Mensyukuri Jodoh

Pada suatu hari, Al-Atabi sedang berjalan di jalanan kota Bashrah, Irak. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang wanita berparas cantik jelita yang sedang bergurau dengan lelaki tua yang berwajah buruk. Ketika lelaki tua itu berbicara sang wanita, wanita tersebut pun lantas tertawa. Melihat kemesraan tersebut, akhirnya Al-Atabi penasaran. Ia bertanya kepada sang wanita, “Siapakah…

Lanjutkan

Para Pemuda yang Terperangkap Dalam Gua

Rasulullah saw. pernah menceritakan:  Dahulu kala ada tiga orang berjalan-jalan. Di tengah perjalanan turunlah hujan, akhirnya mereka mendapatkan sebuah gua yang dapat dimanfaatkan untuk berteduh, maka mereka pun masuk ke dalamnya. Kemudian tiba-tiba ada batu dari atas bukit yang menggelinding dan menutupi pintu gua itu sehingga mereka tidak dapat keluar. Salah seorang di antara mereka…

Lanjutkan

Berpura-pura Buta

Pada suatu hari, Abu Hanifah datang ke sebuah pemandian umum. Lumrahnya pemandian umum, membuka aurat seakan menjadi hal yang biasa. Tak dapat dihindari, akhirnya Abu Hanifah mendapati seseorang yang membuka auratnya. Demi menyelamatkan kedua matanya dari maksiat, Abu Hanifah memejamkan matanya dan terus berjalan. Akibatnya, dia menginjak orang yang membuka aurat tersebut. “Sejak kapan Allah…

Lanjutkan

Kisah Abu Hanifah dan Penganut Syiah

Kecerdasan yang dimiliki imam Abu Hanifah pernah merobohkan keyakinan salah satu penganut sekte Syiah. Sebagaimana telah diketahui, kota Kufah adalah basis Syiah. Maka tidak sedikit dari tetangga Abu Hanifah yang menganut Syiah, yang berlebih-lebihan dalam menyanjung sahabat Ali bin Abi Thalib ra., dan terlalu lancang dalam memusuhi tiga Khalifah sebelumnya. Sampai-sampai seorang Syiah tetangga Abu…

Lanjutkan

Keajaiban Istighfar

Pada suatu hari, datanglah seorang lelaki hendak menghadap dan mengadu kepada Hasan al-Basri. “Wahai Taqiyudin (julukan Hasan al-Basri), sesungguhnya langit belum hujan.” kata lelaki tersebut mengeluh. “Bacalah Istighfar.” jawab Hasan al-Basri ringan. Kemudian datang lagi lelaki lain kepadanya. “Wahai Taqiyudin (julukan Hasan al-Basri), aku mengeluh atas keadaanku yang fakir.” kata orang lelaki itu. “Bacalah Istighfar.”…

Lanjutkan

Berkah Merayakan Maulid Nabi

Syaikh Abdullah bin ‘Isa Al-Anshari berkata: Tetanggaku adalah seorang wanita yang sholihah. Dia mempunyai seorang anak lelaki yang sholih. Wanita yang sholihah tersebut tidak memiliki harta selain satu dinar hasil pekerjaan tenunnya. Saat wanita tersebut meninggal dunia, anaknya yang sholih tersebut berkata kepada dirinya, “Uang satu dinar ini adalah hasil jerih payah ibuku. Demi Allah,…

Lanjutkan

Kisah Wanita Cantik dan Si Pandai Besi

Sebagian Ulama menceritakan: Ada seorang lelaki pandai besi. Dia mampu memasukkan tangannya pada api dan mengeluarkan besi yang menyala-nyala, namun dia tidak merasakan panasnya api. Lalu dia didatangi seorang lelaki untuk membuktikan berita itu. Setelah melihat dan menyatakan apa yang didengarnya, lalu lelaki itu menunggu hingga pandai besi itu merampungkan pekerjaannya. Setelah selesai, ia terus…

Lanjutkan

Istri yang Paling Sabar

Abu al-Hasan al-Madaini pernah bercerita: Imran bin Hatthan dikenal sebagai seorang laki-laki yang berwajah jelek dengan postur tubuh pendek. Namun ia memiliki istri yang cantik rupawan. Pada suatu hari, Imran bin Hatthan masuk ke dalam rumahnya. Sang istri pun menyambut dengan mesra. Pada saat itu, sang istri berhias sehingga kecantikan semakin terlihat dari dirinya. Imran…

Lanjutkan

Kuatnya Keyakinan Gadis Kecil

Salah satu orang saleh bercerita: Dalam suatu perjalanan, di tengah gurun Sahara yang panas, aku bertemu dengan seorang gadis kecil. “Dimana engkau tinggal?” tanyaku singkat. “Di tengah gurun Sahara ini,” jawab gadis tersebut. “Apakah engkau tak merasa kesepian?” tanyaku kembali. “Wahai orang yang pengangguran, apakah orang yang nyaman bersama Allah swt. akan merasa kesepian?” jawabnya….

Lanjutkan

Ketika Cicit Rasulullah saw. Dicaci Maki

Sayyidina Ali Zainal Abidin, salah satu cicit Rasulullah saw., pada suatu hari baru saja keluar dari masjid. Tiba-tiba datang seorang laki-laki yang tiba-tiba menghadangnya. Lelaki itu lantas mencela dan mencaci-makinya. Melihat kejadian itu, serta merta para budak dan fakir miskin yang berada di sekitar tempat itu menghambur dengan maksud memberi pelajaran kepada lelaki tersebut. Namun…

Lanjutkan