Pada Khutbah Jumat kali ini, kita akan membahas tentang menjaga alam sebagaimana yang telah Allah amanahkan kepada kita semua. Karena alam merupakan rumah bagi kita, maka dari itu sudah sepatutnya untuk selalu kita sayangi dan juga kita jaga dengan sepenuh hati.
Baca juga: Khutbah Jumat: Pemimpin dan Pertanggungjawaban
Khutbah Jumat Menjaga Alam sebagai Amanah Allah
أَلْحَمْدُ لِلَّهِ مُبْدِعِ الْكَوْنِ وَمُنْشِيهِ وَمُوْجِدِهِ مِنْ عَدَمٍ وَمُبْدِيْهِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى إِحْسَانِهِ الَّذِيْ لَا أُحْصِيْهِ، وَأَسْتَغْفِرُهُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَأَسْتَهْدِيْهِ، وَأَشْكُرُهُ عَلَى مُتَرَاكِمِ فَضْلِهِ وَمُتَرَادِفِ أَيَادِيْهِ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، مُعَلِّمُ الْإِيْمَانِ وَهَادِيْهِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَذَوِيْهِ.
فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، وَتَزَوَّدُوْا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى.
فَقَالَ اللهُ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ:
وَلَا تُفْسِدُوْا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ.
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Marilah kita awali khutbah ini dengan memperbarui usaha ketakwaan kita kepada Allah Swt. dengan memompa kembali kekuatan dan motivasi dalam beribadah. Hal ini penting, karena Allah Swt. telah mengabarkan bahwa iman seseorang dapat naik dan turun, demikian pula hati manusia yang mudah berubah.
Baca juga: Khutbah Jumat: Muhasabah, Membuat Diri Berubah
Maka sangat baik bila kita memiliki agenda khusus untuk menyegarkan semangat ketakwaan, misalnya dengan merenung dan beriktikaf di masjid, berkunjung kepada orang-orang saleh, para ulama, kiai, menyantuni anak yatim, dan amal-amal kebaikan lainnya.
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Sebagaimana kita jalani bersama, kehidupan kita tidak hanya berhubungan dengan sesama manusia, tetapi juga dengan alam sekitar. Kita tidak mungkin lepas dari mengambil manfaat dari alam, baik yang sifatnya pokok maupun sebagai penunjang kehidupan. Dari alam pula kita dapat belajar meningkatkan kualitas diri.
Baca juga: Khutbah Jumat: Bersyukur atas Kelahiran Nabi Muhammad
Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga dan menyayangi alam sekitar. Jika alam terawat, bukan hanya kita yang akan menikmati anugerah itu, tetapi juga anak cucu kita kelak. Menjaga kelestarian alam selaras dengan firman Allah dalam Surah al-A‘raf ayat 56:
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. al-A‘raf: 56)
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Rasulullah saw. bersabda:
اَلرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمٰنُ تَبَارَكَ وَتَعَالٰى، اِرْحَمُوْا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
Artinya: “Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah apa saja yang ada di bumi, niscaya penghuni langit akan menyayangimu.”
Baca juga: Khutbah Jumat: Mari Tebarkan Kebaikan
Para ulama menjelaskan bahwa “apa saja yang ada di bumi” bukan hanya manusia, melainkan juga hewan, tumbuhan, bahkan benda-benda tak bernyawa. Islam memerintahkan kasih sayang bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada seluruh makhluk ciptaan Allah.
Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu menyayangi sesama dan menjaga alam sekitar.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.
وَالْعَصْرِ، إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ، إِلَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ.
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Dikutip dari Kitab Nasāihul ‘Ibād karya Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
