Saat Haji, Mbah Manab Umrah 70 Kali

Kisah ini terjadi sekitar tahun 1920-an. Di masa itu, Mbah Manab berangkat haji ditemani sahabat karibnya, KH. Hasyim Asy’ari. Ada yang membuat kagum KH. Hasyim Asy’ari kepada beliau. Tiada lain adalah kezuhudan beliau. Mbah Hasyim heran, Mbah Manab yang kemampuan duniawinya biasa saja, mampu melaksanakan haji. Mbah Hasyim lantas bertanya kepada beliau, apakah sudah siap…

Lanjutkan

KH. Abdul Karim: Sosoknya Yang Pendiam

Banyak saksi sejarah alumni-alumni sepuh yang pernah nyantri di Ponpes Lirboyo di era masa sugeng KH. Abdul Karim menuturkan kesan-kesannya tentang beliau. Menurut para alumni-alumni sepuh, memang KH. Abdul Karim adalah sosok yang sangat pendiam. Beliau jarang dawuh dan jarang sekali berkomentar apapun. Menegur santripun tidak dilakukan secara langsung, sesuai cerita yang sering dituturkan oleh KH….

Lanjutkan

Kisah KH. Abdul Karim Ditempatkan Di Desa Lirboyo

Cerita ini dituturkan oleh KH. M. Abd. Aziz Manshur dalam peringatan satu abad Ponpes Lirboyo. Satu abad yang lalu, tanah Lirboyo masih merupakan tanah rimbun, bersemak dan belum berpenghuni. Disitulah hadhratal mukarrom KH. Abdul karim ditempatkan oleh mertuanya, KH. Sholeh Banjarmelati sebagai orang yang kelak akan mendidik dan mengajar sebuah pesantren besar dengan nama Pondok…

Lanjutkan