islampos.com

Kisah As-Syibli yang Mengutamakan Siwak daripada Dinar

Kisah As-Syibli yang Mengutamakan Siwak daripada Dinar | Siwak, memiliki banyak manfaat dan keistimewaan bagi orang yang menggunakannya. Selain menjaga kesehatan, juga menjauhkan dari aroma yang tidak sedap pada mulut. Untuk mengetahui lebih lanjut manfaat dan keistimewaan siwak ini, telah diulas dalam artikel kami yang lain. Dalam beberapa kesempatan, Nabi Muhammad Saw selalu menggunakan siwak,…

lanjutkan
Photo by chaitanya pillala on Unsplash

Pandangan Bahagia dalam Islam

Pandangan Bahagia dalam Islam | Setiap keturunan anak Adam pasti sangat menginginkan agar ia dapat hidup bahagia. Sedangkan bahagia sendiri, memiliki corak yang berbeda-beda. Terkadang keadaan bahagia seseorang tidak berarti bagi orang lain. Argumen ini merupakan pendapat dari Aristoteles. Aristoteles kemudian menjelaskan pendapatnya di atas sebagaimana keadaan orang fakir akan merasa bahagia ketika dia kaya,…

lanjutkan

Ka’ab bin Zuhair: Penghina Rasulullah Saw. yang Termaafkan

Pernah suatu ketika, Rasulullah Saw. mendapatkan hinaan dan cacian yang merendahkannya dari seseorang yang bernama Ka’ab bin Zuhair. Bahkan  Ka’ab bin Zuhair memprovokasi orang-orang di masa itu untuk melawan Rasulullah Saw. Ia tak membuka pintu sedikitpun, untuk paling tidak membuktikan apakah kalimat-kalimat yang ia ciptakan ada benarnya. Ia bersyair, sebagai orang yang belum tahu kebenaran…

lanjutkan

Rahasia di Balik Makam Umar Ra. yang Bersandingan dengan Makam Rasulullah Saw.

Tatkala ajal akan menjemputnya, Amirul Mukminin Umar bin Khattab Ra. menyuruh anaknya, Abdullah, untuk menemui istri Rasulullah Saw., sayyidah ‘Aisyah. “Pergilah kepada Ummul Mukminin ‘Aisyah Ra. dan katakanlah bahwa Umar menyampaikan salam untukmu. Jangan kamu mengatakan Amirul Mukminin karena sekarang saya bukan Amirul Mukminin. Katakan Umar bin Khattab meminta izin untuk dikubur bersama kedua sahabatnya…

lanjutkan

Nabi Tidak Mengenali Umatnya?

Seorang shaleh shalat. Di tengah tasyahud, ia lupa membaca shalawat kepada nabi. Dalam mimpinya ia bertemu Nabi. “Kenapa engkau lupa membaca shalawat padaku?” “aku terlalu sibuk dengan memuja Allah dan menghamba padanya. Karena itulah aku lupa.” “apakah kau tak pernah mendengar sabdaku? Semua amal dihentikan. Doa ditangguhkan. Hingga dibacakan shalawat padaku.”  “Bahkan, ketika seorang hamba…

lanjutkan

Ketika Rasulullah Saw. Membenarkan Nasionalisme

Jiwa nasionalisme yang dimiliki Rasulullah Saw. terurai jelas dalam salah satu hadis yang menjelaskan tentang kecintaannya kepada kota Madinah: كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ، فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ المَدِينَةِ، أَوْضَعَ رَاحِلَتَهُ وَإِنْ كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا “Ketika Rasulullah Saw pulang dari bepergian dan melihat dinding kota madinah, beliau mempercepat laju ontanya. Dan bila mengendarai…

lanjutkan

Mengapa Terjadi Peristiwa Isra Mikraj?

Isra Mikraj terjadi di tengah-tengah kehidupan carut-marut bangsa Arab. Saat itu, aktivitas dakwah islam sangat sulit dan tidak kondusif. Jumlah umat Islam tak kunjung bertambah, meskipun segala daya dan upaya terus dikerahkan semaksimal mungkin. Alih-alih merespons dakwah dan mengikrarkan keislaman, orang-orang kafir justru memberi tekanan berupa intimidasi, persaingan, bahkan ancaman pembunuhan kepada umat muslim. Di…

lanjutkan

Abu Tholhah Menjamu Tamu Rasulullah Saw.

Imam al-Bukhari dan Muslim serta para pakar Hadis yang lain meiwayatkan sebuah hadis yang mengisahkan bahwa suatu hari ada seorang lelaki mendatangi Rasulullah Saw lalu berkata, “Wahai Rasulullah, aku dlama keadaan payah.” Lalu Rasulullah mengirimkan utusan pada isteri beliau untuk menanyakan adakah makanan untuk menjamu tamu. Ternyata tidak tersisa sedikit pun makanan pada siteri beliau….

lanjutkan

Hari Kasih Sayang, Lima Belas Abad Lalu

Sungguh paradoks. Hari itu seharusnya menjadi hari duka bagi penduduk Makkah. Mereka bakal kehilangan pemuda terbaiknya. Tapi Allah berkehendak lain. Ia jadikan hari itu menjadi hari tak terlupakan oleh mereka: Hari paling bahagia. Bertahun-tahun seusai menikah, Abdul Muthalib tak kunjung dikaruniai putra. Bangsa Arab di masa-masa sebelumnya mewariskan tradisi nazar untuk hal-hal yang sangat diharapkan….

lanjutkan

Makan Siang Rasulullah

Dalam suatu perjalanan, Rasulullah saw. beserta para sahabatnya berhenti di suatu tempat untuk beristirahat dan makan siang. Beliau memerintahkan para sahabat untuk menyembelih seekor kambing dan mempersiapkannya. Mendengar itu, seorang sahabat berkata, “Biar aku yang menyembelihnya” Yang lain menimpali, “Aku yang mengulitinya.” Seorang sahabat lagi berkata, “Aku yang memasaknya” Melihat hal tersebut, Rasulullah pun berkata,…

lanjutkan