HomeAngkringPerjodohan Sahabat Nabi

Perjodohan Sahabat Nabi

0 2 likes 72 views share

Dalam suatu kesempatan, Salman al-Farisi berkeinginan untuk menikahi seorang gadis Bani Laits. Lantas ia meminta sahabatnya, Abu Darda’, yang kebetulan termasuk keluarga dari gadis tersebut untuk melamar gadis itu untuk Salman al-Farisi.

Abu Darda’ pun menemui keluarga gadis yang dimaksud. Kepada mereka, Abu Darda menceritakan kebaikan Salman al-Farisi sebagai sahabat yang lebih dulu memeluk agama islam. Setelah bercerita, tibalah Abu Darda mengutarakan maksud kedatangannya untuk melamar anak gadis mereka bagi Salman al-Farisi.

Kami tidak akan menikahkan anak gais kami untuk Salman. Akan tetapi kami akan menikahkannya denganmu”, kata keluarga tersebut.

Pada akhirnya, Abu Darda’ pun bersedia menikahi gadis tersebut. Tak berselang lama, ia pulang dengan tujuan hendak menemui Salaman al-Farisi.

Aku malu menceritakannya padamu, karena suatu hal telah terjadi” kata Abu Darda’.

Apa itu wahai Abu Darda’?” tanya Salman al-Farisi.

Abu Darda’ menceritakan semuanya. Mendengar cerita tersebut, Salman al-Farisi justru berkata, “Seharusnya aku yang lebih malu karena melamar seorang gadis yang pada kenyataannya Allah menakdirkannya denganmu”.

Semoga Allah meridlai dan membahagiakan kedua sahabat tersebut.

 

_______________

Disarikan dari kitab Shifat As-Shafwah, karya Ibnu al-Jauzi.