Lirboyo.net, 13 November 2024, Pondok Pesantren Lirboyo menggelar acara Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) yang Ke-XXVII. Yang digelar dengan tiga jalsah di tiga komisi yang berbeda. Namun pada jalsah ketiga ini tidak diisi dengan musyawarah. Melainkan acara seminar dengan tema “Urgensi Pesantren dalam Menghadapi Berbagai Penyakit” dengan tutor Dr. Dyah Ayu.
Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Munas V Himasal, Reuni Akbar VI dan Satu Abad MHM. Yang bertemakan “Optimalisasi Peran Pesantren Lirboyo dalam Membangun Peradaban Islam yang Berkelanjutan”
FMP3 yang Ke-XXVII ini turut mengundang 138 Pondok Pesantren Putri untuk turut berpartisipasi dalam musyawarah, membahas sebuah permasalahn yang telah panitia pilih. Mayoritas Pondok yang diundang adalah Pondok Pesantren Putri yang ada di daerah Jawa Timur. Namun tatap ada Sebagian lainnya yang berasal dari wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga: Hasil Keputusan Bahtsul Masail FMP3 Ke-XXIV di Pondok Pesantren Lirboyo
Sejarah Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) di Jawa Timur
Pada awalnya, FMP3 Jatim merupakan sebuah inisiatif dari sekelompok kiai dan ustadz di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo Kota Kediri.
Forum ini tidak hanya melibatkan pesantren tersebut, tetapi juga menggandeng pesantren-pesantren lain yang ada di wilayah eks-Karesidenan Kediri, Jawa Timur.
Dibentuk atas restu dan dukungan penuh dari para kiai (masyayikh) dan ibu nyai masing-masing pesantren. FMP3 Jatim lahir dengan tujuan yang mulia, yakni untuk mempererat silaturrahim antar pesantren putri di Jawa Timur.
Hingga akhirnya pada tahun 2003 Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri untuk pertama kalinya dapat terlaksana. Yakni tepatnya pada tanggal 03 agustus 2003 di pondok pesantren As Sa’idiyyah Jamsaren Kediri.
Baca Juga: Liputan FMPP XLI (41) se-Jawa-Madura di Pondok Lirboyo
Tujuan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3)
Melihat Sejarah, tujuan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) adalah menjaga kesatuan visi dan misi agama. Terutama dalam mempertahankan ajaran Islam yang berpaham Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah.
Dalam situasi sosial-politik yang berkembang pesat, dengan semakin maraknya serangan-serangan pemikiran dari berbagai pihak. Yang bertujuan, merongrong keyakinan dan praktik keagamaan umat Islam. FMP3 Jatim berfungsi sebagai benteng untuk menjaga kearifan ajaran Islam yang sudah lama pesantren-pesantren Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah pegang.
Dari segi sejarah, FMP3 Jatim bukan hanya sebuah forum komunikasi. Tetapi juga, sebuah gerakan yang mendalam, yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas antar pesantren putri di seluruh Jawa Timur.
Forum ini menjadi sarana yang efektif untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Dan juga mendiskusikan berbagai isu yang berkaitan dengan perkembangan pendidikan Islam, dakwah, serta isu-isu kontemporer yang mempengaruhi kehidupan umat Islam di Indonesia.
Baca Juga: Hasil Keputusan FMPP XLI (41) Komisi A, Hasil Keputusan FMPP XLI (41) Komisi B, Hasil Keputusan FMPP XLI (41) Komisi C
Harapan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) Ke-XXVII
Harapan utama dari Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) yang ke-XXVII kali ini adalah agar perempuan dapat menjadi jembatan dalam menyelesaikan problematika sosial keagamaan yang masyarakat hadapi.
Melalui pemberdayaan perempuan dalam aspek pendidikan agama, sosial, dan kepemimpinan, FMP3 bertujuan untuk mempersiapkan perempuan agar dapat berperan aktif dalam mengatasi tantangan yang ada.
Klik di sini untuk membaca as’ilah Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) Ke-XXVII
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo






mau bertanya permasalahannya sulastri mengkredit sepeda motor seharga 20 juta dengan jangka 2 tahun perbulannya 1 juta jika ditotal selama 2 tahun mencapai harga 24 juta apakah ini termasuk riab lebihannya