santri lirboyo

Pesan Tersirat Mbah Moen

Cerita ini dikisahkan sendiri oleh KH. A. Shampton Mashduqi. Sewaktu beliau masih nyantri, Mbah Moen (KH. Maimoen Zubair almaghfurlah) pernah rawuh (datang) ke Pondok Pesantren Lirboyo. Setelah beberapa saat berada di pondok, Gus Shampton, panggilan akrab beliau, diperintah oleh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus untuk menemani Mbah Moen. Ketika menemani beliau itulah terjadi obrolan ringan. “Cung….

Lanjutkan

Bijak Bermedia Sosial dalam ASWAJA

Ini adalah era globalisasi. Arus informasi mengalir deras tanpa batas. Menembus ruang-ruang kehidupan tanpa memandang keadaan lingkungan. Tatanan kehidupan mudah dipengaruhi oleh media sosial yang menyampaikan berita secara terus menerus. Santri adalah orang yang mempunyai tugas untuk memberikan pengaruh baik kepada masyarakat. Tepatnya pada Kamis malam Jumat (22/08) santri Pondok Pesantren Lirboyo memadati Aula Al-Muktamar…

Lanjutkan

Muhasabah di Akhir Hijriyah

LirboyoNet, Kediri – “Momentum awal tahun ini, mari kita gunakan untuk introspeksi diri, untuk muhasabah. Semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.” Demikian sepetik mutiara yang disampaikan oleh KH. M. Anwar Iskandar dalam acara akbar, istighosah dan doa awal tahun di Masjid Agung Kota Kediri Rabu kemarin (20/09). Lebih lanjut beliau mengingatkan akan jasa Nahdhatul Ulama dalam membangun…

Lanjutkan

Bergeraklah! Indonesia Membutuhkan para Santri!

Orasi Kebangsaan dalam Tasyakuran Kemerdekaan Republik Indonesia & Doa untuk Para Pahlawan, Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu, 16 Agustus 2017. Oleh: Agus HM. Adibussholeh Anwar   السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه أعوذ بالله من الشيطان الرجيم, بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله الذى هدانا على دين الإسلام والإيمان وأنعم علينا فتح بلدتنا الإندونيسى والصلاة والسلام على…

Lanjutkan

Sederhananya Kiai Juki

KH. Marzuqi Dahlan, salah satu dari Tiga Tokoh Pondok Pesantren Lirboyo, dikenal dengan pribadi yang sederhana. Beliau tidak pernah menghendaki perkara yang aneh-aneh. Dalam kehidupannya sehari-hari, beliau memiliki aktivitas yang istiqamah beliau lakukan. Diantaranya adalah berziarah ke maqbarah para auliya’ dan orang-orang shalih. Setiap Kamis sore setelah shalat Ashar, beliau selalu menyempatkan diri untuk berziarah…

Lanjutkan
Gemerlap Aqsha dan Maqdis, Dulu.

Al-Aqsha dan Penaklukan Umar ra.

Jerusalem memang telah jadi tempat di mana syak wasangka bertebar dengan mudah, seperti puing dari perang yang belum lama lalu. Barangkali itu memang nasibnya. Seorang firaun dari Mesir pernah menyerbunya, kekuasaan Babilonia pernah melindasnya, kemudian Roma, dan kemudian—di tahun 614—pasukan Persia. Penduduk Jerusalem hari itu dibantai, dan gereja-gereja dibumihanguskan. Menurut cerita, dalam perang sebelumnya orang…

Lanjutkan
Gemerlap Aqsha dan Maqdis, Dulu.

Gemerlap al-Aqsha dan al-Maqdis, Dulu.

Seperti Kaʻbah, Masjid al-Aqsha pertama kali didirikan oleh Nabi Adam as. (6216 SH/+5591 SM) atas perintah Tuhan. Empat puluh tahun setelah mendirikan Kaʻbah, Nabi Adam as. meletakkan dasar-dasar dan batas-batas Baitul Maqdis. Namun, pada peristiwa Ṭūfān (banjir besar pada era Nabi Nuh as. [+3949 SM]) yang menenggelamkan seluruh permukaan bumi, dasar dan batas kedua masjid…

Lanjutkan

Jamiyah Dzikir itu Abadi

LirboyoNet, Kediri—Aula Muktamar malam tadi dibanjiri oleh ratusan orang berpakaian putih. Mereka berkumpul di Aula Muktamar guna menghadiri satu acara besar: Manaqib Kubra al-Khidmah. Acara ini rutin dilaksanakan tiap tahun. Biasanya, Manaqib Kubra Al-Khidmah dilaksanakan setiap Kamis akhir bulan Syawal. Seperti biasanya acara dibuka dengan pembacaan manaqib syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, dan shalawat bersama jama’ah….

Lanjutkan

Westernisasi dalam Pendidikan Islam di Indonesia (Bag-2)

Ihwal maha penting inilah yang kemudian dibawa oleh para penyampai pesan Tuhan saat mereka perlahan menjejakkan kaki di tanah-tanah asing nan jauh. Tanah-tanah asing itu bisa kita sebut beberapa: Afrika, Andalusia, India, hingga Nusantara. Penyebaran pengetahuan-pengetahuan agama Islam (baca: dakwah) ke tanah Nusantara dijalankan oleh orang-orang terpuji, yang dengan tulus dan halus mengurai pengetahuan itu…

Lanjutkan