اَلْحَمْدُ لِلهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ الْقَاهِر. الْمَلِكِ الْسُلْطَانِ الْقَادِر. فَسُبْحَانَهُ مِنْ إلهٍ أَوْجَدَ الْمَخْلُوْقِيْنَ بِقُدْرَتِهِ وَدَبَّرَهُمْ
بِحِكْمَتِهِ وَهُوَ لِأَقْوَالِهِمْ سَامِعٌ وَإِلَيْهِمْ نَاظِر. أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى مَا أَوْلَاهُ مِنْ بِرِّهِ وَإِحْسَانِهِ الْمُتَظَاهِر. وَأَشْكُرُهُ وَقَدْ وَعَدَ بِالْمَزِيْدِ لِلشَّاكِر. وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَلَاضِدَّ وَلَانِدَّ وَلَامُعِيْنَ وَلَامُظَاهِر. َهَادَةً أَدَّخِرُهَا لِيَوْمٍ لَاتَنْفَعُ فِيْهِ الْأَمْوَال وَلَاالْعَشَائِر. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُطَهَّرُ الطَّاهِر. الْمُصْطَفَى مِنْ زَكِيِّ الْعَنَاصِر. الْمُؤَيَّدُ بِالْآيَاتِ الْمُعْجِزَاتِ وَالْبَصَائِر. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أُوْلِي الْفَضَائِلِ وَالْمَفَاخِر. (أَمَّا بَعْدُ) فَيَآ أَيَّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَاعْمَلُوا لِيَوْمٍ تَتَصَدَّعُ فِيْهِ الْمَرَائِر. وَتَنْكَشِفُ فِيْهِ السَّرَائِر .
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah …
Marilah kita tingkatkan takwa kita kepada Allah SWT serta beramal kebaikan sebagai bekal kita menghadapi hari di mana dunia ini akan terbelah tanpa menyisakan apa pun. Hari dimana semua tabir rahasia terbuka dan semua dosa akan dihitung, baik yang kecil maupun yang besar. Hari dimana tampak jelas apa-apa yang telah disembunyikan di dalam hati. Sebagaimana firman Allah SWT
يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ
“Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).” (QS. al-Hâqqoh: 18)
Pada hari itu, bencana menyelimuti orang-orang yang berbuat dosa. Lalu, dikibarkanlah bendera-bendera kehinaan bagi setiap orang yang melanggar janji. Selanjutnya, ditegakkan timbangan dan dibuka buku catatan amal sebagai penentu nasib manusia. Maka setiap hamba akan mendapati segala sesuatu yang telah ia kerjakan. Ada kalanya orang yang mengambil buku catatan dengan tangan kanan, dan ada pula yang mengambil dengan tangan kiri. Sungguh kerugian besar bagi orang-orang yang berbuat aniaya dan pendusta. Dan keberuntungan bagi orang-orang yang mengikuti perintah Allah SWT dan Rasul-Nya yakni orang-orang yang yang beriman dan beramal saleh, karena mereka berada di dalam surga yang abadi. Allah SWT berfirman:
وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَتَفَرَّقُونَ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَهُمْ فِي رَوْضَةٍ يُحْبَرُونَ.
“Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-golongan. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.” (QS. ar-Rum: 14-15)
Baca juga: Khutbah Jumat: Enam Perkara yang Menandingi Dunia Versi Imam al-Ghazali
Hadirin Rahimakumullah…
Oleh karena itu, marilah kita tingkatkan takwa kita kepada Allah SWT. Karena ketakwaan kita akan menjadi perantara dan tabungan yang bermanfaat bagi kita semua. Maka, wahai kaum muslimin, renungkanlah! Janganlah kita termasuk golongan yang menukar nikmat Allah dengan kekufuran juga mengabaikan akibat yang menanti. Bukankah Allah SWT telah memperingatkan dengan firman-Nya, yakni:
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ بَدَّلُوا نِعْمَتَ اللَّهِ كُفْرًا وَأَحَلُّوا قَوْمَهُمْ دَارَ الْبَوَارِ ◌ جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا وَبِئْسَ الْقَرَارُ.
“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan?, Yaitu neraka Jahannam; mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.” (QS. Ibrôhîm: 27-29)
Baca juga: Khutbah Jum’at; Bersama Anak Yatim, Kita Menuju Surga
Penutup
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. وَكُلَّ إِنسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَآئِرَهُ
فِي عُنُقِهِ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنشُورًا.
اقْرَأْ كَتَابَكَ كَفَى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا. بَارَكَ اللهُ
لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنَا وَإِيَّاكُمْ بِالْآيَاتِ وَالذِّكْرِ
الْحَكِيْمِ إِنَّهُ تَعَالَى جَوّاَدٌكَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَءُوْفٌ رَّحِيْم.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo






Alhamdulillah bisa ikut membacakan khotbah.
Minta teks lengkapnya, baik khubah 1 dan khutbah bedua. khotbah yg berjudul : sejenak merenjngo akhirat