Tag Archives: Hidayatul Mubtadiien

Studi Banding BUMP Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Kamis (01/08) Pondok Pesantren Lirboyo melaksanakan studi banding ke Pondok Pesantren Darul Falah Sidoarjo. Dalam agenda tersebut, anggota Tim Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) Lirboyo mengirimkan 18 orang untuk mengulas dan mempelajari tentang usaha bakery di Sidoarjo, dengan mengikuti rutinitas pabrik roti Pondok Pesantren Darul Falah tersebut.

Mulai dari proses awal pembuatan, apa saja varian roti yang dibuat, hingga manajemen pabrik yang terstruktur.

Kang Mustofa, selaku Pimpinan Cabang Pabrik yang tidak jauh dari Pondok mengatakan, “Sudah ada 15 varian roti manis yang kami buat, dan itu sesuai pesanan saja.” Ujar beliau di sela-sela perbincangan, “Sehari bisa sampai 2000 roti di setiap pabriknya.”

Pondok Pesantren Darul Falah sampai saat ini sudah memiliki 4 cabang toko dan 2 pabrik usaha bakery.

Sedikit cerita menarik, Kiai Iskandar Umar Abdul Lathif dulu ketika nyantri di Sayyid Muhammad Makkah, Beliau selalu dipanggil saat pengajian akan dimulai. Beliau diperintah untuk membeli roti dan di bagikan ke Masjidil Haram. Selesai membagikan dan kembali ke majelis, pengajian sudah selesai. Begitu pulang ke Indonesia, Beliau merintis usaha bakery ini bersamaan dengan perkembangan pondok pesantren, semuanya berkah dari perintah guru.

Ada yg unik dari Pondok Pesantren ini. Dimana setiap 5 tahun sekali diadakan Nikah Masal yang diadakan Pondok Pesantren Darul Falah. Kedua mempelai belum saling mengenal, dan untuk yang mendaftar konsekuensi yang didapatkan adalah harus menerima jodoh pilihan yang ditentukan oleh Kiai.[]

Instagram
lirboyoshop

Ujian MHM Berakhir

LirboyoNet, Kediri – Sesuai dengan kalender yang telah disusun oleh MHM, akhirnya pelaksanaan Ujian MHM dapat berakhir dengan baik. Dari yang direncanakan yakni tanggal 21 juni hingga 28 juni semua bisa terpenuhi seluruh jadwal dan diikuti oleh seluruh siswa.

Ketua pelaksana ujian semester genap MHM, Ust. Al Faqih mengatakan “secara garis besar, pelaksanaan ujian semester genap ini berjalan dengan baikk dan lancar, terbukti seluruh agenda bisa terlaksana dengan tuntas meski kami pungkiri ada beberapa kendala yang terjadi,” ujarnya bangga. Lebih lanjut ustad asal Purwodadi Jateng ini menjelaskan beberapa kendala yang menjadi bahan evaluasi panitia, adalah kurangnya perhatian penguji dan pengawas terhadap pelaksanaan arahan panitia, sehingga banyak program-program yang tidak teralisasi dengan baik, ketidak hadiran penguji pada saat pelaksanaan dan adanya salah jadwal pelaksanaan ujian.

Berdasarkan dengan keterangan yang dihimpun oleh crew lirboyo.net, jumlah peserta ujian semester genap ini berjumlah 5.195 Siswa dengan rincian 481 Siswa Kelas III Aliyah, 796 siswa kelas I dan II Aliyah, 1.568 Siswa tingkat Tsanawiyyah, 2.140 Siswa tingkat Ibtida’iyyah, dan 210 siswa tingkat Id’dadiyyah. Dari keseluruhan peserta ujian ini terbagi dua waktu pelaksanaan, yakni siang dan malam.

Menurut sekretaris pelaksanaan ujian semester genap, M. Hilmi mengatakan “ dari jumlah 5.196 siswa peserta ujian ini, terdapat 152 siswa yang terpaksa mengikuti ujian ulang (her.red) karena beberapa sebab, antara lain Naqis (Kitabnya kurang lengkap) Rodi (Hafalan Kurang sempurna), persyaratan ujian kurang, Tidak mendaftar, mencontek dan tidak hadir pada saat pelaksaan ujian. Riff

Sidang Panitia Kecil dihelat, Menyusun Kebijakan MHM tahun depan

LirboyoNet, Kediri – Satu lagi agenda penting MHM digelar tadi malam (22/05), Kegiatan yang bernama Sidang Panitia Kecil MHM ini, hadir seluruh Pengasuh, penasehat dan pucuk Pimpinan MHM. Diantaranya adalah KH. Abdul Aziz Manshur, KH. Anim Falahuddin Mahrus, KH. Ma’ruf Zainuddin, KH. Nurul Huda Ahmad, seluruh Mudier (Kepala) MHM dan beberapa perwakilan Pengajar MHM.

