Isilah Waktu Luang

Waktu kosong tanpa kegiatan sama saja dengan mobil yang didorong kemudian berjalan sendiri di sebuah jalan menurun. Jadilah mobil itu menabrak ke sana kemari tanpa tujuan. Mana kali suatu hari kita mengalami kekosongan dalam hidup, bersiap-siaplah untuk menyambut datangnya kesedihan, kesusahan, ketakutan. Sesungguhnya kekosongan kita ini akan membuka semua arsip masa lalu, masa kini dan masa depan dari panggung kehidupan. Sehingga kita berada dalam kondisi yang ruwet.

Maka, isi kekosongan yang mematikan ini dengan melakukan kegiatan yang membuahkan hasil dan bermanfaat. Kekosongan itu tak ubahnya seperti pencopet yang sedang menunggu mangsa. Begitu kita mengalami kekosongan, saat itu kita diserang gempuran ilusi dari angan-angan dan saat itulah hilang seluruh bagian dari hidup kita. Para penyembuh kesurupan selalu bilang “Jangan pernah melamun. Tetaplah ada yang diingat. Karena begitu Anda melamun, jin-jin iseng akan mengambil kesadaranmu.”

Oleh karena itu, bangkitlah mulai sekarang untuk melakukan kegiatan. Seperti sholat sunnah, membaca, bertasbih, menelaah, menulis, merapikan kitab, memperindah kamar atau memberi hal yang berguna bagi orang lain. Dijamin 50 % kebahagiaan akan kita peroleh. Apa yang harus dilakukan? Membaca buku adalah salah satu jawaban yang tepat.

[ads script=”1″ align=”center”]

 

Di sini penulis mengutip kalam-kalam ulama yang  setidaknya bisa menjadi motivasi bagi kita untuk semakin semangat melakukan kegiatan positif yang satu ini.

Abu Ubaidah mengatakan bahwa Al Muhallab pernah mengatakan kepada anak-anaknya dalam wasiatnya, “ Wahai anak-anakku, janganlah kalian berada di pasar-pasar kecuali membawa buku untuk dibaca.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.