HomeDawuh MasyayikhDawuh KH. AHS. Zamzami Mahrus: Rajin Itu Riyadhoh

Dawuh KH. AHS. Zamzami Mahrus: Rajin Itu Riyadhoh

Dawuh Masyayikh 0 6 likes 1.6K views share

Mumpung masih di pondok, harapan mempeng itu lebih besar.

Rajin belajar itu juga termasuk Riyadhoh.

Orang yang berilmu itu derajatnya akan naik, entah itu formal atau pun syariat. Kalau ilmu formal derajat akan naik dalam pandangan manusia, kalua ilmu sariat di sisi Allah mau pun manusia akan naik.

Kalau sudah umur empat puluh tahun lebih, sementara otak tidak lagi di gunakan untuk belajar atau pun mengajar itu bisa menimbulkan efek pikun.

Kita mencari ilmu supaya barokah itu diantaranya dengan memuliakan guru.

Kita tidak boleh berperasangka buruk kepada guru, walaupun terkadang ada kesalahan-kesalahan yang keluar dari guru. Yang baik, kita harus tetap khusnudzon.

Walau pun mungkin saja murid itu menjadi lebih alim dari gurunya, tetapi yang baik harus tetap memuliakan sang guru.

Bukan berarti kita memuliakan orang lain, lalu kita menjadi rendah. Tetapi insyaallah kita juga akan dimuliakan orang lain.

Anak yang paling beruntung adalah anak yang betah di pondok, karena potensi maksiat lebih kecil.

Orang tua yang menafkahi anaknya di pondok, Insyaallah rizkinya berkah.

Jangan sampai kita jadi orang yang kapok (jera) mondok. Kapok mondok itu misalnya ada alumni pondok yang sukses lalu setelah punya anak ia tidak memondokkan anaknya.

Dakwah yang baik yaitu kita meneruskan dakwahnya Walisongo.

Para santri agar benar-benar menkuni ilmu fikih

Saya sangat bersukur dan senang sekali Bahtsul Masa’il ini bisa tetap berjalan, karena itu tandanya masih banyak santri yang menekuni ilmu fikih.

-disarikan dari dawuh beliau diacara penutupan Bahstul Masa’il Kubro Pondok Pesantren Lirboyo 21 Pebruari 2019 M. di serambi masjid PP. Lirboyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.