Bulan Rajab: Makna dan Sejarah di Balik Nama Bulan Suci

bulan rajab

Hikmah Penanggalan bulan

Ada juga pengetahuan menarik tentang penanggalan bulan hijjriyyah yang berdasarkan perputaran bulan. Islam memilih penanggalan bulan karena perjalanan bulan yang menggambarkan perjalanan kehidupan di dunia, ia tampak kecil, kemudian tumbuh hingga sempurna (purnama), lalu menyusut kembali.

Demikian pula keadaan dunia yang berubah-ubah pun juga orang-orang berubah-ubah dalam menjalani kehidupannya di dunia: dari kecil menjadi besar, dari lemah menjadi kuat, dari sakit menjadi sehat, dan sebaliknya. Oleh karena itu, penentuan berdasarkan peredaran bulan dalam hukum syariat lebih sesuai dan lebih sempurna dibandingkan berdasarkan peredaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab, yang menghitung tahun Romawi berdasarkan peredaran matahari dan zodiaknya. Sebab, matahari tidak berubah dengan terbit dan tenggelamnya, ia tetap dalam keadaan yang sama dari tahun ke tahun

Referensi

فالسنة في الشرع مقدرة بسير القمر وطلوعه ؛ لأنه يتغير في كل شهر ، فيبدوا صغيراً ، ثم ينمو إلى أن يتم، ثم ينقص .

وكذلك أحوال الدنيا ، متغيرة على المكلفين ، ويتغير عليها المكلفون أيضاً ، من صغير إلى كبير، ومن عجز إلى قدرة، ومن مرض إلى صحة، وبالعكس من ذلك، فكانت المناسبة في التقدير بسيره في أحكام الشرع أتم وأكمل، لا بسير الشمس وانتقالها كما يفعل أهل الكتاب، فيعدون السنة الرومية بحساب منازل الشمس وبروجها ؛ لأن الشمس لا تتغير بالطلوع والغروب، وهي على حالها من السنة إلى السنة ، فلا يليق بالحكمة أن تكون الأحكام الشرعية مترتبة على حساب الشمس ، لعدم تغيرها كما ذكرناه .

Baca Juga: Bulan Rajab; Temukan Keutamaan dan Amalannya!

Kisah Dan Do’a

Bulan rajab juga terkenal sebagai bulan yang mustajab. Ada satukisah yang sangat menarik pada bulan ini yaitu:

Pada masa jahiliyyah (masa sebelum datangnya Cahaya islam) ada laki-laki solih yang punya tetangga suka maksiat. Ia tidak lupa untuk selalu mengingatkannya supaya tetangganya berhenti maksiat akan tetapi tetangganya itu tetap saja melakukan kemaksiatan. Ditakut-takuti pun tetangganya tidak pernah takut. Suatu ketika saat masuk bulan rajab ia berkata dengan lantang:

“Bertakwalah kepada Allah di bulan mulia ini, karena ini adalah bulan yang disebut sebagai Rajab. Jika engkau terus berbuat zalim, aku akan berdoa agar engkau mendapat balasan, dan doa itu tidak akan tertolak.”

Namun, orang zalim itu mendekatinya, menarik kakinya, dan dengan nada meremehkan berkata: “Katakan kepada Rajabmu untuk melakukan apa yang bisa ia lakukan.”

Mendengar itu, orang tersebut mengangkat tangannya dan berdoa:

“Ya Allah, demi kehormatan bulan Rajab, timpakanlah kepadanya seekor anjing dari anjing-Mu.”

Kemudian, orang zalim itu pergi. Dalam perjalanannya, seekor binatang buas  menghadangnya di jalan dan menerkamnya hingga binasa.

فرجب كانت العرب تعظمه والملائكة تعظمه، والأنبياء تعظمه، والعظيم الجبار عظمه وكرمه وحرمه.

"Maka bulan Rajab adalah bulan yang diagungkan oleh bangsa Arab, diagungkan oleh para malaikat, diagungkan oleh para nabi, dan yang Maha Agung, yaitu Allah Yang Maha Perkasa, telah mengagungkannya, memuliakannya, dan menjadikannya bulan yang dihormati."

Baca Juga: Sejarah Lengkap Bulan Rajab dan Penyebab Kemuliaanya


Sumber:

  • Abi Al-Farh Abd Ar-Rahman Ibn Ahmad Ibn Rajab Al-Hambali, Latho`if Al-Ma’arif Fima li Mawasim Al-‘Am Min Al-Wadho’if, (Beirut-Dar Ibn Katsir).
  • Abd Al-Ghoniy Ibn Isma’il Ibn Abd AL-Ghoni An-Nabilisi, Fadho’il Al-Syuhur wal Al-Ayyam, (Beirut, Libanon-Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah).
  • Sholih Ibn Abdillah Ibn Haidar Al-Kattamiy As-Syafi’i, Bustan Al-Fuqoro` wa Nazhah Al-Qurra’, (Beirut, Libanon-Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah).

 Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses