Dawuh KH. M. Abdul Aziz Manshur

Pondok Pesantren tidak bisa diada-adakan, dan kalau ada tidak bisa dihindari. Salah satu pesan KH. Abdul Karim, santri pulang harus bisa jadi paku. Artinya, paku digunakan untuk membangun rumah sebagai tempat berteduh. Demikian juga santri, ketika pulang dari pondok dia ibarat orang yang membuat rumah yang bisa mengayomi masyarakat. Para pengurus diharapkan ikhlash dalam mengabdi…

Lanjutkan

Dawuh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus

Membaca maulid merupakan wujud syukur atas dilahirkannya Nabi Muhammad SAW. Karena diutusnya beliau ke dunia ini merupakan rahmat agung bagi seluruh umat manusia. Para santri diharapkan meraih ilmu dengan sungguh-sungguh sampai dia bisa dikatakan ‘alim, yaitu orang yang mengamalkan ilmu. Karena dengan ilmu, manusia akan menjadi lebih baik kedudukannya, akhlaknya maupun yang lainnya. Tirulah Khalifah…

Lanjutkan

Tanggung Jawab Seorang Pemimpin

Khalifah Umar bin Khathab memiliki kebiasaan berkeliling ke rumah-rumah penduduk untuk mengetahui secara langsung kondisi rakyat yg dipimpinnya. Ketika melewati sebuah rumah, Khalifah mendengar suara tangis seorang wanita. Beliau lantas menghentikan langkahnya. Didengarnya ada seorang wanita berkata kepada anak-anaknya, “Allah lah yg akan mengadili antara aku dan Umar bin Khathab.” Khalifah Umar penasaran, ingin tahu…

Lanjutkan

Wasiat KH. Marzuqi Dahlan

Sebelum wafat, K.H. Marzuqi Dahlan menyampaikan tiga nasihat dan beliau wasiatkan kepada keluarga, pengurus, dewan guru, dan seluruh santri untuk tetap dijunjung tinggi dan diugemi. Tiga wasiat beliau ialah: 1. Semua tata tertib dan peraturan pondok pesantren hendaknya ditegakkan dan dipatuhi dan jangan sekali-kali diubah. 2. Semua santri harus tetap tekun belajar dan mempertinggi himmah…

Lanjutkan

Jangan Remehkan Orang Lain

Dikisahkan, ada seorang yg hidup bergelimang dosa meninggal di pinggiran kota Bashrah. Perilaku buruknya membuat tetangganya acuh tak acuh dengan kematiannya. Sehingga istrinya tidak mendapati orang yg mau membantu membawa jenazahnya ke masjid dan pemakaman. Terpaksa istrinya mengupahi dua orang untuk membawa jenazah tersebut. Dibawalah jenazah tadi ke masjid. Juga tidak ada seorangpun yg bersedia…

Lanjutkan

Kunci Emas

Menelaah kisah anak elang yang jatuh dari sarangnya, kemudian di temukan oleh induk ayam. Hidup, besar, berkembang dan berkarakter seperti anak ayam lainnya. Suatu hari anak elang melihat elang basar terbang diatasnya, dalam fikirannya “enak menjadi elang bisa terbang, sedangkan saya  hanya seekor anak ayam” Padahal dalam dirinya ada kemampuan untuk terbang. Dari kisah anak…

Lanjutkan

Kunjungan Sang Raja Dangdut

(Lirboyo.net) Sabtu, 12 Januari 2013, Pon-pes Lirboyo kedatangan Raja dangdut, yang juga telah mencalonkan dirinya sebagai raja atau presiden Republik Indonesia, Bang Haji Raden Roma Irama. Jauh sebelum kedatangannya, tidak ada tanda-tanda penyanyi dangdut itu akan datang berkunjung. Acara penyambutan yang diselenggarakan di ndalem barat  KH. A. Idris Marzuqi baru diumumkan pukul 11.30 Wis saat…

Lanjutkan

Gus Mus dan Makrifatnya Mbah Marzuqi Lirboyo

Ada satu pengalaman menakjubkan saat Gus Mus masih nyantri di Pondok Pesantren Lirboyo. Pada saat itu pengasuhnya adalah KH. Marzuqi Dahlan. Inilah penuturan beliau. Waktu itu saya dan kawan-kawan sedang berkumpul merencanakan akan ‘ngambil’ tebu. Sebab saya dengar sebentar lagi tebu akan ditebang. Untuk itu, bersama kawan-kawan, saya berencana mencuri beberapa lonjor tebu. Kami waktu…

Lanjutkan

Pesantren, Pendidikan Primer atau Sekunder?

Selama ini, sebagian besar pendidikan pondok pesantren di Indonesia menampakan wajah yang terkesan tradisional, klasik serta apa adanya. Namun demikian tidak bisa dipungkiri dengan citra wajah yang seperti itu, justru tidak lapuk dimakan zaman. Bahkan ditengah gempuran arus globalisasi yang kian menggila dan hedonisme masyarakat yang kian meningkat, pesantren tetap mampu memikat sebagian komunitas masyarakat…

Lanjutkan