HomePojok LirboyoAktifitas Santri Lirboyo Kembali Aktif malam Ahad-13 Syawal/ 10 September

Aktifitas Santri Lirboyo Kembali Aktif malam Ahad-13 Syawal/ 10 September

0 0 likes 823 views share

LirboyoNet, Kediri – Setelah 2 bulan  lamanya (10 Juli – 10 September 2011) ribuan santri Ponpes. Lirboyo merasakan libur akhir tahun, kini mereka harus kembali melaksanakan aktifitas belajar di Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien Pondok Pesantren Lirboyo. dari pantauan Redaksi Lirboyo.net. beberapa santri terlihat datang silih berganti, ada yang sendirian dan sebagian lagi datang secara berkelompok, tak pelak suasana Ponpes. Lirboyo yang beberapa hari kemarin masih terlihat sepi kini berubah menjadi ramai kembali oleh riuh aktifitas santri yang mempersiapkan diri untuk mengikuti aktifitas yang diantaranya : Ngaji, Jama’ah, Sekolah, dan Musyawaroh.

Meski datang lebih awal dan biaya transportnya sedikit lebih mahal, namun rombongan kembali kepondok ternyata cukup diminati, seperti yang dilakukan oleh beberapa santri yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat yang insya Alloh akan diberangkatkan mulai hari Sabtu tanggal 11 Syawal (tepatnya pada tanggal 10 September), .

Selain dari Jawa Tengah dan Jawa barat beberapa daerah di Luar Jawa (Sumatera, Lampung, dan Palembang) juga melaksanakan kegiatan serupa, tercatat dari data yang tertulis kantor keamanan Ponpes. Lirboyo, terdapat 6 daerah yang telah berencana membuat rombongan, yakni Cirebon, Brebes, Pekalongan, Jabodetabek, Lampung, Riau, dan Jambi. Namun jumlah tersebut belum termasuk rombongan yang menggunakan kendaraan pribadi dan berangkat dengan keluarganya.

Meski berangkat secara rombongan cukup diminiti namun masih banyak juga, santri yang berangkat sendirian, seperti yang dilakukan oleh Muhammad, santri asal Ciledug Jawa Barat yang datang dengan menggunakan kereta pada hari Ahad (04-09-2011), ”sengaja saya berangkat lebih awal, supaya saya bisa lebih dini dalam mempersiapkan belajar” ujarnya mantap, karena saya belum tau pasti untuk masuk sekolah menyesuaikan 1 Syawal dengan Kalender yang jatuh pada hari Selasa, atau keputusan yang dilakukan oleh Pemerintah Rakyat Indonesia. Karena aktifitas belajar – mengajar di mulai aktif pada tanggal 13 Syawal (tepatnya malam Ahad tanggal 10 September),    senada dengan Ahmad, Abdulloh, seorang santri asal Magetan Jatim, yang berangkat sendirian via bus, ”karena ini adalah perjalanan perdana saya kedaerah kediri, jadi kemarin sempat salah jalur ke daerah jombang, namun untungnya tidak sampai keblablasan” ujarnya tersenyum malu.(feed)