Kesan Mendalam KH Sholahuddin Rifa’i Terhadap KH. Marzuqi Dahlan.

Saya menangi KH. Marzuqi Dahlan dan KH. Mahrus Aly. Setiap pengajian tafsir maupun yang lain, Kiai Marzuqi selalu mengulang-ngulang sehingga para santri merasa mudah untuk memahami dan meresapi apa yang dibaca oleh beliau. Dan saya percaya bahwa lirboyo, baik lingkungan maupun para masyayikh-nya memberikan keberkahan yang luar biasa.

Kiai Marzuqi dalam benak saya selain wira’i, beliau juga merupakan sosok yang tidak pernah saya lupakan dalam hidup saya. Bacaan kitab yang pernah beliau ajarkan melalui pengajian pasaran (tafsir) itu masih selalu teringat dalam benak saya.

Saya ikut ngaji kepada Kiai Marzuqi, diantaranya adalah Tafsir Jalalain. Pernah juga beliau ngorek kitab Jurumiyah, itu pun hanya sekali. Lantas beliau dawuh, “Saya membacakan kitab Jurumiyah itu layaknya seperti surat kabar saja”. Selain itu, saya juga pernah mengikuti pengajian kitab Ihya Ulumuddin meskipun hanya sebentar, lalu kitab Irsyadul Ibad dan Arbain Nawawi. Dan yang paling terkesan di antara pengajian-pengajian yang pernah saya ikuti bersama beliau, hanya kitab Tafsir Jalalain.

Baca juga: KH. Masdain: Metode Ngajar Mbah Marzuqi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.