HomeAngkringTaubat, Seorang Tunasusila Lahirkan Nabi

Taubat, Seorang Tunasusila Lahirkan Nabi

0 5 likes 101 views share

Sebuah cerita unik tempo dulu dari kaum bani Israel, tentang seorang tunasusila. Wanita cantik jelita yang kehadirannya meresahkan orang disekitar karena keelokan paras dan penampilannya.Wanita ini selalu duduk di depan ruang rumahnya dengan pose yang menggoda, pintu rumahnya selalu terbuka, sehingga orang yang lewat akan melihatnya dari luar sehingga terpesona.

Setiap orang yang ingin masuk kerumah wanita ini dikenakan “tarif”. meski demikian, banyak orang yang tertarik untuk bisa masuk kerumah tersebut.

Suatu kesempatan, tanpa disengaja seorang ahli ibadah lewat di depan rumah wanita itu, matanya sampai juga ke dalam isi rumah itu. Saat yang sama wanita tersebut sedang duduk di atas dipannya. Serr, desiran setan mendesir hebat dalam hati Si ahli ibadah itu, dengan susah payah ia berdoa dan memaksakan diri untuk menghilangkan godaan setan dalam hatinya. Lama sekali.

Namun gagal, gejolak hatinya terus mengajak serong. mengakui kalah, tanpa basa-basi ia menjual perkakas rumah yang ia punya guna membeli “tiket” masuk, setelah terkumpul dan cukup untuk membeli, ia pun pergi menemui wanita tersebut.

Ia serahkan segepok uang kepada penjaga kasir yang ada di depan rumah, sedangkan  si wanita menyuruhnya untuk sejenak menunggu, ia akan mempersiapkan diri untuk menyambut sang tamu, ia berbenah, memoles wajahnya dan mengenakan pakaian yang terbaik.

Setelah dirasa cukup, ia duduk seperti biasanya, lalu menyuruh ahli ibadah tadi untuk masuk. Setelah masuk, ahli ibadah tadi segera duduk berdampingan dengan wanita yang diharap-harapkan ini. Tanpa selang panjang, ia julurkan tangannya untuk meraih tubuh perempuan di sampingnya tersebut.

Tiba-tiba, belum saja melakukan hal-hal dusta, sampai akhirnya datanglah kasih sayang Allah kepada ahli ibadah ini, berkat ibadah-ibadah yang ia lakukan waktu dulu, terbersit dalam hatinya bahwa Allah mengawasi semua yang ia perbuat.

Bahwa aku sekarang berada pada perilaku yang terlarang. Amal ibadahku akan lebur tak tersisa. Hatinya bergetar hebat, rasa takut yang dahsyat ia alami, raut mukanya berubah drastis, pucat pasi, tubuhnya geloyoran.

Melihat perubahan-perubahan yang dialami pria disampinya, wanita ini bertanya

Ada apa denganmu?”

“Aku takut kepada Tuhanku, izinkan aku keluar dari sini,”  jawabnya.

“Kamu gila, banyak orang yang ingin menikmatiku, mereka hanya bisa menelan ludah tak kesampaian.  sedangkan kamu sekarang sudah berada disini malah ingin keluar sebelum melakukan apa-apa,” Tukas wanita tersebut merasa heran dengan apa yang terjadi di hadapannya.

Aku takut Allah. sudah, uang yang kuberikan kepadamu halal untuk kau miliki, sekarang izinkan aku keluar dari sini,” kata si ahli ibadah kukuh pada pendiriannya.

Apa engkau belum pernah melakukan hal ini sebelumnya?” tanya si wanita penasaran dengan sikap ahli ibadah.

Belum.

Dari mana asalmu? dan siapa namamu?” tanya si wanita menyelidik.

Dari daerah ini, namaku ini,” jawabnya tak sabar ingin cepat enyah dari tempat maksiat ini.

Dengan terpaksa wanita tersebut merelaka pria ahli ibadah ini keluar rumah, setelah keluar ia langsung menyerapahi dirinya, kenapa ia begitu bodohnya melakukan hal yang keji ini, penyesalan yang sangat mendalam ia rasakan, ia menangis, ia raup segenggam pasir lalu menyawurkan di kepalanya.

Diwaktu bersamaan, dengan perantara keberkahan ahli ibadah ini, wanita lajang tadi merasakan guncangan batin yang tak kalah hebatnya. Tiba-tiba rasa takut menyelimutinya.

“Laki-laki ini baru saja melakukan satu dosa kecil, namun ia sudah merasakan ketakutan yang mencengangkan, sedangkan aku sudah tak terhitung jumlah dosa yang kuperbuat, sekian tahun lamanya, tak merasakan apa-apa. padahal Tuhan yang ia takuti pun adalah Tuhanku juga. Seharusnya akulah yang lebih merasakan takut dibanding laki-laki ini.”

Setelah kejadian batin ini, ia pun bertobat dari perbuatannya, ia kunci pintu rumahnya dari yang sebelumnya selalu terbuka bagi siapapun. Ia mulai menutup auratnya rapat-rapat dari yang sebelumnya selalu menggoda bagi siapa yang melihat. Ia lekas mengabdikan diri untuk beribadah dengan sepenuh penyesalan.

Setelah sekian lama ia ibadah, terbersit dalam hatinya “Kenapa aku tidak mendatangi laki-laki yang kemarin datang kepadaku itu, siapa tahu ia mau menikahiku, sehingga aku bisa belajar darinya tentang agama, dan ia akan menjagaku.”

Segeralah ia mempersiapkan diri dengan membawa semua harta dan pelayannya, sampailah ia disebuah daerah yang disebut laki-laki itu dulu. Setelah sedikit bertanya dimana rumah ahli ibadah itu, dipanggillah ia bahwa ada seorang wanita yang mencarinya.

Keluarlah si ahli ibadah tadi dari tempat ibadahnya, setelah mereka berhadapan, si wanita membuka penutup wajahnya, seketika ahli ibadah tahu siapa gerangan wanita dihadapannya ini.

Memori masa lalu antar keduanya terekam kembali dalam benaknya. Takut terjadi hal-hal lain. Seketika ia teriak dengan sangat keras, sampai akhirnya ruhnya keluar dari jasad, mati.

Sedih sekali si wanita itu, ia menempuh perjalanan jauh supaya dinikahi oleh laki-laki idamannya dan menjadi seorang hamba yang taat namun setelah bertemu ia meninggal.

Ia tak ingin jerih payahnya tak menghasilkan apa-apa “Adakah dari kerabat laki-laki ini yang mau dengan wanita seperti saya,” tanyanya kepada orang disekitar. menawarkan diri.

“Ia mempunyai saudara laki-laki, hanya saja saudaranya ini sangatlah miskin,” jawab masyarakat sekitar.

“Tak apa, aku mempunyai banyak harta untuk keperluannya.”

Segera ia mencari kerabat laki-laki tadi, singkat cerita merekapun sepakat menjalin hubungan keluarga, setelah waktu berselang, pasangan ini dikarunia tujuh orang anak, yang ternyata kelak dari ketujuhnya semua menjadi nabi yang diutus kepada kaum bani israel.

Subhanallah. Dahsyatnya taubat yang didasari atas ketulusan, semoga kita mampu dengan segera bertaubat dari dosa-dosa setiap harinya. Amiin [ABNA]