Transformasi Masyarakat Transisional Menuju Masyarakat Madani

“Al Insanu Madaniyyun bi at Thab’i.” Manusia adalah makhluk berperadaban secara instingtif, demikian Ibnu Khaldun dalam karya fenomenalnya. Jika manusia disebut sebagai makhluk berperadaban, kita tidak dapat memisahkankannya dari definisi lain manusia, yang dikatakan para pakar sebagai “Hewan yang bisa berpikir.” Kemampuan untuk berpikir ini bersumber dari anugerah yang diberikan Allah Swt pada manusia, yaitu…

Lanjutkan

Sejarah Masjid Lirboyo

Asal mula berdirinya masjid di Pondok Lirboyo, karena Pondok Pesantren yang sudah berwujud nyata itu kian hari banyak santri yang berdatangan, sehingga dirasakan KH. Abdul Karim, belum dianggap sempurna sebuah pesantren kalau belum ada masjidnya. Maka dua setengah tahun setelah berdirinya Pondok Pesantren Lirboyo, tepatnya pada tahun 1913 M. timbullah gagasan dari KH. Abdul Karim…

Lanjutkan

Memegang Tafsir Quran Saat Haid

Admin yang terhormat. Seorang wanita yang sedang haid, apakah boleh memegang tafsir quran, seperti Shafwatu al Bayan li Ma’ani Alqur’ani al Karim? Fitri Admin – Saudari Fitri yang berbahagia. Hukum menyentuh atau membawa Alquran bagi orang yang hadats (tidak suci) masih diperselisihkan oleh para ahli fikih: Menurut Imam Dawud al Dzahiri, hukumnya diperbolehkan secara mutlak, walaupun Alquran…

Lanjutkan

Kembali Pada Renungan yang Terlupakan

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian Itulah Allah, Tuhan kamu, Maka sembahlah Dia. Maka Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Yunus [10]: 3) Ayat di atas…

Lanjutkan

Mengurai Radikalisme Agama

Judul Asli : Mengurai Radikalisme Agama dengan Mengaplikasikan Keaswajaan dalam Kehidupan Sehari-hari Dalam waktu yang singkat dan keterbatasan penulis, tidak mudah untuk mengurai radikalisme agama secara tuntas dan komprehensif. Namun demikian, setidaknya tulisan berikut cukup untuk pengantar mengenali radikalisme agama.  Yang dengan memahaminya kita akan mampu melihat  radikalisme agama, sehingga kita bisa menghindari dan membendungnya….

Lanjutkan

Kontruksi Nalar dan Perkembangan Ahlus Sunnah wal Jamaah

Menilik sejarah umat Islam di masa akhir khilafah dan masa-masa setelahnya, Ahlus Sunnah Wal Jamaah merupakan kekuatan riil yang berkembang dan mengakar melalui perjuangan di luar lingkaran pertikaian. Saat konflik mulai merusak berbagai sendi kehidupan umat, sekelompok sahabat dan generasi sesudahnya selalu bersikap tawasuth; mengambil jalan tengah, dan tawazun; seimbang di dalam menyikapi setiap persoalan,…

Lanjutkan
bayi-tabung

Hukum Bayi Tabung

Kang Admin yang saya hormati. Saya mempunyai pertanyaan, bagaimana pandangan Islam terhadap fenomena bayi tabung? Sholihin Arenies   Admin – Bayi tabung dilarang oleh agama. Karena cara yang digunakan menyalahi tuntunan syariat, yaitu dengan cara mencampur sperma dengan indung telur (ovum) dalam tabung, kemudian memasukkannya ke rahim wanita yang bukan isterinya. Ini sama halnya dengan menanam…

Lanjutkan

Haul Haflah Akhirussanah Ponpes Lirboyo dan Madrasah Hidayatul Mubtadi’ien

Meskipun KH. A. Musthofa Bisri berhalangan rawuh, suasana haul dan haflah akhirussanah Ponpes Lirboyo Kediri kemarin tetap berjalan dengan khidmat. Suasana yang teduh mengiringi berjalanya haul dan haflah. Beliau, KH. Mas Subadar pengasuh Ponpes Raudhatul Ulum, Besuk Pasuruan, hadir sebagai pembicara. Beliau, KH. Mas Subadar merupakan alumni Ponpes Lirboyo yang sudah tamat sekitar tahun 1960…

Lanjutkan

Pendataan Santri Penderita TBC Pesantren Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Ahad pagi tanggal 3 April 2016, pesantren Lirboyo kedatangan tamu dari pengurus CEPAT LKNU (Community Empowerment of People Against Tuberculosis – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama). Tujuan utama dari kunjungan ini tidak lain merupakan tindak lanjut atas pelatihan Kader TBC pada tanggal 22 Januari lalu. (Baca juga: Pelatihan Kader TBC Pesantren Lirboyo). Sejatinya,…

Lanjutkan
adat budaya jawa wayangan pada bulan muharram

Lihat, Bagaimana Islam Menghargai Budaya

Islam lahir ditengah-tengah bangsa Arab yang punya ikatan kesukuan yang kuat. Satu sama lain saling membenaggakan dan mengunggulkan suku dan jasanya. Mereka berlomba-lomba untuk menjadi semacam “ikatan rantai kuat”, namun sayang masih terpisah-pisah dan independen. Baru, setelah agama islam tersebar, nabi Muhammad SAW mengubah semangat kesukuan mereka, diubah menjadi semangat persaudaraan atas nama satuagama, agama…

Lanjutkan