KEDIRI — Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Rabu malam Kamis, 20 Syawal 1447 H atau 8 April 2026 M. Seluruh santri mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat serta semarak di Aula Al-Muktamar Ponpes Lirboyo.
Santri Padati Lokasi Sejak Maghrib Dengan Antusias
Selepas Jama’ah Maghrib, para santri terlihat memadati lokasi acara dengan mengenakan busana putih. Suasana tampak tertib, antusias, dan penuh kekhidmatan hingga rangkaian kegiatan berakhir. Tak lupa, grup mrebana Lirboyo Selection ikut pula memeriahkan acara ini.
Baca juga: Ribuan Santri Lirboyo Mulai Mudik Usai Haflah Akhirusanah ke-116
Pesan Untuk Para Santri di Awal Tahun
Acara dibuka secara resmi sebagai pembuka rangkaian Halal Bihalal. Selanjutnya, sambutan sekaligus pembacaan tata tertib dan struktur personalia pengurus disampaikan oleh Agus HM. Adibussholeh Anwar selaku pimpinan Ponpes Lirboyo Kota Kediri.
Ketika pembacaan tata tertib, tak lupa beliau menekankan betapa pentingnya kedisiplinan dan kepedulian santri terhadap lingkungan pondok. Seluruh santri mendapat himbauan supaya aktif mengikuti kegiatan bersih-bersih pondok sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Selain itu, beliau juga mengingatkan agar santri segera memeriksakan diri ke UKS apabila mengalami sakit lebih dari tiga hari. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan bersama di lingkungan pesantren.
Terkait ketertiban, Agus HM. Adibussholeh Anwar menegaskan larangan merokok bagi santri yang masih di bawah umur maupun yang belum memiliki Surat Izin Merokok (SIM), serta larangan merokok di area terlarang.
Baca juga: Perwakilan Wagub Jatim: Pesantren Lirboyo Mempunyai Peran Strategis dalam Membangun Peradaban Jatim
Mauidzotul Hasanah Jadi Inti Refleksi Kegiatan
Memasuki inti acara, sesi mauidzotul hasanah menghadirkan sejumlah pengasuh dan masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo.
Kesungguhan di Awal Menjadi Kunci Keberhasilan
Mauidzoh pertama oleh KH. M. Anwar Manshur. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya kesungguhan santri sejak awal dalam menuntut ilmu. Sebab, keseriusan di awal akan menentukan keberhasilan ke depan.
“Nek awal tahun tenanan, insyaallah sakteruse tenanan,” (Kalau awal tahun sungguh-sungguh, insyaallah seterusnya sungguh-sungguh juga).
Beliau juga mendoakan agar seluruh santri mendapat kemudahan dalam menuntut ilmu di pesantren.
Perjuangan dan Riyadloh Untuk Menggapai ilmu
Mauidzoh kedua oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus. Beliau menjelaskan kepada para santri bahwa ilmu harus digapai melalui perjuangan dan kesungguhan.
Baca juga: Silaturahi dan Istighosah Bersama Kapolda Jawa Timur
Kemudian, beliau mencontohkan perjalanan Nabi sebelum menerima wahyu, yang terlebih dahulu menjalani riyadloh, melakukan takholli, menyendiri, serta fokus beribadah dengan menjauh dari hiruk pikuk kehidupan.
Santri Hendaknya Tinggalkan Hal Tak Bermanfaat
Mauidzoh ketiga oleh KH. An’im Falahuddin Mahrus. Beliau mengutip sabda Nabi yang mengatakan bahwa termasuk golongan orang baik adalah mereka yang mampu meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Pesan ini menekankan pentingnya manajemen waktu agar para santri senantiasa mengisinya dengan kegiatan yang bernilai dan mendukung proses belajar di pesantren.
Doa Penutup Mengakhiri Rangkaian Kegiatan
Acara kemudian berakhir dengan doa sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan. Doa tersebut menjadi harapan bersama agar seluruh santri senantiasa diberikan keberkahan, kemudahan dalam belajar, serta istiqamah dalam menuntut ilmu.
Sejumlah Pengasuh dan Dzuriyah Turut Hadir
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah masyayikh Ponpes lirboyo. Di antaranya
KH. M. Anwar Manshur
KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus
KH. An’im Falahuddin Mahrus
KH. Athoillah S. Anwar
Agus HM. Ali Ya’lu Anwar
Agus HM. Yasin MK
Agus M. Aminulloh Mahin
Agus HM. Adibussholeh Anwar
Agus HA. Khuwarizmy IR
Agus HM. Syarief Hakeem
HBH Jadi Momentum Penguatan Nilai Disiplin dan Semangat Ilmu
Secara keseluruhan, kegiatan Halal Bihalal Pondok Pesantren Lirboyo tahun ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh makna. Dengan demikian, momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idulfitri, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai disiplin, kesehatan, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu bagi seluruh santri.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





