Lirboyo – Hujan lebat yang mengguyur bumi Pondok Pesantren Lirboyo tak sedikit pun menyurutkan semangat ribuan santri untuk mengikuti acara Pembekalan Delegasi Safari Ramadan 1447 H. Acara yang Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) selenggarakan ini menjadi bekal wajib bagi para santri yang akan melaksanakan tugas dakwah di berbagai pelosok.
Hampir 3000 delegasi memadati Aula Al-Muktamar Lirboyo, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyambut bulan suci.
Baca juga: Penutupan Lomba Ilmiah 2025–2026: Aksi Finalis dan Daftar Para Pemenang
Partisipasi Rekor: 84 Kota/Kabupaten Bakal Diisi 2972 Delegasi
Dalam sesi pembacaan data delegasi, Bapak Zakaria Yasir, mewakili Ketua LIM, menyampaikan bahwa partisipasi tahun ini (1447 H) mencatat angka yang luar biasa, yakni sebanyak 2.972 delegasi.
“Dari 84 kota dan kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia, total delegasi kita tahun ini mencapai 2.972. Sebanyak 1.446 di antaranya adalah delegasi wajib dari Mahasantri Ma’had Aly Semester IV, sedangkan sisanya 1.526 delegasi berasal dari Mahasantri Ma’had Aly Semester II dan para santri dari jenjang Madrasah Aliyah kelas 1, 2, dan 3,” jelasnya.
Turut hadir di acara pembekalan ini, jajaran Dosen Ma’had Aly Semester IV dan II, serta para mustahiq dari kelas 3 Aliyah, menambah khidmat suasana. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Saudara Muharror mengawali rangkaian acara.
Baca juga: 733 Santri Lirboyo Siap Berlomba di Festival Ilmiah Haflah Akhirussanah
Pesan Dosen : Tampilkan Performa Terbaik dan Tata Niat
Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Misbahul Ulum selaku Dosen Ma’had Aly Semester IV. Beliau menyampaikan apresiasi atas semangat para delegasi.
“Terima kasih sudah datang ke acara ini meskipun hujan mengguyur. Sebagai delegasi Lirboyo, sampeyan harus menampilkan performa terbaik,” tegas beliau.
Bapak Misbahul Ulum juga memberikan motivasi mendalam terkait pentingnya penampilan dan konsistensi berbuat kebaikan, “Tidak apa-apa jika pertama dakwah Anda pura-pura baik. Teruslah berbuat baik, sampai Anda lupa bahwa Anda sedang berpura-pura.” Beliau menutup sambutannya dengan menekankan, “Tata niat kita bersama!!”
Baca juga: Penutupan Bahtsul Masail Penutupan (BMP) Pondok Lirboyo
Sambutan Penasihat LIM: Pentingnya Niat dan Akhlakul Karimah
Selanjutnya terdapat sambutan dari Penasihat LIM, Bapak M. Ainur Rofiq. Beliau menekankan pentingnya meluruskan niat dalam berdakwah.
“Niatkanlah tugas ini sebagai upaya nderek dawuh masyayikh (mengikuti perintah para guru/kyai). Berjuanglah terlebih dahulu, niscaya pertolongan Allah SWT akan datang,” pesan beliau.
Baca juga: Pembekalan Wajib Khidmah Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo
Mau’idzatul Hasanah oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus
Puncak acara adalah Mau’idzatul Hasanah yang disampaikan oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus. Beliau menegaskan urgensi dakwah sebagai fardhu kifayah yang vital.
“Dakwah adalah sesuatu yang fardhu kifayah, dan fardhu kifayah itu sangat penting. Jika tidak ada satu pun orang desa yang mengerjakan, maka semua terkena dosa. Hal sepenting ini masih banyak orang yang tidak memahami peran santri,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Kiai menegaskan dua pilar utama dalam pelaksanaan dakwah:
- Akhlakul Karimah: Harus mengedepankan akhlak yang mulia di tengah masyarakat.
- Suri Tauladan: “Santri harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, serta mengarahkan mereka untuk terus giat mengikuti pengajian,” tutup beliau.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





