Lirboyo, Rabu (13/8/2025) – Udara Rabu pagi yang cerah, menjadi saksi awal pembangunan gudang Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo. Sejak pagi, para santri dan pengurus menata serta menyiapkan lokasi acara di area depan Gedung Al-Karim, yang menjadi tempat prosesi peletakan batu pertama. Sebelumnya, siswa Nduduk Madrasah memanfaatkan lahan tersebut sebagai parkiran. Kini, parkiran tersebut dipindahkan ke sebelah barat Gedung Al-Karim.
Baca juga: Peresmian Pondok Cabang Lirboyo XXIV di Pacitan Berlangsung Khidmat
Ukuran, lokasi dan rencana pembangunan
Panitia memulai acara peresmian ini sekitar pukul 08.40 WIB dengan menghadirkan jajaran pimpinan pondok, para dzuriyyah, pengurus BUMP, serta pengurus pembangunan pondok. Dalam kesempatan itu, salah satu pengurus pembangunan, Bapak Faris Zilham, menjelaskan bahwa bangunan gudang ini akan memiliki luas 25 x 25 meter, berdiri dua lantai, dan menghadap ke arah utara. Adapun Lokasi pembangunan gudang ini berada sekitar 230 meter dari Masjid Kasepuhan Pondok Lirboyo
Sedangkan menurut Kepala Seksi BUMP, Bapak Zakiyyu Nuha, menambahkan:
“Keberadaan gudang ini semoga dapat menunjang kegiatan operasional BUMP, sekaligus mendukung kelancaran fasilitas penunjang pesantren dalam melayani kebutuhan para santri dan unit usaha milik pesantren,” ujar pria yang juga berkhidmah menjadi pengajar di Madrasah Hidayatul Mubtadiin tersebut.
Baca juga: Peresmian atas Renovasi Masjid Al Hasan


Para hadirin
Tokoh-tokoh penting turut hadir, seperti Ketua Pondok, Bapak Idris Nawawi dan Bapak Khoirul Umam; jajaran pengurus BUMP; pengurus pembangunan pondok; serta para dzuriyyah pondok, yakni Agus H. Adibussholeh Anwar dan Agus Yusuf Fadlulloh. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana acara.
Rangkaian acara
Pembawa acara, M. Muktafi, yang juga anggota BUMP, membuka rangkaian acara. Setelah itu, Agus H. Adibussholeh Anwar memimpin pembacaan tahlil dan doa bersama untuk memohon keberkahan dan kelancaran proses pembangunan. Prosesi puncak berlangsung khidmat ketika Agus H. Adibussholeh Anwar meletakkan batu pertama, kemudian oleh Agus Yusuf Fadlulloh dan para ketua pondok.


Setelah itu, Acara dipungkasi dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama. Pemotongan tumpeng ini sebagai simbol pembukaan resmi dari acara dan menjadi awal dari doa dan harapan untuk kesuksesan proyek pembangunan gudang yang menampung ekonomi pesantren ini.
Baca juga: Asrama Baru Surabaya-Mojokerto-Sidoarjo
Harapan
Di sisi lain, menurut Bapak Zakiyyu Nuha, prosesi ini semoga menjadi simbol awal pembangunan yang akan memberi manfaat besar bagi pesantren dan masyarakat sekitar.
“Peletakan batu pertama ini semoga membawa manfaat bagi Pondok Pesantren pada khususnya dan bagi masyarakat pada umumnya.” tegas pria asal Kediri tersebut.
Dengan memulai pembangunan ini, pihak pondok menargetkan seluruh proses berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan sesuai perencanaan. Mereka juga berharap gudang BUMP ini dapat menopang operasional pesantren sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pondok. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh santri, pengurus, dan masyarakat luas. Semoga.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





