Santri Sedang Dakwah

Betapa Santri Harus Jadi Dai Setiap Hari

Santri seharusnya menyadari statusnya yang religius itu. Salah satu konsekuensinya adalah dia harus menjadi dai dalam kesehariannya. Menjadi dai yang harus santri sandang itu bukan hanya mengamalkan ilmu ketika di pesantren, tapi hidup di tengah masyarakat. Menjadi dai atau menjadi juru dakwah harus melekat pada sanubari santri. Hati dan pikirannya harus senantiasa tertambat pada tugas…

Lanjutkan
fitnah iblis

Selalu Belajar dan Waspada dari Fitnah Iblis

Lirboyo.net-, Selalu Belajar dan Waspada dari Fitnah Iblis Syeikh Abu al-Faraj mengatakan, setiap manusia dalam penciptaannya, akan tersisip hawa nafsu dan syahwat. Karena tujuannya adalah supaya ia bisa mendapatkan sesuatu yang bermanfaat. Anak adam juga Allah berikan amarah supaya bisa menghindari sesuatu yang ia benci. Allah memberikan akal, karena supaya ia memiliki etika. Agar dia…

Lanjutkan
nonmuslim

Benarkah Harus Bersikap Keras Kepada Non-Muslim?

Sebagian orang, ada yang memiliki mindset bahwa bersikap keras kepada non-Muslim merupakan bagian dari sikap seorang Muslim sejati. Pola pikir seperti ini tentunya perlu ditinjau ulang, sebab sebagaimana jamak diketahui bahwa ajaran Islam penuh dengan kasih sayang. Lalu, benarkah harus bersikap keras kepada non-Muslim? Tulisan ini akan menguraikan interpretasi para mufassir terkait Q.S. al-Fath ayat…

Lanjutkan

Mencampur Pemakaman Muslim dan Non-Muslim

Mencampur Pemakaman Muslim dan Non-Muslim Assalamualaikum Wr. Wb. Kami mau bertanya, apakah diperbolehkan mengebumikan jazad seorang Muslim di pemakaman Non-Muslim? Memandang akhir-akhir ini banyak sekali berita kematian di beberapa daerah yang tidak memungkinkan untuk dipisah di tempat pemakaman yang berbeda. Terimakasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. [Sholehuddin, Pati] Admin – Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Hukum asal ketika mencampur…

Lanjutkan

Syaikh Wasil Kediri: Muslim Pertama di Indonesia (2-habis)

Baca dulu Bagian I Prof. Dr. Habib Mustopo, guru besar Universitas Negeri Malang yang melakukan penelitian dengan basis data historis dan arkeologis menyimpulkan bahwa tokoh Syaikh Syamsuddin al-Wasil yang dikebumikan di makam Setana Gedong adalah ulama besar yang hidup pada abad ke-12, yaitu pada masa kerajaan Kediri. Jika nama al-Wasil tercantum pada inskripsi Setana Gedong,…

Lanjutkan

Pentingnya Iman dan Menjadi Pribadi Bermanfaat

Dalam hal beribadah, seringkali kita temui atau justru kita merasakan gelisah, bingung, atau bahkan timbul rasa keragu-raguan dalam menjalaninya. Perasaan itu muncul diantaranya karena kita tidak tahu mana ibadah yang perlu kita dahulukan setelah ibadah wajib. Dalam agama Islam –diluar  ibadah wajib, banyak sekali kita temukan ibadah-ibadah lain atau yang kita kenal dengan istilah ibadah…

Lanjutkan

Transformasi Masyarakat Transisional Menuju Masyarakat Madani

“Al Insanu Madaniyyun bi at Thab’i.” Manusia adalah makhluk berperadaban secara instingtif, demikian Ibnu Khaldun dalam karya fenomenalnya. Jika manusia disebut sebagai makhluk berperadaban, kita tidak dapat memisahkankannya dari definisi lain manusia, yang dikatakan para pakar sebagai “Hewan yang bisa berpikir.” Kemampuan untuk berpikir ini bersumber dari anugerah yang diberikan Allah Swt pada manusia, yaitu…

Lanjutkan

Kontruksi Nalar dan Perkembangan Ahlus Sunnah wal Jamaah

Menilik sejarah umat Islam di masa akhir khilafah dan masa-masa setelahnya, Ahlus Sunnah Wal Jamaah merupakan kekuatan riil yang berkembang dan mengakar melalui perjuangan di luar lingkaran pertikaian. Saat konflik mulai merusak berbagai sendi kehidupan umat, sekelompok sahabat dan generasi sesudahnya selalu bersikap tawasuth; mengambil jalan tengah, dan tawazun; seimbang di dalam menyikapi setiap persoalan,…

Lanjutkan