Muhammad Fihri

Acara doa bersama dalam rangka Tahun Baru Hijriah

Santri Lirboyo Ikuti Istighotsah Tahun Baru Hijriah di Tiga Lokasi Berbeda

Lirboyo, 26 Juni 2025 M — Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, para santri Lirboyo menghadiri kegiatan doa dan istighotsah bersama yang terbagi dalam tiga lokasi berbeda. Acara ini berlangsung pada sore hari, sekitar pukul 16.30 WIB, setelah para santri mengadakan musyawarah di kelas masing-masing. Baca juga: Workshop Jurnalistik Mading Hidayah Lirboyo Bersama Direktur…

Lanjutkan
Ilustrasi hijrah gurun pasir

Khutbah Jumat: Menyelami Makna Hijrah Pada Zaman Rasulullah SAW dan Sekarang

Pada tulisan khutbah kali ini, penulis mencoba menjelaskan perihal makna hijrah yang berada pada zaman Rasulullah dan pada zaman sekarang. Berikut adalah teks khutbahnya: Khutbah pertama الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ…

Lanjutkan
ilustrasi hijrah

Hijrah Rasulullah SAW: Perjalanan Penuh Strategi dan Pengorbanan

Persiapan hijrah Malam itu, rumah Abu Bakar penuh kesibukan. Dua unta telah mereka siapkan untuk perjalanan hijrah. Aisyah mengatur bekal, sementara Asma, kakaknya, merobek ikat pinggangnya untuk mengikat perbekalan—karena itu ia terkenal dengan sebutan dzatun nithaqain (pemilik dua ikat pinggang). Karena situasi genting usai upaya pembunuhan terhadap Rasulullah, mereka tidak langsung menuju Yatsrib (Madinah), tetapi…

Lanjutkan
Tua renta sedang muhasabah diri

Khutbah Jumat: Muhasabah Diri Untuk Keselamatan Abadi

Khutbah pertama الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِتَرْك الْمَنَاهِيْ وَفِعْلِ الطَّاعَاتِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ الهَادِيْنَ لِلصَّوَابِ وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ اْلمَآبِ.  اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ…

Lanjutkan
Ilustrasi pernikahan di gurun pasir (1)

Kisah Pernikahan Nabi Muhammad dengan Sayyidah Aisyah

Pernikahan termasuk peristiwa sakral di sepanjang perjalanan umat manusia. Namun, tahukah kamu kisah pernikahan makhluk paling sempurna seantero dunia? tulisan ini akan membawa anda menyelami bagaimana awal mula kisah pernikahan Nabi Muhammad dengan Sayyidah Aisyah. Baca juga: Jangan Memberikan Doa Celaka, Doakanlah Hidayah Awal mula Diriwayatkan tatkala Sayyidah Khadijah wafat, baginda Nabi teramat dirundung kesedihan….

Lanjutkan
Waiter muslim menyajikan daging babi (1)

Menjadi Waiter di Kapal Pesiar: Bolehkah Mensucikan Najis Babi dengan Sabun?

Pada zaman sekarang, pekerjaan berupa waiter atau pelayan di sebuah kapal pesiar memiliki banyak tantangan, salah satunya adalah ketika menyajikan makanan yang berupa perkara najis jika meninjaunya dengan kacamata syariat islam, sebut saja seperti daging babi. Lantas, apakah dia harus mencari debu guna mensucikan anggota badan yang terkena najis tersebut, atau boleh menggantinya dengan perkara…

Lanjutkan

Doa Ketika Diganggu Setan

Dalam islam, kita harus percaya tentang hal-hal gaib—meskipun zaman sekarang sudah modern. Kita juga percaya bahwa ada makhluk yang tidak kasat mata, dan tanpa dasar percaya atau tidak, salah satu peristiwa yang sampai sekarang sering terjadi adalah mendapat gangguan dari setan. Lantas, apa doa ketika diganggu oleh setan? Baca juga: Pentingnya Membaca Shalawat Setiap Hari…

Lanjutkan
Ilustrasi selametan sesudah haji

Selametan Sebelum dan Sesudah Haji, Apakah Ada Dalilnya?

Selametan; budaya islam Nusantara Amalan masyarakat islam Nusantara identik dengan mengadakan acara semacam ungkapan doa syukur/duka atas apa yang telah terjadi di kehidupannya. Pada musim-musim haji seperti akhir-akhir ini, tidak sedikit dari mereka mengadakan selametan sebelum dan sesudah haji. Namun, apakah mengadakan kegiatan seperti itu boleh dan mendapat legalitas dari syariat? Baca juga: Sawah Tercampur…

Lanjutkan