Kemenag Salurkan Bantuan Renovasi Ponpes Lirboyo

bantuan kemenag kepada pondok lirboyo atas terjadinya kebakaran di ndalem kasepuhan KH. Marzuqi dahlan

Selasa, 06 Agustus 2024 (lirboyo.net) — Kementerian Agama (Kemenag) telah mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo untuk menyalurkan bantuan pasca terjadinya kebakaran di Ndalem Kasepuhan KH. Marzuqi Dahlan Lirboyo. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan membantu renovasi fasilitas yang terkena dampak.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian negara (Kemenag) terhadap pesantren. Menurutnya, pesantren selama ini telah banyak berkontribusi untuk negara, maka sudah seharusnya negara memperhatikannya.

“Apalagi Pesantren Lirboyo ini salah satu pesantren terbesar di Indonesia yang jasa-jasanya untuk Indonesia sangat besar. Harus dibantu,” ujarnya di Jakarta, Selasa (6/8/2024). (kemenag)

Dr. Akhmad Sruji Bahtiar M.Pd.I, yang mewakili Menteri Agama, dalam sambutannya menyampaikan salam takdhim kepada keluarga besar Lirboyo dan menyatakan keprihatinan atas kejadian tersebut. Selain itu, beliau juga menyerahkan bantuan finansial dari Kemenag pusat senilai Rp650 juta dan dari wilayah Jatim senilai Rp50 juta. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk memperbaiki dan menata kembali fasilitas santri agar proses belajar tafaquh fi al-din dapat berlangsung dengan baik.

Kronologi Kebakaran di Ndalem Kasepuhan KH. Marzuqi Dahlan Lirboyo

Agus HM. Yasin Musthofa Kamal, mewakili keluarga Bani Marzuqi, menjelaskan bahwa kebakaran yang terjadi di Ndalem Kasepuhan KH. Marzuqi Dahlan diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Menurut saksi mata, sebelum kebakaran terjadi, terdengar suara letupan dari dalam Ndalem.

Pada saat kejadian, Ndalem yang dihuni oleh K. Akhlis dalam keadaan tertutup karena beliau sedang keluar. Hal ini membuat upaya untuk membuka pintu dan mengakses lokasi kebakaran menjadi sulit dan memerlukan waktu yang lama.

Klarifikasi dan Ucapan Terima Kasih

Agus Adibussholeh menambahkan bahwa dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, beberapa santri putri mengalami sesak napas akibat kepulan asap, tetapi semua telah ditangani oleh Tim Kesehatan Pondok. Agus Adibussholeh juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan kepada media yang hadir. Ia berharap media dapat menyampaikan berita yang akurat untuk mencegah kekhawatiran yang tidak perlu di kalangan wali santri, serta untuk meluruskan informasi yang mungkin tidak sesuai dengan kenyataan.

Baca Juga: Insiden Kebakaran di Rumah Kasepuhan KH. Marzuqi Dahlan

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo; FacebookInstagramYoutube.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses