Stalking Foto Atau Video Lawan Jenis Saat Puasa

Stalking

Bagi muda-mudi zaman sekarang stalking foto dan video lawan jenis merupakan hal yang sangat wajar. Terlebih lagi dengan adanya platform yang ada seperti Instagram, saat semua orang berlomba-lomba menampilkan versi terbaik dari dirinya. Namun, di momen Ramadhan bagi sebagian orang, aktivitas yang dilakukan saat rebahan tersebut dianggap agak tabu bila dilakukan bagi orang yang sedang puasa.

Maka dari itu, dengan maksud ingin sedikit memberi kejelasan terkait hukum stalking foto dan video saat puasa, kami akan mencoba menguraikan hukum melihat foto dan video lawan jenis saat puasa dari dua sisi. Pertama hukum melihat foto dan video itu sendiri, dan kedua adalah hukum puasanya.

Baca juga

Baca juga Keindahan Islam dalam Bertetangga

Melihat Foto Atau Video Lawan Jenis

Melihat foto dan video lawan jenis hukumnya adalah boleh, karena foto dan video bukanlah bentuk riil dari seseorang. Legalitas tersebut bisa kita fahami dari analogi ulama mengenai hukum melihat lawan jenis lewat pantulan kaca. Hal tersebut diperbolehkan sebab pantulan kaca bukanlah bentuk riil dari yang kita lihat. Namun hukum tersebut bisa berubah haram apabila melihat foto atau video tersebut disertai syahwat.

Hukum Puasanya Orang Yang Melihat Foto Dan Video Lawan Jenis

Di bulan puasa orang yang menjalankan ibadah tersebut dituntut untuk menahan diri. Menahan diri dari makan dan semua yang membatalkan puasa. Salah satu yang membatalkan puasa adalah keluarnya sperma sebab menyentuh dengan sengaja. Berikut adalah perincian batal atau tidaknya puasa disebabkan keluarnya sperma:

  • Sengaja mengeluarkan sperma, seperti onani dan oral seks, puasanya batal dengan syahwat atau tidak, dengan penghalang atau tidak
  • Menyentuh orang lain yang menurut orang yang sehat akalnya tidak mengundang syahwat, seperti amrod (rupawan) dan potongan tubuh manusia, puasanya tidak batal dengan syahwat ataupun tidak
  • Menyentuh lawan jenis yang masih mahram, puasanya batal apabila menyentuh tanpa penghalang dan dengan syahwat
  • Menyentuh lawan jenis yang bukan mahram tanpa penghalang, puasanya batal baik menyentuh besertaan syahwat atau tidak.
  • Menyentuh lawan jenis yang bukan mahram dengan penghalang walau tipis, puasanya tidak batal baik menyentuh besertan syahwat atau tidak
  • Melihat atau menghayal objek (dalam hal ini seperti foto dan video) yang menurut kebiasan pribadi dapat menimbulkan keluarnya sperma, puasanya batal
  • Melihat atau menghayal objek yang menurut kebiasan pribadi tidak dapat menimbulkan keluarnya sperma, puasanya tidak batal
  • Ihtilam (Keluar mani saat tidur), puasanya tidak batal

Baca juga Menyiasati Imam Tarawih Yang Terlalu Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.