HomePojok LirboyoHalal Bi Halal Madrasah

Halal Bi Halal Madrasah

0 0 likes 195 views share

LirboyoNet, Kediri— KH. M. Anwar Manshur menyatakan bahwa menjadi pengajar Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien (MHM), juga bertanggungjawab atas pendidikan moral santri. Karena selain ta’lim, pengajaran ilmu agama dalam kitab-kitab salaf, pengajar juga dituntut untuk men-tarbiyah santri. Berbeda dengan ta’lim, tarbiyah adalah pengajaran santri yang lebih dititikberatkan kepada pengalaman nilai-nilai agama dalam prilaku harian mereka.

“Kita harus bisa mendidik akhlak mereka. Merubah prilaku mereka (agar sesuai dengan nilai islam),” tutur beliau di acara Halal Bi Halal MHM, Senin malam kemarin (10/07).

Menjadi pengajar MHM juga berarti mendapat kesempatan yang baik untuk memperoleh nilai tinggi di hadapan Allah swt. “Karena tidak ada kemuliaan di dunia, kecuali menjadi salah satu dari dua hal: kun ‘aliman au muta’alliman. Menjadi orang alim, berilmu, atau menjadi pencari ilmu,” Imbuh beliau.

Selanjutnya, sebagai khadim Pondok Pesantren Lirboyo, beliau memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada hadirin, dan berterima kasih atas kedisiplinan yang terus dijaga.

Sementara itu, KH. Nurul Huda Ahmad berharap, momen halal bihalal ini menjadi landasan bagi hadirin mengikrarkan diri untuk memohon maaf kepada sesama. “Semoga, rangkaian qiyamul lail kita saat bulan Ramadan lalu, menjadi amal yang diterima oleh Allah swt.”

Halal Bi Halal ini dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo serta segenap pengurus dan pengajar MHM. Dalam rangkaian acara yang dilaksanakan di gedung Lajnah Bahtsul Masail (LBM) ini, juga dibacakan beberapa informasi terkait jumlah santri dan pengajar sementara hingga beberapa hari di awal tahun ajaran ini.