Haul KH. Mahrus Aly ke-41

haul kh mahrus aly

Lirboyo 1 Mei 2025 M. merupakan pelaksanaan dari Haul ke-41 KH. Mahrus Aly, KH. Mahrus Aly adalah seorang ulama kharismatik asal Cirebon yang terkenal luas sebagai salah satu pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Beliau juga adalah tokoh penting dalam sejarah pendidikan Islam serta perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kiprah KH. Mahrus Aly

Pada tahun 1938, KH. Mahrus Aly menikah dengan Nyai Zaenab, putri KH. Abdul Karim, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo. Enam tahun kemudian, pada tahun 1944, beliau diminta untuk membangun kediaman di sebelah timur kompleks pondok. Sepeninggal KH. Abdul Karim, KH. Mahrus Aly bersama KH. Marzuqi Dahlan meneruskan kepemimpinan Pondok Pesantren Lirboyo.

Baca Juga: Pembukaan Aktivitas Lembaga Bahtsul Masail

KH. Mahrus Aly juga aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau mengirimkan 97 santri pilihan dari Pondok Pesantren Lirboyo untuk berjuang melawan sekutu di Surabaya dalam peristiwa 10 November, yang kemudian kita kenal sebagai Hari Pahlawan. Peristiwa ini juga menjadi embrio berdirinya Kodam V Brawijaya. Selain itu, beliau turut berperan dalam penumpasan PKI di sekitar Kediri.

KH. Mahrus Aly memiliki peran besar dalam perkembangan Jamiyyah Nahdlatul Ulama (NU). Beliau menjadi Rois Syuriyah NU Jawa Timur selama hampir 27 tahun. Hingga akhirnya, diangkat menjadi anggota Mustasyar PBNU pada tahun 1985.

Baca Juga: Agenda Sowan Masyayikh Lirboyo

Kegiatan Pra-Acara

Acara Haul KH. Mahrus Aly dimulai dengan beberapa kegiatan pra-acara yang berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya. Di antaranya adalah simaan Al-Qur’an yang terlaksana di tiga lokasi, yakni di kediaman Dzurriyah Bani Mahrus, oleh para hafidz dari kalangan pengurus, serta oleh para hafidz dari kalangan siswa. Selain itu, juga dilaksanakan dua kali khataman Al-Qur’an di maqbarah.

Pada acara Haul KH. Mahrus Aly, dihadiri para Kyai yakni KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, KH. Ahmad Hasan Syukri Zamzami, KH. An’im Falahudin, KH. Nurul Huda, dan KH. Muhammad Yahya Badrus.

Baca Juga: Kedatangan Santri Pondok Pesantren Lirboyo

Manaqib KH. Mahrus Aly

KH. Abdullah Kafabihi Mahrus dalam sambutannya, beliau menyampaikan mengenai manaqib dari KH. Mahrus Aly. Beliau menceritakan mengenai KH. Mahrus Aly kecil yang bernama Rusydi. KH. Mahrus Aly pada waktu belajar mengalami kesulitan. Lantas, kakaknya yang bernama afifi memarahi beliau. Namun, oleh ibunya Rusydi dibela agar tidak dimarahi.

Baca Juga: Kunjungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim di Pondok Pesantren Lirboyo

Kemudian Rusydi diadu dengan Ma’shum mengenai kepahamannya pada kitab Alfiyah, ternyata Rusydi kalah. Sehingga Rusydi minggat (pergi) untuk belajar ke Pondok ke Kasingan. Kemudian beliau (Rusydi) kembali lagi dan mengadu lagi kepahamannya mengenai kitab Alfiyah, dan akhirnya Rusydi-lah yang menang.

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses