Pendahuluan
Ramadhan sebentar lagi akan berlalu, namun semangat beribadah yang telah terbentuk selama bulan suci ini sebaiknya tetap kita jaga. Salah satu cara untuk melanjutkan kebiasaan ibadah adalah dengan tetap menjalankan puasa sunnah setelah Ramadhan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga istiqamah dalam melaksanakan puasa sunnah:
Memahami Keutamaan Puasa Sunnah
Mengetahui keutamaan puasa sunnah akan memotivasi kita untuk terus menjaganya. Beberapa puasa sunnah yang syariat anjurkan setelah Ramadhan, antara lain:
- Puasa Syawal: Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri memiliki keutamaan seperti puasa selama setahun penuh.
- Puasa Senin dan Kamis: Puasa ini merupakan puasa yang biasa Rasulullah SAW kerjakan dan memiliki banyak keutamaan, termasuk terangkatnya amalan kepada Allah pada hari tersebut.
- Puasa Ayyamul Bidh: Puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah yang disebut juga sebagai puasa putih.
- Puasa Daud: Puasa yang prakteknya secara selang-seling, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak, yang merupakan salah satu puasa terbaik menurut Rasulullah SAW.
Tata Cara Merealisasikan Puasa Sunnah Setelah Ramadhan
Ada beberapa terobosan yang mungkin sangat bermanfaat jika kita melaksanakan guna untuk menjaga puasa sunnah selepas Ramadhan. Kurang lebih ada lima perkara yang menuntun kita untuk lebih mudah menjalankan sunnah berupa puasa selepas perginya bulan Ramadhan:
1. Membuat Niat dan Target
Menjaga istiqamah dalam puasa sunnah dapat kita mulai dengan membuat niat yang kuat dan menetapkan target. Misalnya, meniatkan untuk puasa Senin-Kamis secara rutin atau menyelesaikan puasa Syawal setiap tahun.
3. Mencari Dukungan dan Lingkungan yang Positif
Beribadah akan lebih mudah kita lakukan jika kita berada di sekitar oleh lingkungan yang mendukung. Mempunyai keluarga atau berteman dengan orang yang menjalankan puasa sunnah membuat kita termotivasi.
4. Menjadikan Puasa Sunnah sebagai Kebiasaan
Agar puasa sunnah tidak terasa berat, mulailah dengan konsisten menjalankannya secara bertahap. Misalnya, jika belum terbiasa, bisa dimulai dengan puasa Senin-Kamis sekali dalam sebulan, kemudian meningkat menjadi lebih sering.
5. Menggabungkan dengan Ibadah Lain
Menjalankan puasa sunnah akan lebih berkah jika kita iringi dengan ibadah lain, seperti memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki kualitas shalat wajib.
6. Menghadapi Rasa Malas dan Godaan
Ada kalanya seseorang merasa malas atau tergoda untuk meninggalkan kebiasaan puasa sunnah. Ingat kembali tujuan dan keutamaan puasa, serta berdoa agar Allah memberi keistiqamahan dalam menjalankan ibadah ini.
Penutup
Dengan menjaga puasa sunnah setelah Ramadhan, kita dapat mempertahankan semangat ibadah serta merengkuh pahala yang besar. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan amalan sunnah ini. Aamiin.
Ikuti kami:
Baca juga:
