Tag Archives: Moslem Indonesia

Mbah Yai Idris & Mbah Yai Anwar Tunaikan Ibadah Haji

LirboyoNet, Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH. A. Idris Marzuqi dan KH. M. Anwar Manshur, menunaikan ibadah Haji, beliau berdua bersama dengan KH. Hasyim Muzadi dan beberapa staf Kantor Kementerian Agama RI, dalam kapasitas sebagai Amirul Hajj Republik Indonesia.  Sabtu sore kemarin (22/10/2011) di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng bertolak menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Beberapa anggota keluarga tampak mendampingi keberangkatan Mbah Yai Idris dan Mbah Yai Anwar, diantaranya, KH. Atho’illah S. Anwar, Agus Yasin EMKA, KH. Fahrurrozi Burhan, Agus H. Adib Anwar dan Ustad H. Muhlas Noer mewakili pengurus Pondok. Tepat pukul 16.00 WIB  Mbah Yai Idris, Mbah Yai Anwar, KH. Hasyim Muzadi beserta Staf Kemenag memasuki Pesawat Saudi Arabia Air, untuk selanjutnya take off menuju Jeddah.

Sebelumnya, Jum’at siang (21/10) Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, puluhan ustad dan ratusan Santri Putri P3HM (Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadiaat), melepas kepergian KH. M. Anwar Manshur di depan Gerbang Pondok, menuju bandara Juanda Surabaya untuk selanjutnya transit di Kediaman Besan beliau di Provinsi Banten.

[ads script=”1″ align=”center”]

Selang beberapa waktu kemudian, Jum’at Malam (21/10) KH. A. Idris Marzuqi juga bertolak menuju Surabaya,  namun beliau tidak langsung menuju Jakarta, akan tetapi beliau singgah terlebih dahulu di kediamannya Surabaya, karena fisik beliau yang membutuhkan banyak istirahat. Sehingga keesokan harinya baru terbang menuju Jakarta. Keberangkatan beliau diantarkan oleh Handai taulan, puluhan Pengurus Pondok dan pengajar PP. Lirboyo di depan Kediaman beliau.

Ketua satu Pondok Pesantren Lirboyo. Ust. H. Muhlas Noer mengatakan, “kami berharap seluruh santri, alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Lirboyo, berkenan mendo’akan para Masyayikh Lirboyo yang sedang menunaikan Ibadah Haji, semoga mereka senantiasa diberikan Kesehatan dan kekuatan sehingga mampu melaksanakan semua rukun Haji dengan sempurna,” ujarnya mantap, lebih lanjut Ustad kelahiran Malang ini berharap agar para santri dan Alumni bersedia membacakan Do’a setiap bada Sholat Fardlu, dengan harapan agar para Masyayikh Lirboyo, dapat kembali ketanah air dengan selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun crew lirboyo.net, Selain KH. A. Idris Marzuqi dan KH. M. Anwar Manshur, keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo yang pada tahun ini melaksanakan ibadah Haji melalui jalur Reguler adalah KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus beserta Ibu Nyai, Kyai Abdul Kholiq Ridwan dan Agus Ibrahim Hafidz. Diperkirakan akhir bulan November seluruh Masyayikh Lirboyo yang menunaikan Ibadah Haji akan kembali ketanah Air. riff

Semangat Baru Berkat Dawuh Masyayikh

LirboyoNet, Kediri – Wajah baru kepengurusan Pondok Pesantren Lirboyo masa bakti tahun 2011-2012 M. telah resmi di lantik oleh Masyayikh  Pondok Pesantren Lirboyo.

Kedisiplinan, Kekompakan dan keihlasan ibarat satu kesatuan yang tak akan bisa terpisah, Pesan beliau Romo yai Anwar Manshur pada saat pengarahan sidang pleno ke-1 Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri.

Diantara yang hadir dalam sidang pleno ke-1 adalah seluruh pengurus dan Masyayikh Pondok pesantren Lirboyo, diantaranya: Romo Yai Muhammad Anwar Manshur, Romo Yai Muhammad Abdul Aziz Manshur, KH. Nurul Huda Ahmad dan Agus Yasin Emka.

Sidang pleno yang ada di PP. Lirboyo adalah sidang yang berisi pembacaan hasil kebijakan Badan Pembina Kesejahteraan Pondok Pesantren Lirboyo berupa: resafel pengurus dan kebijakan-kebijakan lainnya, Sekaligus tonggak awal pelaksanaan tanggung jawab.

Kantor Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo tepatnya tanggal 16 Dzulqo’dah 1432 H./14 Oktober 2011 M Pukul 20.00 Wis menjadi saksi bisu di gelarnya acara pelantikan tersebut.

Pembacaan hasil ketetapan Badan Pembina Kesejahteraan Pondok Pesantren Lirboyo oleh Agus Abdul Qodir Ridlwan selaku Ketua Umum Pondok Pesantren Lirboyo.

Diantara pesan Romo Yai Muhammad Abdul Aziz Manshur:

جدد السفينة فاءن البحرعميق الحديث “ Perbaharuilah perahu kalian, karena laut yang akan engkau arungi bertambah dalam”. Dawuh itu memang sangat tepat, karena ibarat kapal semakin ke tengah maka ombak dan angin pasti akan lebih besar juga, apalagi kalau kita tidak punya pegangan, maka kita akan terombang-ambing oleh ombak.

Disamping itu dawuhnya Yai Anwar juga tak kalah mendalam, yaitu” Relakanlah jiwa ragamu hanya untuk mengabdi ke Pondok Pesantren Lirboyo”. Nang