HomeAngkringKetika Cicit Rasulullah saw. Dicaci Maki

Ketika Cicit Rasulullah saw. Dicaci Maki

0 9 likes 216 views share

Sayyidina Ali Zainal Abidin, salah satu cicit Rasulullah saw., pada suatu hari baru saja keluar dari masjid. Tiba-tiba datang seorang laki-laki yang tiba-tiba menghadangnya. Lelaki itu lantas mencela dan mencaci-makinya.

Melihat kejadian itu, serta merta para budak dan fakir miskin yang berada di sekitar tempat itu menghambur dengan maksud memberi pelajaran kepada lelaki tersebut. Namun Sayyidina Ali Zainal Abidin mencegahnya dan berkata, “Bersikap lembutlah kalian!”

Lalu, Sayyidina Ali Zainal Abidin kembali menghadap lelaki tadi dan dengan lemah lebut berkata, “Kekurangan kami yang tak engkau ketahui masih banyak. Saudaraku, apakah engkau punya kebutuhan yang bisa kami bantu?”

Lelaki itu pun merah wajahnya menahan rasa malu. Kemudian Sayyidina Ali Zainal Abidin memberinya gamis yang ia kenakan, juga mengatakan titah untuk memberinya seribu dirham.

Sejak saat itulah, setiap lelaki itu bertemu dengan Sayyidina Ali Zainal Abidin, ia selalu berkata, “Aku bersaksi bahwa engkau salah seorang putra (cicit) Rasulullah saw.

 

_____________

Disarikan dari kitab Shifat as-Shafwah, vol. II, hal. 100