Sidang Kwartal: Evaluasi Seluruh Aspek

LirboyoNet, Kediri – Setelah melaksanakan seluruh agenda kegiatan belajar mengajar, pimpinan MHM mengadakan evaluasi pendidikan secara total melalui sidang paripurna Kwartal yang dihelat tiap 4 bulan. Tadi malam (08/12) agenda sidang Kwartal pertama dilaksanakan di Gedung Annadloh Komplek Aula Muktamar PP. Lirboyo Kediri.

Dalam kegiatan ini beberapa Pengasuh dan Penasehat MHM tampak hadir, diantaranya adalah KH. A. Idris Marzuqi, KH. M. Anwar Manshur dan KH. Abdul Aziz Manshur, dari jajaran Pimpinan MHM terlihat seluruh pimpinan hadir, seperti KH. Habibulloh Zaini, KH. Atho’illah S. Anwar, Agus H. Mu’id Shohib dan Ustad Faqih.

Dalam laporan pendataan siswa MHM yang disampaikan oleh Mudier (kepala) lima MHM yang dilakukan per tujuh desember, terungkap bahwa jumlah siswa MHM naik 5.6 % dibandingkan dengan tahun kemarin dengan rincian sebagai berikut :
1. I’dadiyyah : 115 siswa
2. Ibtida’iyyah : 2591 siswa
3. Tsanawiyyah : 1672 siswa
4. Aliyyah : 1425 siswa
Total siswa MHM 5.803 siswa,
dibandingkan dengan tahun kemarin jumlah siswa MHM kwartal satu berjumlah 5607 siswa.

Selain melaporkan jumlah siswa MHM, Ustad Faqih juga membacakan beberapa usulan dan kendala dilapangan terkait pelaksaan Proses belajar mengajar MHM, “dari beberapa laporan yang masuk, banyak sekali yang mengeluhkan turunnya kesemangatan santri dalam belajar, sehingga berakibat pada tururnnya indeks prestasi siswa,” ujarnya.

Setelah dilakukan pembacaan dan evaluasi secara menyeluruh, acara dilanjutkan dengan Mauidzoh Hasanah oleh Pengasuh MHM, diawali dari KH. Abdul Aziz Manshur, yang banyak memberikan suport kepada para pengajar, agar senantiasa meningkatkan kesemangatan dalam berkhidmah.

Senada dengan yang disampaikan KH. Aziz Manshur, KH. A. Idris Marzuqi berharap agar seluruh Komponen MHM meningkatkan kekompakkan dalam menjalankan tugas, agar tercipta suasana yang kondusif.

Sebagai penutup acara, KH. M. Anwar Manshur melengkapi petuah-petuah yang disampaikan para pengasuh, dalam kesempatan itu Mbah Kyai Anwar berpesan agar melengkapi kesemangatan dalam belajar dengan rasa syukur, agar keikhlasan hati dapat terjaga selalu. riff

 

Ketua MK Sowan Mbah Yai Idris

LirboyoNet, Kediri – Satu lagi tokoh kaliber nasional singgah di Pondok Pesantren Lirboyo, setelah pekan lalu Menteri Agama RI Drs. H. Suryadharma Ali dan dalang Kontemporer Ki Slamet Gundono berkunjung, sore tadi (9/12) giliran  Ketua Mahkamah Konstitusi RI Prof. Dr. H. Mahfud MD sowan ke Kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. A. Idris Marzuqi.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Mahfud MD didampingi ajudan dan beberapa Staf, melakukan temu kangen dengan KH. A. Idris Marzuqi sekitar 15 menit, keakraban keduanya sangat terasa karena dulu pernah berjuang bersama disebuah partai politik. Ibaratnya antara KH. A. Idris Marzuqi dan Mahfud MD sedang melakukan reunian.

