Rahasia dan Adab Minum Air Zamzam yang Harus Kita Ketahui!

Adab Meminum Air Zamzam

Siapa yang tidak kenal dengan air Zamzam? Air yang penuh berkah dan memiliki sejarah panjang dalam peradaban Islam ini selalu menjadi buah tangan utama yang masyarakat Indonesia nanti-nanti dari tanah suci. Namun, tahukah Anda bahwa khasiat luar biasa air Zamzam tidak hanya berlaku bagi jemaah haji atau umrah saja?

Setiap Muslim, di mana pun ia berada, sunah untuk meminum air Zamzam demi merengkuh keberkahannya. Keistimewaan utama air ini terletak pada keterikatannya dengan niat orang yang meminumnya, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah ﷺ. Agar khasiat dan keberkahan tersebut meresap sempurna, Islam mengajarkan beberapa adab penting saat meminumnya.

Baca juga: Seputar Adab Pulang dari Perjalanan Haji

Adab Meminum Air Zamzam:

  1. Menghadap Kiblat

Saat hendak meneguk air Zamzam, posisikan tubuh Anda menghadap ke arah kiblat sebagai bentuk pemuliaan terhadap air yang penuh keberkahan ini.

  1. Menghadirkan Niat yang Baik

Sebelum meminumnya, hadirkan niat dan hajat yang tulus di dalam hati, baik urusan dunia maupun akhirat. Para ulama dan orang-orang saleh terdahulu telah membuktikan bahwa hajat-hajat agung mereka Allah kabulkan lantaran wasilah air ini.

Bahkan, karena besarnya nilai berkah yang terkandung di dalamnya, para ulama menganjurkan kita untuk membawa atau memindahkan air Zamzam ke negara/daerah asal kita demi membagikan ladang tabarruk tersebut kepada keluarga dan tetangga di rumah.

Baca juga: Ditakdirkan Haji? Pahami 6 Perubahan Besar yang Akan Anda Rasakan

Pilihan Doa Saat Meminum Air Zamzam

Berikut adalah beberapa redaksi doa pilihan yang diamalkan oleh para ulama berdasarkan tujuan khusus hajat Anda:

  1. Doa untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

 اللَّهُمَّ إِنَّهُ بَلَغَنِي عَنْ نَبِيِّكَ ﷺ أَنَّ مَاءَ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ، وَأَنَا أَشْرَبُهُ لِسَعَادَةِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ فَافْعَلْ

Allahumma innahu balaghani ‘an nabiyyika shallallahu ‘alaihi wa sallam anna maa’a zamzama lima syuriba lahu, wa ana asyrabuhu lisa’adatid-dunya wal-akhirah, Allahumma faf’al.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya telah sampai kepadaku dari Nabi-Mu ﷺ bahwa air Zamzam itu sesuai dengan niat ketika meminumnya. Dan sesungguhnya aku meminumnya demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Ya Allah, maka kabulkanlah/wujudkanlah.”

  • Doa untuk Memohon Ampunan Dosa

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَشْرَبُهُ لِتَغْفِرَ لِي، فَاغْفِرْ لِي

Allahumma inni asyrabuhu litaghfira li, faghfir li.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminum air ini agar Engkau mengampuniku, maka ampunilah aku.”

  • Doa untuk Memohon Kesembuhan dari Penyakit

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَشْرَبُهُ مُسْتَشْفِياً بِهِ فَاشْفِنِي

Allahumma inni asyrabuhu mustasyfiyan bihi fasyfini.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminum air ini dengan harapan mendapatkan kesembuhan melaluinya, maka sembuhkanlah aku.”

Baca juga: Seputar Ibadah Umrah: Definisi, Jejak Sejarah, dan Diskursus Hukum di Kalangan Ulama

Kajian Fikih perihal Air Zamzam

Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam mahakaryanya Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu menegaskan pentingnya memperbanyak minum air Zamzam seraya mengutip hadis dari Jabir RA bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Artinya: “Air Zamzam itu berkhasiat sesuai dengan niat orang yang meminumnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Catatan para ulama menunjukkan bahwa teks hadis ini menjadi landasan pacu bagi para ulama terdahulu untuk memohon capaian-capaian perkara besar, dan atas izin Allah, mereka berhasil meraih cita-cita tersebut.

Referensi: Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu karya Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, Juz 3, hlm. 2161, Penerbit Dar al-Fikr – Damaskus; serta Kitab Al-Adzkar karya Imam al-Nawawi

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses