Tag Archives: Ittihadul Muballighin

Safari Dakwah Rutinan Santri Lirboyo

LirboyoNet, Kediri- Kamis sore kemarin (01/03) hari cerah tidak seperti biasanya. Matahari nampak mulai surup dari kejauhan, di sore itu pula puluhan santri berkumpul di gedung rusunawa ponpes Lirboyo. Mereka adalah para delegasi safari dakwah rutinan, yang terdiri dari mahasantri Ma’had Ali Lirboyo semester 2, dan 4. Mereka dikirim ke berbagai pelosok desa di kecamatan Semen, Grogol, dan Banyakan, yang kesemuanya masih masuk lingkup wilayah Kediri. Dakwah memang sengaja menyasar kawasan-kawasan pedesaan yang sangat membutuhkan. Dan sore kemarin menjadi pemberangkatan terakhir, setelah sekitar delapan belas kali para delegasi dikirim sejak awal tahun pelajaran di Madrasah.

Sebelum diberangkatkan, para delegasi menerima pengarahan dan bimbingan dari beberapa penasihat, dan dewan dosen pengajar Ma’had Ali. Ust. Luqman Hakim, salah satu dosen pengajar semester 2 Ma’had Ali menuturkan, sebagai delegasi dakwah, santri harus memiliki strategi dakwah yang jitu. Agar masyarakat yang menjadi sasaran dakwah tidak mudah merasa jenuh. “Jangan sampai membuat masyarakat bosan. Buat mereka terkesan, sehingga nantinya akan butuh siraman-siraman rohani lagi.” Tutur beliau.

Untuk sore kemarin, ada sekitar tiga puluh enam delegasi yang diberangkatkan. Dan dari sekian delegasi ada yang sudah lebih dari sekali ikut berdakwah. Sebut saja Soleh , mahasantri semester 4 ini sudah lebih dari tiga kali ikut dikirim. Memang mahasantri tidak setiap minggu dikirim, sebab sistimnya dibuat sistim rolling, bergilir setiap bagian kelas.

Komentar dan antusiasme dari masyarakat sangat tinggi, dibuktikan dengan komentar dari salah satu mediator di desa Ngesong, kecamatan Banyakan yang sangat merasa terbantu dengan kehadiran delegasi dakwah. Dengan adanya acara dakwah rutinan, secara tidak langsung akhirnya masyarakat awam mau memgikuti aktifitas keagamaan di masjid. “Kalau saya, yang penting masyarakat mau ke masjid.” Tutur bapak mediator.][

Muallafnya Warga Pasuruan saat Safari Ramadan

LirboyoNet, Pasuruan—Selasa (30/05) lalu, keluarga besar Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM), khususnya LIM cabang Pasuruan dilanda kebahagiaan. Pasalnya, kegiatan Safari Ramadan di daerah mereka mendapat hadiah berupa kemauan beberapa warganya untuk masuk agama Islam.

Ada dua perempuan paruh baya yang mengucapkan syahadat pertamanya malam itu. Dengan disaksikan oleh imam masjid, dan delegasi Safari Ramadan, keduanya dengan mantap meyakinkan diri mereka dan hadirin bahwa mereka benar-benar ingin menjadi pribadi yang muslim dan taat.

Keduanya adalah warga kecamatan Tosari. Masyarakat di daerah ini memang sangat minim pengetahuannya akan agama Islam. Dari data panitia Safari Ramadan, orang-orang Islam di daerah itu bukanlah mereka yang terdidik agama sejak dini. Justru mayoritas dari mereka baru mengenal Islam setelah dewasa. Pada akhirnya, meskipun mereka telah memeluk agama Islam, jiwa dan prilaku mereka masih kering akan nilai-nilai Islam. Karenanya, dinilai oleh panitia safari, sangat perlu mendatangi daerah ini dan menjadikannya sebagai lahan dakwah 31 santri Lirboyo.

Secara total, Safari Ramadan daerah Pasuruan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Tosari dan Puspo. Ada delapan belas titik dakwah yang tersebar di dua kecamatan itu.][