Alasan Sayyidah Aisyah Menyebut Akhlak Nabi Adalah Al-Qur’an

Bayangkan sebuah rumah tangga sederhana di Madinah, di mana kehidupan sehari-hari diliputi oleh cahaya kenabian. Di sana, seorang wanita mulia, Sayyidah Aisyah, hidup membersamai sosok paling agung yang pernah Allah utus ke muka bumi. Para sahabat, yang datang dari jauh untuk menimba ilmu dan kearifan, kerap bertanya tentang hakikat sosok yang ia cintaiitu. Suatu hari,…

Lanjutkan
Nisfu Sya'ban

Lebih Utama dari 400 Tahun Ibadah: Rahasia Malam Nishfu Sya’ban

Dikisahkan bahwa Nabi Isa as. sedang melakukan perjalanan spiritualnya (siyāḥah). Pada suatu ketika, beliau melihat sebuah gunung yang sangat tinggi, lalu beliau mendekatinya. Di puncak gunung itu tampak sebuah batu besar yang lebih putih daripada susu, dan di sekeliling batu itu ada seekor burung yang berjalan dan sangat mengagumkan karena keindahannya. Baca juga: Ayat Shalawat…

Lanjutkan

Saat Langit Menjawab Doa Nabi: Kisah Agung Perpindahan Kiblat di Bulan Sya’ban

Pada suatu masa yang tenang di Madinah, ketika umat Islam masih menghadap ke Baitul Maqdis dalam setiap sujudnya, Rasulullah ﷺ menyimpan harapan yang tidak pernah padam. Ada rindu yang diam-diam beliau gantungkan ke langit—rindu agar kiblat kembali berpindah menghadap Ka‘bah, kiblat Nabi Ibrahim, pusat tauhid dan jejak para leluhur. Baca juga: Inilah Syarat-Syarat Agar Sebuah…

Lanjutkan

Inilah Syarat-Syarat Agar Sebuah Peristiwa Dinamai Mukjizat

Mukjizat merupakan bagian dari khawariq li al-adat yang ada pada diri Nabi atau Rasul. Banyak ulama yang mendefinisikan bahwa mukjizat  adalah: أَمْرٌ خَارِقٌ لِلْعَادَةِ مَقْرُونٌ بِالتَّحَدِّي مَعَ عَدَمِ الْمُعَارَضَةِ “Kejadian yang melampaui batas-batas kebiasaan (keumuman), didahului dengan pengakuan sebagai seorang nabi, dan tanpa ada tandingan.” (Muhammad bin Ahmad ad-Dasuqi, Hasyiyah ad-Dasuqi ala Syarh Umm al-Barahin,…

Lanjutkan

Kisah Perempuan yang Membaca Surat Al-Ikhlas di Bulan Rajab

Rajab adalah bulan yang mulia. Namanya berasal dari kata tarjīb, yang bermakna pengagungan dan pemuliaan. Sejak penamaannya saja, Rajab telah menandai dirinya sebagai waktu istimewa—bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum spiritual yang sarat makna. Baca juga: Pandangan Imam al-Ghazali tentang Kemuliaan Mengajar dan Politik Memperbaiki Jiwa Manusia Sebutan bulan Rajab Rajab juga mempunyai sebutan al-Aṣabb,…

Lanjutkan
Jurumiyyah Dan Keikhlasan Penulis

Dominasi Matan Al-Ajurumiyyah dalam Kurikulum Pesantren & Cerita Ikhlas Penulisnya

Ilmu yang disampaikan secara verbal dan yang dikodifikasi dalam bentuk karya tulis memiliki bobot dan jalur manfaat yang berbeda. Namun, ada kalanya sebuah karya tulis, meski ringkas, mampu mencapai kemanfaatan universal yang melampaui karya-karya tebal lainnya. Inilah yang terjadi pada Matan Al-Ajurumiyyah, sebuah muqaddimah (pengantar) nahwu (gramatika bahasa Arab) yang ditulis oleh Abu ‘Abdillah Muhammad…

Lanjutkan
Refleksi-dari-Wafatnya-Sayyidah-Fatimah

Kubur Tidak Bertanya Nasab: Refleksi dari Wafatnya Sayyidah Fatimah

Dikisahkan dalam salah satu kitab mauidzah klasik, Durratun Nāshiḥīn fī al-Wa‘ẓi wa al-Irsyād karya Syekh ‘Utsmān bin Ḥasan al-Khaubāwī, sebuah peristiwa yang mengguncang hati terjadi saat wafatnya Sayyidah Fatimah az-Zahrā’, putri tercinta Rasulullah saw. Baca juga: Kisah Tsa’labah bin Hatib: Ketika Kaya Justru Menjauhkan dari Agama Ketika liang lahat Sayyidah Fatimah berbicara Malam itu, jenazah…

Lanjutkan

Kisah Tsa’labah bin Hatib: Ketika Kaya Justru Menjauhkan dari Agama

“Kalau nanti aku kaya, aku pasti banyak bersedekah.”Kalimat begitu biasanya pernah terlintas di benak kita. Tujuannya memang baik. Namun, benarkah semua orang akan menepati janji itu? Baca juga: Pandangan Imam al-Ghazali tentang Kemuliaan Mengajar dan Politik Memperbaiki Jiwa Manusia Kisah Tsa’labah bin Hatib Ada seorang sahabat Rasulullah bernama Tsa’labah bin Hatib. Ia dikenal selalu melaksanakan…

Lanjutkan

Pandangan Imam al-Ghazali tentang Kemuliaan Mengajar dan Politik Memperbaiki Jiwa Manusia

Dalam kitab monumentalnya, Ihya’ Ulum ad-Din, Imam al-Ghazali punya pandangan yang sangat menarik tentang pekerjaan paling mulia di dunia. Menurut beliau, tak ada profesi yang lebih tinggi derajatnya daripada mengajarkan ilmu. Tapi sebelum sampai ke sana, Imam al-Ghazali lebih dulu bicara soal apa yang ia sebut sebagai politik dalam memperbaiki manusia—bukan politik dalam arti rebutan…

Lanjutkan