikan Dasar PKPNU
Pertemuan ini dihadiri oleh para pengasuh, yaitu KH. M. Anwar Manshur dan KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, serta jajaran dzurriyah: KH. Nurul Huda Ahmad, KH. Athoillah S. Anwar, KH. Ya’lu Wala Yu’la Alaih Anwar, Agus Adibussholeh Anwar, Agus Muid Shohib, Agus Muzani, Agus Hasyim, Agus Aminullah, Agus Syarif Hakim, Agus Hilmi Biknada, serta dzurriyah lainnya dan para pengurus Pondok Pesantren Lirboyo.
Saat ini tercatat terdapat 25 pondok cabang Lirboyo yang tersebar di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kampar, Riau.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





