santri lirboyo

Senyum adalah Ibadah

Senyum adalah Ibadah

Tersenyumlah Oleh: Ahmad Arwani* Banyak orang berpendapat bahwa tertawa dan tersenyum adalah sebab paling kuat untuk mendorong agar lebih efektif dan produktif. Beberapa pakar mengatakan bahwa tawa adalah gerakan dalam akal yang menghilangkan banyak ketegangan. Maka tidak aneh jika tawa itu (maksudnya tawa yang tidak berlebihan) adalah obat bagi jiwa, dan ketenangan bagi hati yang…

Lanjutkan

Penghargaan Al-Ghazali yang “Dicuri”

Penulis: Muhammad Bagus Fatihulridla Ivan Patrovich Pavlov, seorang dokter juga fisiolog asal Rusia yang pada awal abad 20 menggegerkan dunia. Ia menemukan teori yang dalam psikologi modern yang disebut Classical Conditioning atau “Pengondisian Klasik”.  Classical Condotioning ialah keadaan di mana stimulus (rangsangan) buatan mampu menimbulkan respons sebagaimana stimulus alami. Ini bisa terjadi dengan mengumpulkan dua…

Lanjutkan
Sa'ad bin Abi Waqqash

Sa’ad bin Abi Waqqash Sejarah yang Terpendam, Harapan yang Diinginkan

“Sa’ad bin Abi Waqqash”(Sang Pemanah, Mustajab Dalam Do’a) Oleh: Mokhammad Ikhsan Nawawi“Ya Allah, kabulkanlah do’a Sa’ad bila ia berdo’a kepada-Mu.”Begitulah do’a Nabi Muhammad Saw. kepada sahabat yang bernama lengkap Sa’ad bin Abi Waqqash bin Malik bin Uhaib bin ‘Abd Manaf Az-Zuhri. Beliau akrab dipanggil dengan julukan Abu Ishaq, dan digelari dengan nama Faris al-Islam. Salah…

Lanjutkan

Malakah Turats

      Malakah atau secara terjemah adalah watak, atau biasa diungkapkan sebagai sifat yang menancap kuat yang dihasilkan dari pergumulan yang intens atas suatu hal. Pengulangan yang secara konsisten dialami oleh manusia pada suatu hal secara alamiah akan menumbuhkan watak dalam diri manusia. Tak terkecuali watak bahasa pada manusia. Dalam hal bahasa, pendengaran menempati posisi sentral…

Lanjutkan
Mengenal Studi Tafsir di Pesantren

Mengenal Studi Tafsir di Pesantren

Oleh: A. Zaeni Misbaahuddin A* Kajian tafsir di pesantren bukanlah hal yang asing bagi kita, terlebih di Pondok Lirboyo tercinta ini. Bagaimana tidak? Sejak tingkatan Aliyah kita sudah dijejali dengan Itmam al-Dirayah gubahan Imam as-Suyuthi. Meski kitabnya tergolong tipis tapi tidak dengan isinya. Para Masyayikh pun turut serta membacakan Tafsir al-Jalalain karya monumental dari dua…

Lanjutkan
Menjadikan Musibah Sebagai Wasilah

Menjadikan Musibah Sebagai Wasilah

Menjadikan Musibah Sebagai Wasilah | Dikisahkan dari kitab Kifayatul Awam buah karya dari Syaikh Muhammad Fudhali, bahwa Nabi Musa As. pernah sakit gigi dan mengaduakn hal ini kepada Allah. Mendengar keluhan Nabi Musa, Allah memerintahkannya untuk mengambil sejenis rumput di tempat yang telah ditentukan untuk diletakkan di atas giginya yang sakit. Nabi Musa melaksanakan apa…

Lanjutkan

Pandangan Mufasirin Berkenaan Kisah Israiliyat

Berkenaan dengan kisah Israiliyat, para Mufasirin memiliki sudut pandang masing-masing. Pandangan yang akan diuraikan di bawah ini merupakan kajian yang telah diteliti secara mendalam oleh para ahli tafsir yang tidak diragukan lagi kredibilitas keilmuannya dalam bidang tersebut. Pandangan yang memerinci kisah Israiliyat di antaranya: a). Kisah Nabi Daud As. dalam kacamata Imam Baidlowi merujuk tafsir…

Lanjutkan
Kisah Israiliyat

Menyoal Kisah Israiliyat

Kisah Israiliyat ialah kisah yang secara turun temurun dikisahkan dari Bani Israil. Kisah Israiliyat ini banyak kita temui menghiasi berbagai khazanah turats. Pengenalan kisah ini dalam Islam bermula dari banyaknya ahli kitab yang memeluk Islam. Setelah memeluk Islam, mereka mengisahkan kisah-kisah bangsa terdahulu yang berkembang dikalangan ahli kitab.(1) Akan tetapi banyak kisah-kisah Israiliyyat yang sulit…

Lanjutkan
Analogi Jumatan Virtual dengan Nikah Online

Analogi Jumatan Virtual dengan Akad Nikah Online

Sebagian kalangan merumuskan sah pelaksanaan Jumatan virtual dengan pola analogi terhadap kasus akad nikah yang dilakukan secara online. Menurutnya, akad nikah virtual dengan praktek wali dan suami berada di daerah yang berbeda hukumnya adalah sah. Mereka berargumen potensi gharar (spekulasi) sudah tidak wujud di era sekarang, dan ketersambungan ijab kabul secara substantif (maknawiyyan) sudah terpenuhi….

Lanjutkan