Lirboyo, Kamis (04/09/2025) — Pondok Pesantren Lirboyo resmi menutup program Pelatihan Kejuruan Pengelola Administrasi Perkantoran yang digelar sejak awal Agustus lalu. Sebanyak 16 santri kelas II Aliyah sampai mahasantri Ma’had Aly Marhalah Ula Semester III mengikuti uji kompetensi akhir di Laboratorium Bahasa pada Selasa (02/09/2025).
Acara penutupan berlangsung khidmat sekitar pukul 10.00 WIB dengan dihadiri jajaran pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo; yaitu Agus Adibussholeh Anwar, Agus Zulfa Laday Robbi, Bapak M. Akhsan Jaza dan Bapak M. Idris Nawawi, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, serta UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri. Hadir di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur Sigit Priyanto, Kepala UPT BLK Kediri Erna Wuriyanti, serta sejumlah pengurus seksie PESDA (Pengembangan Sumber Daya Santri) Lirboyo.
Baca juga: Lirboyo Resmikan Rumah Pengelolaan Sampah
Pesan dari Pimpinan Lirboyo
Dalam sambutannya, Agus Adibussholeh Anwar mewakili pimpinan pesantren menekankan pentingnya keterampilan administrasi bagi santri.
“Ilmu agama itu penting, tetapi tidak cukup. Kejujuran dan amanah juga perlu dibuktikan dengan dokumentasi yang tertib. Administrasi yang baik akan membuat pertanggungjawaban menjadi jelas,” ujarnya. Beliau juga berharap ke depan Lirboyo dapat menyelenggarakan pelatihan lain seperti akuntansi.
Baca juga: Santri Lirboyo Gelar Upacara HUT RI ke-80
Dukungan Pemerintah Jawa Timur
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, Sigit Priyanto, mengapresiasi pelaksanaan program ini.
“Atas nama pemerintah Jawa Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Pondok Lirboyo yang sangat luar biasa mendukung kegiatan ini. Usulan pelatihan akuntansi juga akan kami sampaikan kepada pimpinan agar ke depan bisa terwujud,” katanya.
Acara penutupan ditandai dengan pembacaan hamdalah bersama yang dipimpin langsung oleh Sigit Priyanto, dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada perwakilan peserta, dan ditutup doa oleh Agus Zulfa Laday Robbi.
Baca juga: Kang Said Aqil Hadiri Haul KH. Imam Yahya Mahrus ke-14
Proses Pelatihan
Pelatihan yang berlangsung sejak awal hingga akhir Agustus mencakup 27 kali pertemuan, setiap sore pukul 14.00–17.00 WIB. Program ini menghadirkan tutor Ari Sofantohir dan Siti Aimmatul Khoiriyah dari BLK Kediri.
Menurut Ari Sofantohir, peserta menunjukkan perkembangan signifikan.
“Awalnya banyak yang belum paham penggunaan perangkat lunak perkantoran. Alhamdulillah, kini sudah mampu mengelola surat masuk-keluar, arsip, hingga kas kecil perusahaan. Ini bekal penting untuk mereka,” jelasnya.
Baca juga: Lirboyo Gelar Seminar Kebangsaan dan Bedah Kitab Fath al-Maydan
Suara Peserta
Salah satu peserta, Ahmad Fauzi dari Ma’had Aly Semester III, mengaku merasakan manfaat besar.
“Rasanya campur aduk, tegang sekaligus senang. Harapan saya, keterampilan ini bisa bermanfaat untuk pondok maupun saat terjun ke masyarakat. Semoga ke depan ada kuota lebih banyak dan bisa mengadakan pelatihan lain seperti manajemen keuangan,” ujarnya.
Baca juga: Peresmian Pondok Cabang Lirboyo XXIV di Pacitan Berlangsung Khidmat
Harapan Ke Depan
Dengan berakhirnya pelatihan ini, baik pesantren maupun pemerintah berharap keterampilan yang diperoleh santri tidak hanya mendukung tata kelola internal pondok, tetapi juga menjadi bekal kompetensi profesional ketika mereka terjun ke masyarakat.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
