Seharah kemerdekaan Negara indonesia

Memerdekakan Sejarah Kemerdekaan

Memerdekakan Sejarah Kemerdekaan,- Perayaan kemerdekaan RI selalu menjadi momen yang meriah setiap tahunnya; berbagai macam kegiatan dihelat, ribuan bendera, dan pamflet ‘Selamat Dirgahayu’ dipasang di mana pun dan dengan cara apapun di seluruh pelosok negeri. Kumandang Lagu Kemerdekaan berulang menggaung seantero Nusantara. Namun, situasi ini tak berbanding sebaliknya. Masyarakat lebih antusias dalam hal seremonial perayaan…

Lanjutkan
Sejarah Adzan; Awal Mula Terjadinya Adzan

Sejarah Adzan; Awal Mula Terjadinya Adzan

Awal Mula Terjadinya Adzan Mayoritas umat Islam mengetahui masuknya waktu shalat dengan lantunan suara adzan. Adzan merupakan salah satu syiar Islam untuk memanggil umat muslim guna melaksanakan shalat wajib lima waktu. Sebagian besar umat muslim bertanya-tanya bagaimana awal mula munculnya adzan hingga saat ini dikumandangkan di seluruh penjuru dunia. Dalam riwayat sejarahnya, ketika umat muslim…

Lanjutkan
daging mentah yang masih menyisalakan darah dalam daging

Sisa Darah dalam Daging

Assalamualaikum Wr. Wb Saat hari raya Idul Adha, masyarakat muslim hampir seluruhnya dapat merasakan daging kurban. Berbagai menu olahan daging dibuat, mulai dari sate, gule, rendang, dan lain-lain. Namun, permasalahan muncul ketika proses perebusan daging mentah. Yang mana, air rebusan tersebut seketika menjadi kemerah-merahan. Secara pasti, hal tersebut berasal dari sisa-sisa darah dari dalam daging…

Lanjutkan

Hukum Menolak Pemerintahan Zalim

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimanakah hukumnya menolak pemimpin negara yang zalim dan fasik? Apakah boleh bagi umat Islam untuk tidak mentaatinya? Terimakasih, mohon jawabannya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. (Aryadi, Depok) _________________________ Admin- Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Seorang pemimpin dan penyelenggara negara (pemerintah) merupakan hal mutlak yang harus ada dalam menunjang keberlangsungan dan kemaslahatan kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun,…

Lanjutkan

Abdul Hamid Sa’ad; Pemimpin yang Menanggung Kebutuhan Rakyat

Dulu, musim kemarau panjang pernah melanda beberapa wilayah di negara Mesir. Pada saat itu, Abdul Hamid bin Sa’ad menjadi kepala pemerintahannya. Abdul Hamid pun berkata, “Demi Allah, sesungguhnya aku telah memberitahukan kepada setan bahwa akulah musuhnya.” Kemudian, seluruh kebutuhan rakyat ditanggung olehnya. Ia berhutang kepada para saudagar yang kaya raya. Total hutang yang menjadi tanggungan…

Lanjutkan

Khutbah Jumat: Tipe Amalan Yang Paling Dicintai Allah Swt.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ لَهُ الْحَمْدُ كُلُّهُ وَ لَهُ الْمُلْكُ كُلُّهُ وَ بِيَدِهِ الْخَيْرُ كُلُّهُ وَ إِلَيْهِ يَرْجِعُ الْأَمْرُ كُلُّهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ فِيْ ذَاتِهِ وَ أَسْمَائِهِ وَصِفَاتِهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَفْضَلُ مَخْلُوْقَاتِهِ أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى أَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ الْمُقْتَدِيْنَ…

Lanjutkan

Jangan Pernah Mencaci-maki Pemerintah

Para ulama Ahlussunnah wal Jamaah memiliki cara dakwah yang damai, santun, dan menyejukkan. Mereka tidak pernah teriak-teriak apalagi mencaci-maki. Karena tindakan tersebut tidak menunjukkan perilaku mukmin sejati. Al-Ghazali—ulama dan sufi kenamaan—pernah menjelaskan dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin: وَإِنَّمَا الْمُحَرَّمُ اسْتِصْغَارٌ يَتَأَذَّى بِهِ الْمُسْتَهْزَأُ بِهِ لما فِيهِ مِنَ التَّحْقِيرِ وَالتَّهَاوُنِ “Adapun yang diharamkan adalah mencaci-maki yang dapat…

Lanjutkan

Ulama dan Umara, Kepercayaan Demi Kemaslahatan

Setelah tiga abad lebih menjadi negara terjajah, negeri ini akhirnya dapat mengibarkan merah putih dengan tangis haru dan pilu bersama meneriakkan proklamasi. Seumur jagung kemerdekaan diproklamirkan, blok sekutu datang untuk mengembalikan Indonesia kepada administrasi pemerintahan Belanda. Pesawat terbang meraung-raung diatas Kota Surabaya. Artileri super canggih didatangkan untuk bermanuver dan mengancam pribumi dalam operasi gagak. Namun…

Lanjutkan

Siyasat Politik Ulama Plat Merah

Dalam rekam sejarah, sistem kenegaraan paling ideal adalah masa kepemimpinan Rasulullah saw. dan Khulafaur Rasyidin. Rasulullah SAW. membuat Piagam Madinah— yang oleh Prof. Jimly Ash-Shiddiqy—sebagai konstitusi tertulis pegama dimuka bumi yang menjamin keberlangsungan pluralitas bangsa. Dengan Piagam Madinah, Rasulullah saw. menjamin keberlangsungan tata kelola kehidupan yang pluralis, bahkan soal kebebasan keyakinan beragama sekalipun. Kesuksesan yang…

Lanjutkan