Perempuan yang Selalu Berbicara Menggunakan Ayat Al-Quran

Syekh Abdullah Mubarak bercerita: Saya pergi haji ke Baitullah dan sekaligus berziarah ke makam agung baginda Nabi Muhammad Saw., Di tengah perjalanan, saya bertemu dengan sosok hitam yang berada di sisi jalanan, akupun mendekatinya dan ternyata sosok itu perempuan tua yang ouitfit-nya terbuat dari bulu—baik baju maupun kerudungnya. Akupun langsung menyapa dengan mengucapkan salam kepadanya….

Lanjutkan

Saat Semua Orang Terlelap, Satu Pertanyaan Ini Menggagalkan Sebuah Maksiat

Ada sebuah kisah yang sarat hikmah tentang seorang laki-laki yang jatuh hati kepada seorang perempuan. Rasa cintanya begitu besar hingga menguasai hati dan pikirannya. Suatu hari, ketika perempuan itu keluar untuk suatu keperluan, ia diam-diam mengikuti dari belakang. Kesempatan yang selama ini diimpikannya akhirnya datang. Mereka berada di sebuah tempat yang sunyi di tengah perjalanan….

Lanjutkan
Syaikhona Kholil Bangkalan

Kisah Syaikhona Kholil Nyantri ke Mbah Hasyim Asy’ari

Dalam Majelis Sholawat Kubro di Aula Al Muktamar pada 8 Agustus 2025, Agus Abdurrohman Ahmad Hafidz mengisahkan sebuah teladan tawaduk dari Syaikhona Kholil Bangkalan saat berguru kepada muridnya sendiri, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Setelah para santri Syaikhona Kholil telah kembali ke daerah masing-masing dan mendirikan pesantren, beliau sesekali berkeliling mengunjungi mereka. Tujuannya bukan sekadar bersilaturahmi,…

Lanjutkan

Kisah Kaum Nabi Luth Belum Berakhir: Dua Potret Kaumnya yang Kini Kembali Terjadi

Ramainya isu Kaum Pelangi (LGBT) hari ini ternyata bukanlah fenomena baru. Berabad-abad silam, Al-Qur’an telah menyebutkan sebuah kisah kaum Nabi Luth yang lebih menyukai sesama jenis. Akibat penyimpangan itu, Allah meluluhlantakkan negeri mereka, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Hud ayat 82. Baca juga: Kepemimpinan Shalahuddin al-Ayyubi: Teladan yang Perlu Dipelajari oleh Pemimpin Zaman Sekarang (2) Disclaimer…

Lanjutkan

Kepemimpinan Shalahuddin al-Ayyubi: Teladan yang Perlu Dipelajari oleh Pemimpin Zaman Sekarang (2)

Setelah membahas beberapa karakter utama kepemimpinan Shalahuddin al-Ayyubi pada bagian pertama, masih banyak teladan lain yang tidak kalah penting untuk dikaji. Nilai-nilai kepemimpinan yang beliau wariskan bukan hanya relevan bagi para pemimpin negara, tetapi juga bagi siapa saja yang memegang amanah, baik dalam keluarga, lembaga pendidikan, organisasi, maupun masyarakat. Berikut lanjutan beberapa sifat kepemimpinan Shalahuddin…

Lanjutkan

Kepemimpinan Shalahuddin al-Ayyubi: Teladan yang Perlu Dipelajari oleh Pemimpin Zaman Sekarang (1)

Nama Shalahuddin al-Ayyubi selalu dikenang sebagai panglima besar yang berhasil membebaskan Baitul Maqdis. Namun, keagungannya bukan hanya terletak pada keberhasilannya di medan perang, melainkan juga pada karakter kepemimpinannya yang penuh akhlak, kasih sayang, keadilan, dan tanggung jawab. Bahkan, banyak sejarawan Muslim maupun Barat mengakui bahwa kemuliaan pribadinya menjadi salah satu faktor utama yang membuat ia…

Lanjutkan

Ketika Seorang Nasrani Memuliakan Hari Asyura

Tahukah Anda? Dalam sebuah kitab an-Nawadir diceritakan bahwa ada seorang Nasrani yang memperoleh kemuliaan luar biasa hanya karena memuliakan hari Asyura. Bahkan, sebuah ganjaran yang semula disiapkan untuk seorang pejabat muslim justru beralih kepadanya. Bagaimana kisahnya? Baca juga: Kisah Qanaah yang Berujung Harta Tak Terduga Janji Palsu dari Qadi Ada sebuah cerita dalam kitab an-Nawadir…

Lanjutkan

Kisah Qanaah yang Berujung Harta Tak Terduga

Qanaah adalah kekayaan yang tidak akan pernah habis terkuras. Dengan qanaah, hati menjadi tenang dan lapang. Seseorang tidak mudah gelisah oleh apa yang dimiliki orang lain, tidak pula sibuk membanding-bandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang di sekitarnya. Ia mampu mensyukuri nikmat yang ada, sembari tetap berikhtiar meraih kebaikan yang lebih besar. Baca juga: Di Balik Surat…

Lanjutkan