Kediri, Hari ini 1 Januari 2025, Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma’ruf Amin melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Agenda kunjungan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo dan Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo.
Sambutan KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus
Dalam sambutannya, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menyampaikan apresiasi atas kedatangan KH. Ma’ruf Amin, yang dianggap sebagai sosok santri hasil didikan dalam negri dengan wawasan internasional, khususnya dalam bidang ekonomi syariah. Beliau juga memberikan pesan kepada para santri untuk menyimak dengan saksama nasihat yang akan disampaikan oleh KH. Ma’ruf Amin.
Selain itu, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus dalam kesempatan ini berdoa agar Indonesia menjadi negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur—sebuah negara yang makmur dan Allah berkahi.
Baca Juga: Khataman Kitab Ihya Ulumuddin
Mauidlotul Hasanah KH. Ma’ruf Amin
Di Aula Al-Muktamar, KH. Ma’ruf Amin memberikan mauidlotul hasanah (nasihat baik) kepada para santri. Beliau menyebutkan bahwa Pesantren Lirboyo adalah “pabrik kyai”, karena telah ratusan tahun mencetak para ulama. Yang mana para ulama tersebut juga telah menjadi “pabrik-pabrik kyai” yang lain.
Kemudian beliau menjelaskan bahwasannya Allah mengangkat ilmu itu dengan cara mengambil ulama (wafat). Maka ketika ulama meninggal, dia akan meninggalkan keluarga dan juga hartanya di dunia, namun beliau (ulama yang wafat) akan tetap membawa ilmunya bersama dengan kepergiannya. Kemudian beliau berpesan bahwasannya ulama itu jangan sampai kosong. Maka dari itu kita harus terus mencetak ulama. Karena hanya ulama yang bisa mengeluarkan manusia dari kedholiman orang-orang jahiliyyah.
Baca Juga: Festival Lomba Ilmiah Santri 2024 Pondok Lirboyo
Beliau KH. Ma’ruf Amin juga menjelaskan bahwa kondisi jahiliyyah akan selalu datang di tengah-tengah manusia. Ketika zaman jahiliyyah itu muncul, Allah mengutus para nabi untuk menjaga umat dari kezaliman. Sebagai contoh, ketika zaman jahiliyyah tiba, Allah mengutus Nabi Nuh AS, kemudian Nabi Ibrahim AS, hingga berlanjut sampai Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir.
Namun, setelah Nabi Muhammad, tidak ada lagi nabi yang diutus oleh Allah. Sebagai gantinya, Allah menjadikan para ulama sebagai penerus tugas kenabian. Dalam sabda Nabi Muhammad SAW, beliau menyebutkan, “Ulama dari umatku itu setara dengan nabi-nabi dari Bani Israil.”
Baca Juga: Musyawarah Wilayah (Muswil) Himasal Jawa Timur
Penutup Kunjungan
Setelah memberikan nasihat, KH. Ma’ruf Amin bersama para dzuriyah Pondok Pesantren Lirboyo berfoto bersama para santri. Kegiatan dilanjutkan di Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo, di mana beliau menerima bingkisan berupa buku-buku hasil karya Pondok Pesantren Lirboyo.
Kunjungan ini menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo, yang berharap agar nasihat KH. Ma’ruf Amin dapat menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus berkontribusi dalam membangun umat dan bangsa.
Baca Juga: Kepulangan Santri Lirboyo untuk Mengikuti Pilkada Serentak 2024
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