Dalam sidang yang dilaksanakan dua hari ini, beberapa agenda penting dibahas, sebagian diantaranya adalah menentukan personalia pengajar dalam tahun pelajaran yang akan datang, Mengevaluasi kinerja pengurus dan pengajar dalam satu tahun terakhir, dan menyusun kalender kerja tahun mendatang.

Sekretaris MHM yang juga notulen Sidang Panitia kecil, M. Mustofa Misbah mengatakan “banyaknya agenda yang dibahas dalam sidang tersebut membuat waktu pelaksanaan sidang menjadi lama, bahkan dibutuhkan waktu sampai dua hari,” Ujarnya Serius. Ustad muda kelahiran Lampung ini menambahkan, seluruh materi yang dibahas dalam sidang ini, akan di sampaikan kepada para seluruh pengurus dan pengajar MHM dalam sidang Besar MHM yang akan dilaksanakan awal Juli Mendatang. Riff

Evaluasi Pendidikan, MHM Gelar Rapat Kwartal

LirboyoNet, Kediri – (29/04/2011) Sebagai salah satu acuan evaluasi dan koreksi atas pelaksanaan Pendidikan dilingkungan Madrasah Hidayatul Mubtadien (MHM) Lirboyo Kediri, tadi malam dilaksanakan Rapat Paripurna Kwartal III (29/04), dalam rapat kali ini, hadir segenap unsur MHM mulai pengasuh, pengurus hingga Pengajar.  Dari pengasuh hadir KH. M. Anwar Manshur, dari unsur Pengurus MHM hadir seluruh pengurus teras MHM meliputi dewan Mudier (Kepala) hingga keamanan, selanjutnya dari dewan pengajar hadir seluruh Mustahiq dan Munawib dari tingkatan Idadiyah, Ibtida’iyyah, Tsanawiyah dan Aliyah.

Dalam rapat yang dilaksanakan di gedung An-Nadloh tersebut, dilaporkan berbagai macam Aktifitas MHM, mulai dari aktifitas pengurus dan pengajar, juga dilaporkan prosentase absensi pengajar sekaligus absensi seluruh siswanya. Selain itu kondisi keuangan MHM juga dimasukan dalam laporan yang dibacakan oleh Mudier III MHM Ust. Thohari Muslim. “secara garis besar aktifitas MHM berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan dan sesuai dengan harapan Masyayikh” ujarnya.

Selain melaporkan berbagai macam aktifitas MHM, dalam rapat Paripurna Kwartal ini juga dilakukan pemilihan anggota rapat panitia kecil MHM masa Khidmah 2011-2012, Panitia kecil inilah yang bertugas menyusun pengurus dan pengajar tahun depan, sekaligus membuat kebijakan-kebijakan yang strategis bagi MHM, diantaranya adalah Kalender Kerja, Anggaran dana, jadwal pelajaran dan lain-lain “Meskipun pemilihan ini bebas dan rahasia, namun kami harapkan Bapak-bapak tidak sembarangan dalam memilih, karena orang yang anda pilih adalah orang yang nantinya akan menata Madrasah yang kita cintai ini dalam satu tahun kedepan,” dawuh KH. Anwar M. Manshur.

Usai melaksanakan pemilihan anggota Rapat Panitia Kecil, KH. M. Anwar Manshur berkenan memberikan Mauidzhoh Hasanah terhadap peserta Rapat, beliau mengingatkan agar para pengajar senantiasa mengedepankan Ahlaqul Karimah dan rasa Ikhlas dalam mengajar, karena Madrasah ini tidak semata-mata mencari kepintaran saja tapi pendidikan jiwa juga, “Banyak orang yang menitipkan anaknya dipondok karena ingin anaknya lebih baik Akhlaqnya, maka sangat disayangkan jika Akhaknya tidak tertata dengan baik”. (riff)