Lirboyo, 29 Januari 2026 M — Suasana Pondok Pesantren Lirboyo tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Usai pelaksanaan malam puncak Haflah Akhirusanah ke-116, para santri terlihat bergegas mengemasi barang-barang mereka. Kamis dini hari, rombongan mudik santri kloter pertama resmi diberangkatkan.
Binar kebahagiaan terpancar dari wajah para santri. Setelah menuntaskan satu periode penuh kegiatan belajar mengajar, masa libur akhirnya tiba. Momen ini menjadi waktu yang para santri nanti untuk kembali ke rumah dan bertemu keluarga tercinta.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Seremonial: Mengintip Kemegahan Haflah Lirboyo dan Pesan Penting di Baliknya
Pada musim liburan tahun ini, Pondok Pesantren Lirboyo menyiapkan sekitar 334 armada untuk mengantarkan belasan ribu santri yang akan mudik. Armada tersebut terdiri dari bus besar, medium bus, elf, hingga mobil penumpang. Seluruh armada panitia siapkan di Lapangan Barat Aula Al Muktamar.
Panitia Mudik Santri membagi keberangkatan dalam dua hari. Pada hari pertama, panitia menyiapkan kurang lebih 224 unit armada, sedangkan pada hari kedua sebanyak 110 unit armada untuk memastikan proses mudik berjalan tertib, aman, dan lancar.
Baca juga: Perwakilan Wagub Jatim: Pesantren Lirboyo Mempunyai Peran Strategis dalam Membangun Peradaban Jatim
Pesan kepada Santri yang Mudik
Di tengah suasana kegembiraan, Agus Muid mengingatkan para santri yang mudik agar selalu berdoa, semoga Allah memberikan keselamatan hingga sampai tujuan.
Beliau juga menitipkan salam untuk para santri sampaikan kepada orang tua masing-masing. Beliau juga berpesan kepada para santri untuk mengisi kegiatan di rumah dengan kegiatan yang positif. Serta mempersiapkan diri untuk menghadapi tahun ajaran baru. Agus Muid juga mengingatkan bahwa tanggal 16 Syawal semuanya sudah harus kembali lagi.
Beliau berpesan kepada panitia rombongan:
“Kepada crew bus, kami titip peserta. Mohon di perjalanan utamakan keselamatan dan kenyamanan peserta.”
Penutup
Mudik santri Lirboyo bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga menjadi ajang implementasi nilai-nilai akhlak dan tanggung jawab sosial yang telah para guru tanamkan selama menimba ilmu di pesantren.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo






Assalamualaikum semoga mudiknya santri baik pulang atau kembali bisa di koordinir disamping aman dan juga bisa lebih hemat biaya kesimpulannya santri sampai ditempat lebih aman dan kondisi santri lebih sehat .