Empat Santri MoRagister Berbagi Panggung dengan Mahasiswa dari 50 Negara di iFUTURE Summit 2025

Acara MoRagister di Kuala Lumpur Acara MoRagister di Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR, 14 OKTOBER 2025. Empat santri dari program MoRagister Nasional (Ministry of Religious Affairs Magister) berhasil mewakili Indonesia dalam International Young Future Leaders Summit (iFUTURE) 2025.
Dalam kesempatan tersebut, mereka bergabung dengan lebih dari 800 mahasiswa dari 50 negara dalam forum internasional yang digelar pada 11–13 Oktober di World Trade Centre, Kuala Lumpur.

Sebagai delegasi, M. Yusuf Fadlulloh, Edi Massholihin, Muhammad Nailul Mubaroq, dan Muhamad Uday membawa perspektif yang berakar pada nilai-nilai pendidikan pesantren.
Melalui pendekatan tersebut, mereka ikut memperkaya diskusi tentang teknologi dan masa depan kepemimpinan global.

Baca juga: Kementerian PU Janjikan Bantuan Sanitasi hingga Sertifikasi Pelatihan Bangunan untuk Pesantren

Pesan Utama Acara International Young Future Leaders Summit (iFUTURE) 2025

Menanggapi jalannya KTT, Sekretaris Jenderal MoRagister Nasional, M. Yusuf Fadlulloh, menyatakan bahwa pesan utama acara ini sangat relevan dengan prinsip yang mereka pegang. “Bagi kami, teknologi, secanggih apa pun Kecerdasan Buatan (AI), pada hakikatnya adalah ilmu, sebuah alat yang harus kita kendalikan oleh adab dan akhlak,” ujar Yusuf.

Pandangan ini selaras dengan diskusi panel pada 12 Oktober. Sementara itu, Menteri Digital Malaysia YB Gobind Singh Deo menegaskan komitmen pemerintah terhadap visi “AI Nation 2030.”
Di sisi lain, Ms. Yeoh Pei Lou dari YTL AI Labs mengingatkan bahwa justru “wawasan kreatif manusia” lah yang akan melahirkan karya istimewa.
Selanjutnya, dalam sesi terpisah. Prof. Datuk Dr. Mohd Tajudin Md Ninggal menyerukan agar pendidikan kembali memiliki jiwa, perasaan, dan pemikiran untuk membentuk karakter manusia yang utuh.

“Saya sangat tersentuh dengan seruan Prof. Tajudin. Itu adalah esensi dari pendidikan pesantren, di mana pembentukan karakter selalu menjadi prioritas,” tambah Yusuf.

Baca juga: Dubes Malaysia Sambangi Santri Lirboyo: Perkuat Malaysia Madani & Fikih Kebangsaan

Puncak acaranya pada 13 Oktober. Sesi dialog ‘Temu Anwar @iFUTURE2025’ bersama Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Anwar bin Ibrahim terselenggarakan. Apresiasi Perdana Menteri terhadap semangat kaum muda dipandang Yusuf sebagai sebuah amanah. “Ini adalah sebuah amanah bagi kami untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa, negara, dan agama,” tutupnya.

Wakil Perdana Menteri YAB Dato’ Seri Ahmad Zahid Hamidi membuka KTT iFUTURE 2025. Sedangkan Menteri Pendidikan Tinggi YB Dato’ Seri Diraja Dr. Zambry Abd Kadir menutupnya.
Sebagai hasilnya, forum ini menjadi wadah dialog bagi para pemimpin muda.
Mereka datang dari beragam budaya dan latar pendidikan untuk merumuskan visi bersama.

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses