Tag Archives: Pondok NU

NU Millenial Digital Camp PWNU Jatim

LirboyoNet, Surabaya-Untuk meningkatkan kader milenial NU di tengah semaraknya doktrin-doktrin radikal lewat media sosial Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menggelar acara yang bertajuk NU Millenial Digital Camp, yang dilaksanakan 6-8 September 2019.

Dalam acara tersebut, terdapat tiga kategori kelas yakni jurnalistik, desain grafis, dan pengelolaan media sosial yang dihadiri oleh segenap delegasi dari PCNU, lembaga, Badan Otonom, dan perwakilan Pondok Pesantren Jawa Timur.

Rofi’i Boenawi, selaku panitia acara tersebut mengatakan “Salah satu tujuan dihelatnya NU Millenial Digital Camp adalah ijtihad kreatif untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda NU dalam melakukan dakwah via media sosial. Karena pada era Rasulullah, dakwahnya bil lisan. Sekarang dakwahnya bil IT.”

Acara tersebut resmi dibuka oleh Wakil Sekretaris PWNU Jatim Dr. H. Muhammad Hasan Ubaidillah, SHI, M.Si,. Beliau menandaskan pentingnya penguasaan media di era disrupsi. Menurutnya, disruption era ditandai dengan perubahan yang serba cepat dan mudah.

Selama tiga hari itu, peserta diberi wacana dan materi seputar apa saja yang dibutuhkan untuk dakwah di media sosial yang marak.

Ada yang menarik dari pemaparan pemateri terakhir oleh Bapak Hilmi Muhammad Noor yang menyampaikan seputar spirit dakwah digital. Berketepatan dengan bulan Muharram 1441 H, menurut beliau, sudah saatnya bagi Kiai-kiai NU untuk hijrah seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW,. Seorang Kiai harus melakukan inovasi dakwah melalui media sosial. Menurut tutor sudah saatnya Kiai-kiai di endors dalam berdakwah oleh santri-santri milenial ini. Jadi, bukan hanya orang awam saja yang berhijrah.

Penutupan acara dilaksanakan di Gedung PWNU lantai 3, Minggu 8 September 2019 pukul 15:18 Wib dan dihadiri oleh Ir. Muhammad Qadri selaku Wakil Ketua PWNU Jatim, sekaligus memberikan sambutan dan doa penutup.

Tubagus Godhonfar (asal Karawang) dan Niqo Maimun (asal Palembang) merupakan dua santri Pondok Pesantren Lirboyo yang mengikuti acara tersebut sebagai delegasi utusan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri.[]

Pendaftaran Siswa I’dadiyah Dibuka

LirboyoNet, Kediri – Terhitung mulai tanggal 19 Oktober 2011, Pendaftaran bagi siswa baru I’dadiyyah (Persiapan) MHM (Madrasah Hidayatul Mubtadi’ien) telah dibuka, hal ini sesuai dengan kalender kerja yang telah disusun oleh pengurus Madrasah Hidayatul Mubtadi’ien, yakni pada saat pendaftaran siswa baru untuk tingkatan Ibtida’iyyah, Tsanawiyyah dan Aliyah ditutup, maka Tingkatan I’dadiyyah dibuka.

Sekretaris Umum MHM, Ustad Kholil ketika diwawancarai oleh Crew Lirboyo.net mengatakan, “Pada dasarnya pembukaan pendaftaran siswa baru tingkat I’dadiyah ini merupakan solusi, untuk menampung Siswa dan Santri baru yang tidak bisa mengikuti kegiatan belajar tingkat Ibtida’iyyah, Tsanawiyyah dan Aliyah,” Ujarnya. Lebih lanjut ustad kholil menambahkan, siswa tingkat I’dadiyyah kurikulumnya disesuaikan dengan pelajaran kelas 3 dan 4 Ibtida’iyyah, namun ini disesuaikan dengan keadaan. Sebab jika siswa baru tersebut digabungkan dengan kelas yang sudah berjalan maka dikawatirkan akan tertinggal pelajaran.

Ustad Kholil juga menambahkan, pendaftaran dibuka setiap hari kerja, yakni selasa, kamis dan ahad, pukul 9 hingga pukul 11.00 Wis. “Jangan lupa membawa Past Foto Hitam Putih ukuran 3×4, dengan memakai Kopyah Hitam,” ujarnya sembari mengingatkan,

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh crew Lirboyo.net, pada tahun ini, sebanyak 6 kelas dibuka untuk tingkat I’dadiyyah, dengan rincian sebagai berikut. Iddadiyyah awal untuk santri pemula disiapkan sebanyak 2 kelas dan ‘Idadiyah tsani untuk santri lanjutan disipakan sebanyak 4 kelas. Adapun staf pengajar yang disiapkan adalah sebanyak 12 orang, yang berasal dari siswa MHM yang lulus tahun 2011.riff