Kisah Bal’am bin Ba’ura: Ahli Hikmah yang Berakhir Tanpa Iman

Bal’am adalah seorang ahli hikmah yang hidup di zaman Nabi Musa a.s. Alkitab menyebutnya sebagai Bileam bin Beor. Para ahli tafsir Alquran menyebutnya Bal’am bin Ba’ura/Ba’ur.

Di dalam Alquran sendiri tidak ada ayat yang menyebutkan namanya. Tapi, ada satu ayat yang menurut banyak pakar tafsir ditujukan pada Bal’am. Allah Swt. berfirman:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ

“Dan bacakanlah (wahai Muhammad), kepada mereka berita orang yang telah Aku berikan kepadanya ayat-ayat-Ku, kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.” (QS Al-A’raaf: 175).

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Tholhah, bahwa Bal’am adalah orang Bani Kanaan yang tinggal di kota tempat tinggal orang-orang gagah perkasa yang henda diperangi Nabi Musa. Sementara menurut Muqatil, Bal’am adalah penduduk kota Balqa yang sekarang menjadi provinsi di Yordania.

Ia adalah orang alim yang menyimpan rahasia al-ismul-a’zhom (nama keagungan Allah Swt. yang hanya diketahui orang-orang tertentu). Kisahnya sendiri memiliki banyak versi. Jangankan versi Alkitab, para ahli tafsir Quran saja memiliki versi cerita yang berbeda-beda.

Yang akan kami kutip kali ini adalah versi Muqatil. Bukan karena apa-apa, tapi cerita versi beliau ini yang paling ringkas.

Kisahnya bermula saat Nabi Musa a.s. beserta Bani Israil yang hendak pergi menuju Syam sudah mendekati dataran Kanaan.

Raja Balqa (Alkitab menyebut raja ini dengan nama Balak bin Zipor) yang merasa terancam dengan kehadiran pasukan Nabi Musa pun memanggil Bal’am. “Berdoalah kepada Allah untuk menjatuhkan keburukan atas Musa,” perintah raja pada Bal’am.

“Musa adalah orang yang seagama denganku. Aku tak mungkin berdoa untuk mencelakainya.” Bal’am menolak.

Raja tersinggung dengan penolakan Bal’am. Ia berencana memberi Bal’am hukuman gantung.

Hanya karena melihat sang raja menyiapkan salib untuk menggantungnya, Bal’am sudah paham maksud sang raja. Lalu ia menaiki keledainya dan pergi menuju tempat kemah Bani Israil.

5 thoughts on “Kisah Bal’am bin Ba’ura: Ahli Hikmah yang Berakhir Tanpa Iman

  1. Cerita/kisah inspiratif Yg cukup untuk dibaca Oleh anak2 muda/remaja semoga bernanfaat buat Saya dan generasi muda

      1. HALO SAYA TAUFAN SAYA INGIN DI PERJELAS TENTANG BAL ‘AM BIN BAURAH YANG TINGGAL DI KOTA BALQA YANG SEKARANG MENJADI PROPINSI DI NEGARA YORDANIA

    1. Mas Syafruddon aku butih leboh tahu dan lebih terperinci tentang kisah bal am bin baurah yang tinggal di kota balqa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.