Beberapa pengurus Pondok Pesantren tampak mendampingi KH. A. Idris Marzuqi, diantaranya ketua Pondok, sekretaris dan anggota penerangan. Selain itu juga tampak KH. Farurrozi Burhan, pengasuh Pondok Pesantren Annur Bululawang Malang.

Dari keterangan yang dihimpun lirboyo.net, kehadiran Mahfud MD di kota kediri adalah dalam rangka menghadiri acara seminar Nasionalnya dilaksanakan oleh sebuah perguruan negeri di kota kediri,

Ketika dicegat beberapa wartawan lokal, usai melakukan sowan, Mahfudz MD mengatakan, bahwa kehadirannya ini adalah dalam rangka silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, “Mumpung masih di Kediri jadi sekalian mampir,” ujarnya singkat. riff

Lirboyo, Hitung Gerhana Bulan

LirboyoNet, Kediri – (9/12/2011) Malam Ahad besok, tepatnya tanggal 15 Muharram 1433 H./10 Desember 2011 M. akan terjadi gerhana bulan total, dimana permukaan bulan sama sekali tidak tampak pada saat itu, gerhana bulan yang terjadi kali ini merupakan gerhana yang bisa disaksikan dari seluruh wilayah indonesia, sehingga apabila didaerah anda cuacanya cerah, maka pasti anda bisa melihatnya dengan mata telanjang.

Sementara, menurut informasi dari Tim Lajnah Falakiyyah Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, yang melakukan penghitungan gerhana bulan dengan Sistem Ephemeris, bahwasannya gerhana yang terjadi kali ini dimulai pada pukul 19.59 WIB, Sedangkan gerhana total dimulai pada pukul 21.31 WIB. Mulai berangsur pulih pada pukul 21.55 WIB, dan akan pulih secara total pada pukul 23.27 WIB.

Jadi lama gerhana kali ini mulai pukul 19.59 WIB sampai pukul 23.27 WIB atau kurang lebih 3 Jam 28 Menit. Alhamdulillah InsyaAllah mulai awal gerhana sampai kembali pulih secara total dapat dilihat dengan mata telanjang.

Dan ketika gerhana bulan sedang berlangsung disunnahkan bagi umat Islam yang melihat atau mengetahui untuk melakukan Sholat gerhana bulan (Sholat Khusuf ). Nang

PPHM Gelar Bahtsul Masa’il Kubro Jawa-Bali

LirboyoNet, Kediri – (04/12/2011) Sebuah Event besar beberapa hari lagi akan dilaksanakan Pondok Pesantren HM Lirboyo, kegiatan berskala Nasional tersebut adalah Bahtsul Masa’il Kubro yang akan diikuti oleh 48 Pondok Pesantren terkemuka se- Jawa Madura dan Bali.

Salah seorang panitia pelaksana Bahtsul Masa’il Kubro, Ust. Syaifulloh mengatakan “secara garis besar persiapan yang kami lakukan sudah rampung, baik yang berhubungan dengan sarana maupun prasarana” ujar nya, lebih lanjut Ust. Syaifulloh menambahkan seluruh undangan juga telah disebar, bahkan ada beberapa pesantren di bali yang di undang untuk ikut berpartisipasi. Demikian ungkapnya ketika dihubungi crew lirboyo.net via telephone.

Sekretaris umum pelaksana Bahtsul Masa’il kubro Agus H. Muhammad mengatakan “insya Allah persiapan kami 80% sudah ready, tinggal menunggu hari H nya saja, semoga tidak ada kendala” ujar Gus Muhammad yang juga putra pengasuh PPHM KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus.

Dari draf yang di sampaikan panpel, agenda Bahtsul Masa-il kubro ini akan dilaksanakan dua hari Selasa s/d Rabu tanggal 14 -15 Desember 2011, bertempat di Aula PPHM dan Mushola HM, dari puluhan peserta Bahtsul Masa’il ini, akan terbagi menjadi 2 komisi (kelompok diskusi) yakni komisi A dan Komisi B. Pelaksanakan acara pada hari Rabu – Kamis, 18 – 19 Muharram  1433  H. / 14 – 15  Desember 2011  M. mulai pukul 16.00 WIB – selesai.

