Lirboyo,(05/12/2025) – Madrasah Hidayatul Mubtadiin dan Ma’had Aly Lirboyo kembali menggelar agenda tahunan bergengsi, Muhafadhoh Akhirussanah. Acara ini bukan sekadar ujian, melainkan perayaan dan penjaminan kualitas hafalan santri yang telah menjadi tradisi resmi sejak tahun akademik 1992-1993 M. (1412-1413 H.).
Baca juga: 2972 Delegasi Safari Ramadan Lirboyo Dibekali, Siap Sebarkan Dakwah
Mauidzah: Romo KH. Abdullah Kafabihi Mahrus
Acara ini semakin khidmat dengan kehadiran dan mauidzah hasanah dari Romo KH. Abdullah Kafabihi Mahrus yang mengisi sesi Pembukaan. Kehadiran beliau diharapkan mampu menyuntikkan motivasi spiritual dan keilmuan kepada ribuan peserta.
Baca juga: Penutupan Lomba Ilmiah 2025–2026: Aksi Finalis dan Daftar Para Pemenang
Mekanisme penilaian ketat jamin mutu hafalan
Panitia menegaskan komitmen tinggi terhadap kualitas. Mekanisme penilaian selama 9 hari penuh (tidak termasuk Jumat), yang berlangsung sejak tanggal 05 hingga 14 Desember, sangat menekankan pada tingkat kelancaran hafalan siswa dan memiliki tiga aspek penilaian: Jayyid (baik), mutawasith (menengah) dan rodi’ (rendah). Khusus bagi santri yang memiliki dua hafalan seperti Qawaid Sharfiyyah dan Amtsilah Tashrifiyyah, hasil penilaiannya akan diambil dari nilai yang terendah sebagai bentuk penjaminan mutu maksimal.
Sebagai bagian dari komitmen penjaminan mutu hafalan, panitia telah menetapkan jadwal khusus bagi santri yang memperoleh nilai rendah (rodî’) dalam Muhafadhoh. Ujian ulang (her) akan dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2025 M., memberikan kesempatan kedua bagi para peserta untuk memenuhi standar kelancaran hafalan.
Baca juga: Pembukaan BMP (Bahtsul Masail Penutupan) Pondok Lirboyo
Jadwal maraton muhafadhoh (05-14 Desember) dan hafalannya
| Hari | Tanggal | Kelas | Hafalan |
| Malam Sabtu | 05 Desember 2025 M | III Tsanawiyah | Nadzam al-Amrithi |
| Malam Ahad | 06 Desember 2025 M | II Tsanawiyah | Qawaid Sharfiyah juz 2 & Tashrif Lughawi |
| Malam Senin | 07 Desember 2025 M | I Tsanawiyah | Qawaid Sharfiyah juz 1 & Tashrif Istilahi |
| Malam Selasa | 08 Desember 2025 M | I Aliyah | Alfiyah Ibnu Malik juz 1 |
| Malam Rabu | 09 Desember 2025 M | II Aliyah | Alfiyah Ibnu Malik juz 2 |
| Malam Kamis | 10 Desember 2025 M | III Aliyah | Nadzam Jauharul Maknun |
| Malam Sabtu | 12 Desember 2025 M | V & VI Ibtidaiyah | Nadzam Aqidatul Awam & Nadzam Tanwirul Hija |
| Malam Ahad | 13 Desember 2025 M | Ma’had Aly Semester II | Al-Quran Juz 1 |
| Malam Senin | 14 Desember 2025 M | Ma’had Aly Semester IV & VI | Al-Quran Juz 2 & 3 |
Baca juga: Pembekalan Wajib Khidmah Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo
Tantangan di balik kesuksesan
Dalam pelaksanaannya, Bapak Ahmad Kafabihi Hasan selaku ketua umum panitia mengakui tantangan terberat adalah koordinasi acara besar yang melibatkan banyak pihak. Persiapan telah panitia lakukan jauh-jauh hari melalui koordinasi intensif dengan seluruh pengurus pusat per angkatan, persidangan bersama Pimpinan Madrasah, hingga koordinasi dengan pihak Pondok Pesantren Lirboyo.
Baca juga: Bedah Buku Kenapa Kita Bermadzhab, Ma’had Aly Lirboyo Kuatkan Pondasi Keilmuan Santri
Peran Muhafadhoh dalam menjaga tradisi keilmuan
Muhafadhoh (ujian hafalan) memainkan peran sentral dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren. Lebih dari sekadar menguji ingatan, proses ini berfungsi sebagai fondasi metodologis yang kokoh bagi santri:
- Melatih Fokus dan Disiplin: Menghafal secara rutin melatih konsentrasi dan membiasakan otak bekerja secara teratur dan terstruktur.
- Modal Berbagai Bidang Ilmu: Hafalan adalah investasi jangka panjang. Ia menjadi modal penting, baik dalam penguasaan ilmu agama (Al-Qur’an, Hadis, Matan Kitab), hingga pemahaman ilmu umum (rumus, istilah, kosakata).
- Melestarikan Metode Ulama: Muhafadhoh adalah jembatan yang menghubungkan generasi saat ini dengan metode belajar para ulama terdahulu, memastikan ilmu dan sanad tetap lestari dari generasi ke generasi.
Baca juga: Hasil keputusan Bahtsul Masail Penutupan. Komisi A, Komisi B dan Komisi C.
Harapan masyayikh: Santri hafal, paham, dan istiqomah
Harapan Masyayikh Lirboyo adalah agar para santri tidak hanya sekadar hafal sesuai tingkatannya, tetapi juga paham, serta memiliki sikap istiqomah dan sabar dalam menghafal dan belajar.
Muhafadhoh ini dianggap memiliki peran krusial dalam melestarikan tradisi keilmuan. Proses menghafal di Lirboyo bukan hanya melatih memori, tetapi juga melatih fokus dan disiplin, serta menjadi modal utama dalam berbagai bidang ilmu agama dan meneruskan metode belajar para ulama terdahulu.
Sumber: Panitia Muhafadhoh Akhirussanah 1447 H.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
