Khutbah Jumat: Prasangka Baik Kunci Keharmonisan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

اَلحَمدُ لِلهِ الحَكِيمِ السَّتَّارِ, المُتَفَضِّلِ بِالْعَطَاءِ المِدرَارِ, النَّافِذِ قَضَائُهُ بِمَا تَجرِي فِيهِ الأَقْدَارُ, المُرْسِلِ السَّمَاءَ مَعَ النَّفعِ العَآمِّ بالطَّاعَةِ وَالإستِغْفَارِ. أَشهَدُ أن لَا إله إِلا اللهُ وَحدَهُ لا شَريكَ له مُكَوِّرُ اللَّيلِ عَلَى النَّهَارِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبدُهُ وَرَسولُهُ المُصطَفَى المُختَارُ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَولَانَا محمد الشَّنِيعِ المُنجِيِّ مِنَ النَّارِ, وَعَلَى ألِهِ وَصَحْبِهِ مَا طَلَعَ فَجْرٌ وَاسْتَنَار.
أمَّا بَعد. فَيَا عِبادَ الله, اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُسلِمُونَ.

Jama’ah jumat rohimakumulloh…

            Marilah kita mempertahankan kepatuhan, memperkuat keimanan, serta meningkatkan ketaqwaan sebagai bukti rasa syukur kita kepada Alloh karena kita telah diciptakan sebagai makhluk yang bisa membangun relasi di muka bumi ini.

            Sebagai makhluk sosial tentu kita tidak bisa terlepas dari berhubungan dengan orang lain. Keharmonisan berinteraksi dengan orang lain merupakan hal yang diinginkan oleh setiap insan yang bijaksana. Hal ini tentu tidak akan terwujud jika di dalam hati manusia masih terdapat prasangka buruk.
Allah Swt. berfirman dalam Qs. Al-Hujurat ayat 12:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Allah Swt. mengingatkan kita untuk menjaga hal yang mendasar dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan, yaitu menjaga perasaan kita agar senantiasa berprasangka baik kepada sesama Muslim. Kita tahu, adanya kerusuhan yang terjadi di dunia nyata, keributan yang terjadi di dunia maya, itu semua tidak terlepas dari awal mula prasangka yang buruk terhadap sesama.

Diriwayatkan dari Sahabat Umar bin Khottob bahwa Rosululloh Saw. bersabda :

وَلَا تَظُنَّنَّ بِكَلِمةٍ خَرَجَتْ مِنْ أَخِيكَ المُسْلِم إِلَّا خَيْرًا

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.