Ditinjau dari materi pembahasan yang akan di bahas dalam Bahtsul Masa’il Kubro ini, panitia pelaksana sengaja mengangkat beberapa tema aktual kemasyarakatan, diantaranya adalah : seputar hukum Nasionalisme, Klenik (hukum Penangkal Hujan), tarik ulur pencalonan nadzir masjid, bermaaf-maafan di hari raya, Penyiksaan binatang, Pengelolaan zakat kontemporer, Fenomena media yang berbau pornografi kesehatan dan lain-lain,

Adapun misi khusus yang akan dijadikan tema event tahunan ini adalah ” Mentransformasikan Buah Pikiran Para Shalafus Sholih, Dalam Ranah sosial Kemasyarakatan”, dengan harapan semoga dapat membuka cakrawala baru para aktifis Bahtsul Masa’il, sehingga mampu dan menjawab tantangan zaman. agar pelaksanaan Bahtsul Masa’il ini lebih bergengsi dan bermutu, panpel mengundang Dua orang Alumni, yakni KH. Azizi Hasbulloh dari Blitar dan Kyai Syahrowardi dari Trenggalek, yang kebetulan keduannya adalah anggota LBM PWNU JATIM.

Secara khusus pengasuh PPHM KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus berpesan kepada panitia pelaksana Bahtsul Masa’il agar fasilitas dan kenyamanan peserta Bahtsul Masa’il benar-benar dioptimalkan, ” Karena pesertanya berasal dari luar Lirboyo, tolong penghormatannya di maksimalkan,” ujar beliau santun. riff

Madin Tarbiyatul Athfal Berkembang Pesat

LirboyoNet, Kediri – (3/12/2011) Setelah hampir 2 bulan berdiri, salah satu Madrasah Diniyyah yang di hidupkan dan dikelola oleh Pondok Pesantren Lirboyo, yakni Madrasah Diniyyah Tarbiyatul Athfal,semakin diminati oleh Masyarakat sekitar, hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya anak-anak tingkat dasar yang mengikuti pendidikan di Madin Tarbiyatul Atfhal ini.

Kepala Madrasah Madin Tarbiyatul Athfal, agus Zulfa Lada’i Robi menjelaskan, “Alhamdulillah animo dan partisipasi masyarakat sekitar Madin sangat luar biasa, sehingga berbagai dukungan mengalir, mulai dari Moril hingga spirituil,” ujarnya bersemangat. Lebih lanjut ust. Zulfa menambahkan bahwa jumlah santri yang ikut belajar di Madin Tarbiyatul Athfal sekarang berjumlah 65 santri dan kesemuanya berasal dari daerah sekitar Madin.

Saat ini sistem Pendidikan yang diterapkan masih dalam tahap pengembangan dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat sekitar, “sementara waktu belajar yang di terapkan selama ini adalah mulai pukul 15.00 Wib hingga pukul 17.00 wib, sehingga diharapkan waktu belajar di Madrasah diniyah ini tidak mengganggu kegiatan formal lainnya.

Seperti di beritakan sebelumnya, Pondok Pesantren Lirboyo, memfasilitasi berdirinya kembali Madrasah Diniyah Tarbiyatul Atfhal, di kompleks Masjid Darussalam, kelurahan Mojoroto Kota Kediri. Saat ini staf pengajar yang dilibatkan dalam kegiatan belajar mengajar berjumlah 8 orang yang diambilkan dari santri senior Pondok Pesantren Lirboyo dan selanjutnya kegiatan belajar menempati 6 lokal kelas dan 1 unit kantor. riff

Lembaga Pendidikan Islam Salaf Berakidah Ahlussunnah Wal Jamaah