Lirboyo, (7/09/2025) — Masjid Al-Hasan kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan penting di Pondok Pesantren Lirboyo. Pada Ahad malam (07/09), ratusan santri kelas II dan III Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin melaksanakan Salat Gerhana Bulan (Khusuf) usai kegiatan belajar mengajar.
Salat mulai sekitar pukul 00.00 WIB dan Agus Nururrohman Ya’lu selaku imam dan juga khatib.
Pengingat sebelum salat gerhana
Dalam pengantarnya sebelum pelaksanaan salat, Agus Nururrohman memberikan penjelasan mengenai tata cara Salat Khusuf yang berbeda dari salat fardu biasa. Ia menekankan bahwa salat ini terdiri dari dua rakaat, namun setiap rakaatnya memiliki dua rukuk dan dua i’tidal. Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama bagi santri yang belum pernah melaksanakannya.
“Jangan lupa setiap rakaatnya, rukuk dan iktidalnya dua kali” ujar pria yang menjabat Ketua VII Pondok Lirboyo
Para santri tampak antusias mengikuti rangkaian salat dan khutbah gerhana yang berlangsung khusyuk hingga dini hari.
Baca juga: Pesantren Lirboyo Gelar Maulid Nabi Selama Tiga Hari
Pengingat berdzikir ketika gerhana
Setelah rangkaian ibadah selesai, beliau mengingatkan kepada para santri untuk selalu berdzikir dan membaca istighfar sampai bulan Kembali seperti semula (tidak gerhana).
“Disunahkan untuk memperbanyak membaca salawat, istighfar, doa dan taubat selama gerhana bulan berlangsung sampai injila’ (keadaan bulan tampak seperti semula)” ujarnya
Baca juga: Lirboyo Resmikan Rumah Pengelolaan Sampah
Tujuan
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan spiritual yang rutin pesantren Lirboyo lakukan guna menanamkan kesadaran akan fenomena alam sebagai tanda kekuasaan Allah SWT.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





