Wakil Menteri Agama Hadiri Munas Himasal ke-V dan LIM ke-II di Lirboyo

wakil menteri agama

Lirboyo, 7 Februari 2025 – Adalah pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) ke-V dan Lembaga Ittihadul Mubalighin Aly (LIM) ke-II Pondok Pesantren Lirboyo. Acara yang berlangsung pada 7-8 Februari 2025 ini, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Termasuk Wakil Menteri Agama RI, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, serta para masyayikh dan pengurus pesantren.

Sambutan Wakil Menteri Agama

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama RI menyampaikan kabar baik. Bahwa lulusan Marhalah Ula dan Tsani kini dapat mendaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini menegaskan bahwa standar pendidikan di Ma’had Aly telah mendapat pengakuan yang setara dengan jenjang pendidikan tinggi, yaitu S1 dan S2.

Baca Juga: Santri Lirboyo Pulang Kampung

Program Beasiswa dan Akreditasi Mumtaz

Wakil Menteri Agama RI, Romo H. R. Muhammad Syafi’i menyampaikan laporan dari Kasubdit Pesantren Ma’had Aly, Dr. Mahrus El-Mawa, M.Ag. Bahwa Kementerian Agama telah menyiapkan program beasiswa bagi mahasantri Marhalah Tsani serta merencanakan perluasan beasiswa bagi Marhalah Ula.

Selain itu, Ma’had Aly Lirboyo mendapat kehormatan dengan pencapaian akreditasi Mumtaz (Unggul) di Marhalah Ula dan Tsaniyah. Yang semakin mengukuhkan kualitas Pendidikan Pondok Pesantren Lirboyo.

Baca Juga: Malam Puncak Reuni Akbar, Haul & Haflah Pondok Lirboyo

Dukungan Dana dan Program Baru

Pemerintah juga telah mengalokasikan lebih dari Rp13 miliar dalam bentuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Serta lebih dari Rp1 miliar untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi Pondok Pesantren Lirboyo. Selain itu, pemerintah telah menandatangani usulan peningkatan status Direktorat Pesantren menjadi Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren.

Dalam upaya memperluas akses pendidikan Islam. Kementerian Agama juga mengusulkan pembukaan program studi baru di perguruan tinggi Islam, yaitu Prodi Manajemen Pesantren.

Tak hanya itu, pemerintah berencana membentuk Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) yang setara dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Langkah ini bertujuan untuk membekali lulusan pesantren dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sejalan dengan target pembangunan yang Presiden terpilih, Prabowo Subianto canangkan.

Baca Juga: Pembukaan MUNAS HIMASAL V & LIM II

Dengan berbagai kebijakan dan dukungan ini, pesantren mendapat harapan untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi bangsa, terutama dalam mencetak generasi yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.

  • wakil menteri agama
  • wakil menteri agama

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses